Sang Mafia

Sang Mafia
bab 81


__ADS_3

Semua tamu mulai kasak kusuk saat layar proyektor menampilkan video saat Rio membunuh Aiden.


Mereka seolah tak percaya, jika Rio otak pelaku pembunuh an Aiden yg terkenal seantero negri.


Sedangkan Rio sang tersangka utama hanya melotot tak percaya menyaksikan bukti kejahatan nya bertahun-tahun silam.


Bukti yg sudah ia selamat kan dari satu satu nya saksi mata.


KLIK.


Lampu d hidup kan, ruangan menjadi terang benderang.


Membuat seluruh orang yg berada d dalam ruangan mendadak gempar.


Bagaimana tidak, Elena d temukan tersungkur dilantai dengan bersimbah darah.


"Elena"


Teriakan Rio menggema d tengah ruangan..


Saat akan berlari menghampiri sang anak.


Dor...


Satu tembakan menembus jantung Rio.


Rio bersimpuh dengan memegang dada nya dan tersenyum.


"Aku salah menilai mu Nomura, kau lebih pintar. Sedangkan ayah mu sangat bodoh"


Arah mata semua tamu undangan menatap Nomura yg berdiri tegak d ambang pintu..


"Nyawa bayar nyawa Rio. "


Dor...


Satu tembakan lagi tepat menembus kepala Rio.


Seluruh orang berlari dan berteriak ketakutan. Seketika ruangan mendadak heboh.


Sedangkan Nomura berlalu meninggalkan ruangan, seraya menggandeng tangan sang istri menuju mobil nya yg terparkir d halaman gedung


.

__ADS_1


.


.


Sebelum kejadian......


"Aku tak setuju jika kau menikah lagi.. "


"Tapi... "


"Tidak ada tapi tapian, jika kau berani melakukan nya. Aku akan memotong aset kau itu tuan Nomura"


"Bisakah kau mendengar kan dulu Yuki Arimura??? "


Nomura menatap tajam membuat Yuki bungkam.


"Kami sudah menyiapkan rencana"


"Rencana apa??? "


"Okada sudah ku perintah membuka kedok Rio melalui Elena. Awalnya Okada memberitahu jika Elena ingin bekerja sama dengan nya, tentu saja Okada tidak akan berkhianat. Kami berpura pura tidak mengetahui apa yg menjadi rencana mereka. Dan mengikuti permainan mereka."


"Lalu??? "


"Setelah aku menemukan semua bukti, aku akan melenyapkan mereka berdua"


Nomura mulai memberi tahu rencana mereka selanjutnya.


"Jadi kau sudah melakukan foto prewedding dengan nya Nomura??? "


"Maafkan aku, tapi itu semua bagian dari rencana kami"


"Terima kasih tuan, kau sudah membuat ku sakit hati.. "


"Maaf kan aku baby"


"Bahkan kau tak melakukan rangkaian acara yg susun itu waktu menikah dengan ku. Apa aku tak berarti dalam hidupmu??? "


Yuki mulai mengeluarkan air mata..


"Aku janji setelah ini aku akan membuat kan resepsi yg mewah untuk mu dan mengenalkan mu pada dunia "


"Baik, tapi biarkan aku yg melenyapkan Elena"

__ADS_1


"Tapi.... '


" Tapi apa??? Kau tak rela jika aku membunuh nya??? "


"Bukan itu maksudku,, apa kau bisa memakai senjata??? "


Yuki menggeleng membuat Nomura menghela nafas kasar..


"Aku akan mengajari mu"


Nomura dengan cepat membawa yuki keluar kamar menuju ruang menembak.


Dengan sabar Nomura mengajari Yuki menembak dengan cepat dan tepat..


Nomura harus mengikut sertakan istri tersayang nya d misi kali ini, ia tak ingin Yuki merajuk padanya..


Dan mudah mudahan saja besok Yuki tak salah sasaran.


.


"Apa anda yakin membawa nyonya bos??? " tanya Okada yg sudah lebih dulu memelas mendengar kan rencana Nomura.


"Ya, kemampuan nya dalam menembak patut d pertimbangkan Okada"


"Apa tepat sasaran bos??? "


"10x menembak, satu pun tidak ada yg kena'


" Astaga bos, jika misi kita ini gagal bagaimana??? "


"Aku yakin tidak akan gagal. Kau tau?? Jika wanita sudah marah dan cemburu, maka apapun bisa mereka lakukan"


Hah.. terserah lah bos


Okada hanya bisa pasrah menerima..


Kita lihat saja nanti bos, jika gagal jangan salah kan aku.


...****************...


Maaf ya kurang greget pas acara tembak menembak nya. Awalnya aku ingin membuat cerita yg sedikit menggenaskan, dan agak psikopat gitu..


Tapi takut pada gak suka..

__ADS_1


Terima kasih sudah mampir.


Jangan lupa tinggalkan jejak👍,..


__ADS_2