
Setelah seharian bekerja, Yuki akhirnya pulang sekitar jam 8 malam.
Membayangkan wajah Keano yg menunggu, membuat nya bersemangat agar cepat sampai ke apartemen.
Yuki membuka pintu, berharap Keano berdiri d depan pintu.
Tapi harapan tak sesuai kenyataan.
Karena betapa terkejut nya Yuki melihat Nomura tengah tidur memeluk Keano d karpet bulu ruang keluarga.
Dengan langkah pelan, karena takut membangunkan Nomura. Yuki segera mencari Lani d seluruh penjuru rumah tapi tak ia temukan d mana pun.
Akhirnya Yuki menelfon Lani menanyakan apa yg terjadi d rumah selama ia bekerja.
"Maaf bu, saya tadi diminta pulang oleh bapak. Katanya biar dia saja yg mengasuh Keano. Awalnya saya ragu, tapi melihat Keano yg langsung minta gendong jadi saya percaya saja bu. Lagi pula wajah keano dan bapak sangat mirip. Tadi saya sudah menghubungi Ibu, tapi ponsel ibu tidak aktif" Jawaban Lani membuat Yuki menghembuskan nafas kasar dan mematikan sambungan telepon.
"Kau harus memberikan ku penjelasan tentang Keano"
Yuki terlonjak kaget saat seseorang berbisik dan memeluknya dari belakang.
Saat berbalik, Yuki terpana melihat wajah tampan Nomura sangat dekat dengan nya. Bahkan hembusan nafas Nomura terasa hangat menerpa wajah nya..
CUP..
Satu kecupan mendarat d bibir tipis Yuki..
Merasa tak ada perlawanan, Nomura kembali men cium bibir Yuki, Berawal dari cii tg uman biasa dan berakhir dengan saling melu mat..
Jujur, Yuki merindukan sentuh han lembut ini. Ia menutup mata menik mati sensasi nya..
Tangan Nomura mulai menjelajahi semua yg ada d tubuh Yuki.
Mereka melepaskan pagu tan bibir saat hampir kehabisan nafas..
__ADS_1
Yuki kaget dengan apa yg telah terjadi, kenapa ia bisa terlena menik mati nya??? Dia segera melepas pelukan Nomura, tapi pelukan itu semakin lama semakin erat.
"Kau mau kabur kemana?? Sudah cukup 1 tahun ini aku berpuasa, sekarang aku ingin berbuka puasa" Ucapan Nomura membuat Yuki bingung.
"Aa apa maksud tuan?? Saya tak mengerti, saya mohon lepas kan saya. Karena saya ingin memindahkan anak saya ke kamar"
"Keano bukan anak mu saja, tapi anak kita"
HANGAT..
Itu yg Yuki rasakan...
"Ta tapi.. "
"Aku akan menggendong nya ke kamar, kau tunggu d sini melanjutkan kegiatan kita yg tertunda tadi"
BLUSH....
Seketika wajah Yuki menjadi merah karena malu.
ASTAGA...
Yuki menepuk pelan kedua pipi nya, merasa sangat malu dengan tingkah nya sendiri..
Untuk apa dia menunggu Nomura??
Apa yg dia harap kan???
Yuki akhirnya bangkit dan menuju dapur, ia ingat jika belum makan malam.
Pantas saja otak nya menjadi blank..
"Kenapa kau tak mendengar kan perintah ku?? Kau harus d hukum"
__ADS_1
Lagi lagi Nomura memeluk nya dari belakang.
"Tuan tolong lepas kan saya, saya sedang memasak"
"Masak lah, aku tak kan menganggu mu" Ucap Nomura mulai menci u mi tengkuk Yuki.
Tentu saja membuat nya tak bisa konsentrasi.. Karena sen tuhan Nomura membuat ke wani taan nya meronta ronta..
"Ssssttt Tuan" desah Yuki.
"Panggil aku sayang" ucap Nomura dengan mata berkabut.
"Saaa yaaaa ngghhhh"
Klik.
Nomura mematikan kompor dan mengangkat tubuh Yuki ke atas sofa ruang tamu.
Mereka mulai mereguk ke nik matan yg telah lama mereka rindukan.
Sesuatu yg selama ini tersimpan akhirnya meledak bagikan gunung meletus...
...****************...
Pasti para reader bilang jika mereka bertemu sangat cepat bukan???
Maaf ya.. Karena itu sudah alur yg author rancang.
karena setelah ini akan banyak lagi cobaan untuk hubungan Yuki dan Nomura.
Terus baca sampai akhir ya..
Dan jangan lupa tinggal kan jejak.
__ADS_1
Vote, comment, dan like..
Terima kasih 🙏