
Nomura masuk kedalam mobil nya.
"Kau sudah menemukan nya?? "
"Sudah bos,, dan dia sudah berada d markas kita siap melaksanakan perintah selanjutnya"
Ucap Leo mantap..
Nomura bingung dengan penjelasan Leo.
"Siapa yg kau bilang?? "
"Clara bos"
"Astaga.. "
Nomura sampai lupa dengan wanita yg satu ini. Karena bukan Clara fokus utama nya..
Tapi Yuki..
"Bukan dia yg ku maksud"
Ucap Nomura kesal
"Lalu siapa bos?? "
Tanya Leo sedikit bingung.
"Yuki yg ku maksud Leo"
"Yuki??? "
Leo mengingat ingat siapa Yuki.
"Astaga, maaf kan saya bos. Sumpah saya lupa dengan wanita yg satu ini"
Leo kaget mengingat ada satu lagi wanita prioritas utama sang big bos..
Wanita yg berprofesi sebagai pelayan baru yg sudah mencuri hati Nomura..
Wanita yg membuat Nomura seakan tak memiliki nyawa..
Terbukti dengan Nomura yg selalu menyebut nama itu dalam lamunannya.
AKKKHHH..
__ADS_1
Kenapa aku sampai lupa???
Karena efek bahagia Haruka akan pulang, membuat ku jadi lupa dengan wanita sepenting ini???
Bagaimana ini??
"Saya minta maaf bos,, secepatnya saya akan mencari. Dan saya tak akan gagal untuk kali ini"
Leo berbicara mantap.
Lebih baik meminta maaf saja kan??
"HAH.. kau selalu lamban Leo"
Nomura berbicara seakan ia putus asa..
Tak pernah sekalipun Nomura seperti ini menyangkut wanita, tapi kali ini ia seperti orang yg berbeda..
.
.
Rumah mewah yg biasanya sunyi kini kembali heboh dengan kedatangan 2 wanita terbaik dalam hidup Nomura.
Ayumi mulai menyelidiki tentang seseorang yg d maksud Nomura dengan calon istri..
Ia mulai menanyakan perihal siapa saja wanita yg menginap selama ia pergi..
"Saya tidak bohong nyonya,, karena selama ini saya tidak menemukan atau melihat wanita yg menginap"
"Aiiishh,, kamu pasti sudah d ancam Nomura kan?? "
Selidik Ayumi memicing kan setengah mata nya..
"Tidak nya,, saya serius dan tidak d ancam tuan. Nyonya tau sendiri jika saya tidak bisa berbohong kepada nyonya. Tapi nya"
"Tapi apa?? "
Tanya Ayumi penasaran.
"Waktu itu ada seorang wanita yg bernama Clara pulang dengan mata sembab habis menangis, juga dia d geret para pengawal tuan"
"Oh ya?? Aku pernah mendengar nama itu. Tapi kata Leo dia bukan wanita yg special. Dan terbukti kan Nomura tak akan memperbolehkan seseorang menyentuh wanita nya, apalagi sampai d geret. Siapa ya?? Kenapa aku jadi penasaran?? "
Ayumi mendudukkan bokongnya dan bersandar d kursi dapur, seraya menengadah kan kepala nya menghadap langit langit dapur.
__ADS_1
Berfikir..
Tadi ia berencana membantu para pelayan menyiapkan makan malam mereka.
"Maaf nyonya, jika saya lancang"
Suara salah satu pelayan menginterupsi.
Membuat Ayumi menoleh..
"Ya"
"Waktu itu saya pernah melihat Yuki keluar dari kamar tuan muda saat dini hari. Saya juga melihat Yuki menangis tersedu, dan siang hari nya saya mendapatkan kabar jika dia mengundurkan diri dari sini nyonya"
"Yuki??? Siapa dia??? "
Tanya Ayumi heran.
"Dia pelayan baru nyonya,, baru 6 bulan. Nyonya tak mengenal nya karena saat dia mulai bekerja nyonya sudah berangkat ke Inggris"
Ayumi mengangguk..
Mendengar penuturan wanita paruh baya yg mungkin seumur an dengan nya..
Pelayan yg sudah Ayumi anggap keluarga sendiri.
Karena lama nya ia bekerja d rumah mewah itu..
"Oiya nya,, saya ingat. Saat saya memberikan amplop surat pengunduran diri Yuki,, saya merasa amplop itu sangat berat nyonya. Saya tidak berani melihat isinya.. "
"Oiya?? Lalu dimana surat itu?? "
"Saya memberikan kepada tuan muda saat ia berada dalam kamar nya nyonya"
Ayumi mengangguk dan bangkit dari posisi duduk nya menuju kamar Nomura.
Ia ingin secepatnya Nomura menikah dan mengakhiri permainan nya terhadap Wanita..
Ayumi merasa jengah melihat prilaku anak sulung nya itu..
.
.
.
__ADS_1