
"Besok hari pernikahan nya bos"
Nomura mengangguk pelan.
"Kau harus mempersiapkan semua dengan baik Okada"
"Baik bos, saya pastikan besok tidak ada kegagalan. Apakah bos akan pulang larut malam lagi??? "
Nomura menghembuskan nafas berat.
"Semenjak rencana pernikahan ini, aku jadi tak ada waktu untuk keluarga ku.. Aku merindukan mereka"
"Saya mengerti bos, sebentar lagi. Semua akan kembali seperti sedia kala"
Nomura mengangguk.
.
.
.
"Katanya kamu pulang larut malam ini"
Yuki membukakan dasi Nomura.
"Sebenarnya iya, tapi ntah kenapa aku merindukan mu baby"
Yuki tersenyum malu.
"Bagaimana hari ini d kantor mommy?? Ada kendala?? "
"Tidak, aku menyukai nya"
"Jangan sampai kamu mengabaikan keluarga karena kesibukan mu d boutique. Aku tak suka"
Yuki memanyunkan mulut nya.
"Lalu apa kamu pikir sekarang kamu tak mengabaikan kami?? Bahkan kamu juga jarang menyentuh ku"
Nomura tersenyum.
__ADS_1
"Apa kau merindukan ku baby??? "
Nomura meng ecu pi leher Yuki.
"Of course, sangat merindukan mu"
"Ayo kita melepas rindu"
Dimulai keeecupan singkat berakhir dengan lummatan yg menuntut lebih..
"Aku merindukan setiap inci tuubuhh mu baby"
Nomura berbisik membuat seluruh bulu Yuki mereemang.
Ahhhh....
Deesahan demi desaahan keluar dari mulut mereka berdua.
Rasa rindu yg tertanam akhirnya terbayar dengan keluarnya air dari milik mereka.
.
"Baby?? "
"Hmmm"
"Aku ingin kau percaya padaku. Karena apapun yg terjadi bukan kehendak ku"
Yuki segera bangkit dari posisi nya. Ia duduk menatap heran Nomura.
"Apa maksud mu sayang?? Aku tak mengerti"
"Aku akan cerita, tapi aku mohon jangan menyela ucapan ku"
Yuki mengangguk mengerti.
Nomura bangkit dari tidur dan mengambil tas kantor yg selalu ia bawa.
Membuka tas itu dan mengeluarkan satu foto yg ada d dalam nya.
"Dia Elena"
__ADS_1
Yuki menatap intens foto tersebut, bukankah foto ini sama dengan foto yg ada d buku mommy Ayumi. Tapi Yuki tak ingin membantah karena perjanjian nya dengan Nomura tadi.
"Dia adalah anak dari rekan bisnis daddy. Ayah nya bernama Rio, awalnya daddy dan Rio bersahabat. Sangat dekat. Tapi karena mommy, mereka jadi bermusuhan. Rio juga mencintai mommy seperti dady mencintai nya"
Nomura mengelus puncak kepala Yuki.
"Tapi mommy mencintai daddy. Dan menolak Rio secara halus, Rio tak Terima. Berbagai cara ia lakukan untuk menjatuhkan perusahaan daddy tapi tak ada satupun yg berhasil. Sampai akhirnya daddy dibunuh oleh Rio. "
Yuki melotot tak percaya.
Segitu mudah nya orang menghilang kan nyawa seseorang.
"Dari dulu aku sudah curiga jika kematian daddy tidak wajar, tapi aku bisa apa?? saat itu aku masih remaja dan tak memiliki kemampuan. "
Nomura menghela nafas.
"Aku bergabung dengan Yakuza salah satu nya karena alasan ini. bertahun-tahun aku mencari bukti tersebut tapi tak jua kudapat kan. Sampai akhirnya beberapa hati yg lalu, aku mengetahui semua nya"
"Sekarang boleh kah aku bertanya??? "
Nomura mengangguk.
"Apa sekarang permasalahan ini sudah selesai??? "
Nomura menggeleng.
"Ini yg akan menjadi masalah nya baby"
"Maksud mu??? "
"Elena meminta ku menikahi nya. Dan dia akan memberikan semua bukti yg terkait kematian daddy"
Tentu saja jawaban Nomura membuat Yuki melotot tajam dan marah.
Siapapun istri tidak akan mau d madu suami nya..
Hohoho.
Tidak segampang itu ferguso.. Langkahi dulu mayat ku jika kau ingin mendua..
...****************...
__ADS_1