Sang Mafia

Sang Mafia
bab 61


__ADS_3

Nomura dan Yuki saat ini tengah berpelukan d atas sofa. Tanpa memakai pakaian sehelai benang pun. Pelukan yg sangat erat seakan takut terpisah.


Setelah menik mati kenik matan yg tiada tara.


Nomura beberapa kali mencium puncak kepala Yuki, sedangkan Yuki menyembunyikan wajah nya d ceruk leher Nomura.


Mencium wangi pria yg sangat d kagumi dan d cintai nya itu.


Kriiiiuk..


Bunyi suara perut Yuki menggema, membuat Nomura melerai pelukan nya..


"Kamu lapar??" Yuki mengangguk malu.


Nomura beranjak dan mengambil ponsel nya yg berada d atas meja.


"Kalian bawakan makan malam utk ku dan Yuki dalam waktu 10 menit" titah Nomura.


Yuki masuk ke dalam kamar mandi, d ikuti Nomura.


"Tuan ngapain masuk?? " Tanya Yuki


"Tuan tuan.. Aku bukan tuan mu, tentu saja ingin membersihkan diri, kamu fikir aku tak merasa lengket?? "


Nomura dengan cepat mendorong pintu..


"Ya sudah, anda duluan saja yg mandi, baru saya" jawab Yuki ingin keluar kamar mandi.


Tapi tangan nya d tahan dan akhirnya Nomura membawa Yuki kembali masuk kamar mandi.


Lagi dan lagi mereka melakukan kegiatan panass mereka..

__ADS_1


Suara bel yg berbunyi berkali kali tak mereka hiraukan . Karena sedang terlena mereguh kenik matan dunia.


Sementara itu d balik pintu..


Okada menghembuskan nafas kasar, tadi dia berlari mencari makanan terdekat untuk bos nya.


Bayangkan Seberapa cepat dia berlari, karena Nomura memberi kan waktu hanya 10 menit saja. Ditambah lagi ia harus mendengarkan ocehan saat mendahului antrian d restauran. Beberapa orang bahkan menganggap nya gila karena dia hanya memakai boxer karena akan bersiap tidur.


Tapi lihatlah, dia menunggu d depan pintu hampir 1 jam lamanya.Mungkin makanan nya juga sudah dingin. Bahkan kaki nya mulai pegal karena terlalu lama berdiri. Orang orang yg melintas pun melihat nya dengan tatapan heran.


Abaikan orang yg lewat. Yang lebih mengesalkan adalah saat Nomura membuka pintu dengan wajah yg bersinar tanpa merasa bersalah dan kata terimakasih mengambil pesanan, menutup pintu nya kembali.


Aaagghhh..


Inilah nasib bawahan...


.


.


.


Saat ini Nomura dan Yuki tengah bersiap untuk tidur.


Setelah makan malam yg tertunda, Nomura memutuskan menginap d tempat Yuki.


Keano sudah d letak kan dalam box nya.


"Hmmm, aku tak ingin mengingat masa lalu. Karena sekarang aku hanya akan menatap masa depan"


"Baiklah, aku akan merencanakan masa depan kita"

__ADS_1


"Tunggu,, aku tak bilang ingin merencanakan masa depan dengan mu"


"Tapi itu adalah suatu keharusan, karena aku akan menikahi mu secepatnya"


"Hmmm.. Apakah ini semacam lamaran?? "


"Ya"


"Ck, kau sangat tidak romantis tuan. "


Nomura mengernyit kan dahi nya bingung.


"Memang"


"Hah, sudah lah.. Besok saja kita bahas"


Yuki membaring kan tubuh nya dan membelakangi Nomura.


Nomura merasa heran dengan sikap yuki.


"Apa yg salah dengan ucapan ku?? Besok aku akan bertanya pada Okada".


Nomura menghembuskan nafas dan berbaring d belakang Yuki..


Entah kenapa hati Yuki menjadi kesal, Nomura sangat tidak peka dan tidak romantis.


"Lihat lah, dia bahkan tidak meminta maaf dan memeluk ku. Biasanya kalau cewek ngambek d novel novel romantis, kan d peluk dari belakang saat tidur.. Hah.. Sadarlah Yuki, dia adalah mafia yg sangat kejam. Syukur dia tak membunuh mu.."


...****************...


Maaf ya pasti banyak yg bilang kurang greget.

__ADS_1


Tadi nya aku mau bikin cerita 21+ yg panas banget..


Tapi takut d tolak pihak NT 😭..


__ADS_2