Sang Mafia

Sang Mafia
bab 43


__ADS_3

Para pengawal dengan sigap menggendong tubuh Nyonya besar mereka menuju rumah sakit.


Waktu Ayumi meninggal kan rumah, mereka mengikuti Ayumi dari belakang.


Takut terjadi sesuatu.


Jika itu terjadi, maka mereka lah yg lebih dulu mendapatkan hukuman.


Semua ucapan Ayumi terdengar jelas d telinga mereka.


Tapi mereka harus menutup mata, telinga, dan mulut dengan semua yg terjadi.


Itu sumpah yg pertama kali ia ucapkan saat mulai bekerja dengan keluarga KAI.


Sesampainya d rumah sakit, Ayumi segera d berikan pertolongan pertama.


Saat ini Ayumi sudah d pindah kan ke ruang rawat inap..


Baju nya yg basah juga sudah d ganti dengan baju khas rumah sakit.


Nomura menggenggam tangan Ayumi yg dingin..


Nomura langsung menuju rumah sakit mendengar kabar Ayumi.


Dia meninggal kan semua pekerjaan nya, karena bagi nya Sang mommy yg paling utama saat ini.


Para pengawal tak memberi tahu kenapa Ayumi sampai pingsan d taman.


Takut terjadi sesuatu yg gawat, mengingat watak Nomura yg kejam.


Ayumi membuka mata..


"Mommy sudah sadar??? "


Ayumi tersenyum dan mengangguk..


"mommy dimana??? "


"Di rumah sakit. Tadi mommy pingsan d taman dekat rumah,, Mommy ngapain sih hujan hujan an kayak gitu?? Kayak masa kecil kurang bahagia saja"


Ayumi kembali tersenyum tapi setetes air mata mengalir d sudut mata nya..


"Lho kok nangis??? "

__ADS_1


Ayumi menggeleng..


"Dari mana kamu tau mommy ada disini??


Ayumi mengalihkan pembicaraan..


" Dari pengawal. "


Ayumi tertegun, apa Nomura sudah tau masalah Haruka??


"Apa yg mereka bilang?? "


Tanya Ayumi penasaran.


"Mereka hanya bilang kalau mommy pingsan, mommy ada masalah??? "


Ayumi menggeleng.


"Nomura"


"Hmmm"


" Boleh kah mommy k Paris melihat boutique mommy nak,, "


"Mommy sudah lama tak kesana,, kata nya ada masalah yg serius. Dan mungkin besok mommy akan berangkat. Tolong jaga adik mu"


"Mommy kenapa??? Ada masalah?? "


Ayumi menggeleng.


"Lama kah mom?? "


"Mungkin agak lama"


Nomura tertegun.


"Aku gak setuju mom,, mommy masih sakit. Lagian tadi pagi Haruka juga sakit. Siapa yg akan menjaga nya???"


"Siapa kamu berani melawan perintah mommy?? "


Mulai keluar mode galak.


"mom, ini juga untuk kebaikan mommy . aku tak ingin mommy kenapa kenapa"

__ADS_1


"Mommy mohon"


Mata Ayumi sudah berkaca kaca.


Nomura menghembus kan nafas kasar nya.


"Baiklah, terserah mommy. Tapi jika ada apa apa segera beritahu aku"


Lagi lagi Nomura tak bisa membantah.


Ayumi mengangguk.


"Tolong suruh pelayan mengemasi pakaian mommy, karena mommy akan berangkat besok dari sini saja"


Nomura heran dengan penutur an Ayumi.


Biasa nya Ayumi sangat enggan jika pelayan menyentuh pakaian pribadi milik nya..


Bukan nya tak suka, tapi Ayumi lebih memilih menyusun semua nya sendiri.


Bisa d bilang Ayumi pribadi yg sangat rapi.


Dia akan menyusun pakaiannya berdasarkan warna.


Membuat repot..


Bahkan hanya ada satu pelayan yg d perbolehkan masuk ke dalam kamar nya.


Tugas nya hanya membersihkan kamar saja.


Tapi setiap orang pasti memiliki tipe yg berbeda beda bukan???


Sedangkan Ayumi sebenarnya hanya ingin menghindari Haruka.


Hati nya benar benar kecewa.


Jika melihat Haruka, ia takut tak bisa menyembunyikan kekecewaan dan akan berakibat fatal nanti nya..


Dia berbohong kepada Nomura tentang alasan keberangkatan nya..


Sebenarnya Ayumi hanya ingin menenangkan diri nya sejenak..


Dan ingin memikirkan langkah selanjutnya untuk Haruka.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2