
Mom"
Panggil Haruka saat dia membuka pintu kamar Ayumi.
Ayumi tak berpindah dari posisi nya berdiri.
Saat ini Ayumi berdiri membelakangi pintu, menatap nanar pemandangan d luar jendela.
Kedua tangan nya terlipat d dada.
"Masuklah Haruka"
Haruka berjalan mendekati Sang mommy.
"Duduk lah"
Titah Ayumi tak mengubah posisi , Haruka duduk d tepian ranjang dan menunduk.
"Sudah berapa bulan kandungan mu??? "
Pertanyaan Ayumi membuat Haruka menengadah..
Memang benar kata orang, jika Ikatan bathin ibu dan anak akan saling menyambung.
"Mom.. "
Haruka memelas.
"Jawab Haruka"
Bentak Ayumi..
"Maaf kan aku mom.. "
Ucap Haruka terisak.
"Siapa lelaki itu??? "
__ADS_1
Ayumi sudah berdiri d hadapan Haruka..
"Siapa???? Jawab mommy"
Ayumi mengguncang bahu Haruka, dengan lelehan air mata yg sudah jatuh mengaliri pipi nya..
"Dari awal mommy sudah mewanti wanti diri mu agar bisa menjaga diri. Mommy percaya kamu bisa, tapi apa yg mommy dapat??? Apa kurang mommy selama ini??? Apa??? Jawab nak.. Mommy mohon jawab.. "
Kaki Ayumi mendadak lemas membuat tubuh nya merosot ke lantai..
Haruka dengan segera menangkap tubuh Sang mommy yg akan jatuh..
Dia memeluk wanita yg sangat d cintai nya itu..
Tangisan pilu mereka semakin lama semakin deras dan kencang..
"Maafkan aku mom, dia adalah Kevin."
Haruka memulai pembicaraan saat keadaan mereka mulai membaik.
"Suruh dia segera menemui mommy, dan kalian harus menikah secepatnya"
"Dia sudah tewas d tangan ku mom"
"Apa maksud mu??? "
Ayumi terkejut mendengar Jawaban Haruka.
"Aku menembak nya mom, karena dia bilang hanya menjadikan ku alat balas dendam kepada kak Nomura. Setelah kematian nya, aku baru tau jika dia tulus mencinta i ku mom. Dan ternyata Kevin adalah musuh kak Nomura.."
Jawaban Haruka membuat Ayumi bangkit dan berjalan meninggalkan Haruka sendiri d dalam kamar nya..
"Mom"
Panggilan Haruka tak d hiraukan Ayumi.
Dia berjalan gontai dengan pandangan nanar..
__ADS_1
Para pelayan saling melirik dan melihat Ayumi heran.
Beberapa kali mereka memanggil tapi tak d hiraukan Ayumi yg terkenal sangat ramah pada para pelayan..
Ayumi berjalan keluar rumah dan masuk ke dalam mobil nya..
Ia mulai menyalakan mobil dan pergi meninggalkan rumah..
Air mata yg tak berhenti mengalir membuat nya menepikan mobil nya d sebuah taman..
Ayumi memukul mukul setir mobil dengan kencang..
Dia merasa KECEWA..
Karena tak bisa menjaga anak perempuan nya.
Semua ibu d dunia ini pasti juga merasakan kekecewaan seperti yg Ayumi rasakan saat mendapatkan kabar kehamilan anak perempuannya d luar pernikahan..
Duuuuaaar...
Suara petir di iringi hujan lebat pagi ini membuat tangisan Ayumi semakin kencang..
Seakan semesta ikut dalam rasa sedih dan kekecewaan nya..
"AAA AAAGGGGH"
Teriak Ayumi..
Ia membuka pintu mobil dan mulai berjalan menuju taman.
Ayumi merentang kan tangan dan menengadah ke langit sambil berteriak.
"Aiden... Kau lihat??? Aku sudah gagal mendidik ke dua anak mu.. Selama ini aku berusaha menjadi ibu yg baik untuk mereka. Tapi mereka mengecewakan kita.. Kau lihat anak gadis mu yg mengandung tanpa suami?? Kau lihat kan Aiden??? Apa yg harus ku lakukan,, Apa?? Kau jahat karena meninggal kan ku sendiri.. Aku mohon bawalah aku sekarang, aku sangat membutuhkan mu saat ini.. Aku tak sanggup menanggung beban ini Aiden... "
Bruuuk..
Tubuh Ayumi akhirnya tumbang menghantam tanah..
__ADS_1
Ia tak sadarkan diri.
...****************...