Sang Mafia

Sang Mafia
bab 38


__ADS_3

Haruka membuka mata nya, ia melirik ke sekeliling dan ternyata dia sedang berada dalam mobil Leo yg melaju pelan..


"Kak"


Panggilan Haruka membuat Leo menoleh.


"Ada apa Haruka?? "


"Kak Clara??? "


Leo menghembuskan nafas kasar..


"Maaf Haruka, Clara sudah tewas. Aku tak bisa menentang kakak mu"


Haruka terisak..


Kenapa dunia Nomura sangat kejam???


Begitu mudah nya menghilang kan nyawa seseorang.


Leo menepikan mobil nya, saat tangisan Haruka bertambah kuat.. Dan memeluk Haruka...


"Kenapa aku harus terjerat dengan dunia kak Nomura kak?? Kenapa??? Apa salah ku??"


Tanya Haruka d sela tangis nya.


"Kamu tak salah,, tapi keadaan yg belum berpihak pada mu"


Jawab Leo..


"Kak"


"Hmmm"


"Tolong kebumika kak Clara dengan layak"


"Pasti Haruka. Boleh kah kakak bertanya?? "


Haruka mengangguk..


"Apakah benar jika kamu sedang hamil?? "


Haruka mengangguk dan tangis nya bertambah kencang..


"Apa yg harus ku lakukan kak?? Awalnya aku ingin menggugurkan nya, tapi melihat ketulusan Kevin. Aku jadi tidak tega"

__ADS_1


Leo tertegun.


Aku juga tulus melebihi Kevin, tapi sekalipun kau tak pernah melirik ku Haruka..


"Tapi apa kamu yakin membesarkan anak ini sendirian?? "


"Itu yg ku fikir kan kak.. Aku juga tak yakin"


Jika kau tak yakin, gugurkan lah Haruka dan aku siap menggantikan Kevin.. Karena tak mungkin jika aku bilang kamu mengandung anak ku. Aku tak tau apa reaksi Kakak mu nanti.


Jawab Leo dalam hati..


.


.


.


Leo membawa Haruka ke Perusahaan.


Karena ada sesuatu d perusahaan yg membutuhkan tanda tangan nya..


Ia tak mungkin mengantar Haruka pulang sekarang.


Keadaan Haruka benar benar memprihatinkan.


Sebelum turun Haruka memakai hodie milik Leo..


Haruka menutup kepala dan berjalan menunduk..


Ia takut menjadi bahan pembicaraan semua karyawan perusahaan Nomura..


Sepanjang perjalanan, Leo menggenggam tangan Haruka.


Dari basement mereka memasuki lift yg langsung menuju lantai ruangan Leo..


Leo sudah memberi tahu Ayumi jika ia membawa Haruka ke perusahaan.. Dan membawa Haruka masuk kedalam ruangan Nomura agar dia bisa beristirahat..


Karena ruangan Nomura d lengkapi kamar yg sangat aman dari jangkauan musuh.


Leo tak ingin sesuatu terjadi kepada Haruka..


Dan Leo kembali melanjutkan pekerjaan nya yg tertunda..


Haruka merebahkan badan nya d ranjang . Pikiran nya kembali menerawang.

__ADS_1


Mengingat kembali semua kenangan antara dia dan Kevin..


Ia ingin memikirkan langkah selanjutnya yg akan ia ambil..


Pilihan yg sangat sulit..


Jika d gugurkan,, ia takut Kevin kecewa karena dia sudah menitipkan semua harta nya untuk s bayi..


Jika ia besarkan,, apa dia sanggup menghadapi Sang Ibu dan kakak nya???


Apa sebaiknya dia menyusul Kevin saja???..


Agar semua masalah terselesaikan..


Lagi lagi pipi nya d aliri air mata..


Kevin...


Jika kau bisa mendatangi kak Clara dalam mimpi..


Aku mohon datang lah dalam mimpi ku..


Dan katakan apa yg harus ku lakukan sekarang..


Haruka akhirnya memejam kan mata nya karena lelah seharian menangis..


Dalam mimpi ia merasa akan jatuh masuk kedalam jurang.


Tapi sebuah tangan pria menarik nya kembali ke atas..


Haruka tak melihat dengan jelas wajah orang itu..


Tapi tangan itu seolah tangan yg sering menyentuh nya..


Haruka mengejar pria tersebut dan dia menghilang..


Tepukan pelan d pipi Haruka membuat nya teerbangun dari mimpi buruk nya..


Saat membuka mata, yg pertama kali ia lihat adalah wajah Leo yg sedang tersenyum..


Haruka memeluk Leo dengan erat..


Leo tertegun merasa tubuh Haruka bergetar hebat..


.

__ADS_1


.


__ADS_2