Sang Mafia

Sang Mafia
bab 12


__ADS_3

Nomura bergegas menggendong tubuh Dimas memasuki mobil..


Mobil melesat kencang menuju rumah sakit.. Ia membawa mobil bak orang kesetanan.. Dibelakang beberapa mobil mengikuti mobil nya..


Tetaplah hidup Dimas.. Aku mohon.. Aku akan menepati janjiku melepaskan mu...Aku tau kau sangat lelah.. Tapi jangan lelah untuk bertahan hidup...


Setelah sampai d rumah sakit,, ia memarkirkan mobil nya tepat d pintu ruang igd..


"Hei kalian" teriakan Nomura membuat semua petugas menoleh..


Mereka bergegas mengambil brangkar yg letak nya agak jauh dari posisi Nomura..


Oo. sh. it.. cepat brengsek"


Para petugas pun ikutan panik melihat nomura..


Nomura meletakkan dimas d atas brangkar dan d dorong masuk ke ruang IGD..


Petugas menahan Nomura karena ingin masuk kedalam..


Hanya dengan satu tatapan tajam akhirnya ia dipersilahkan masuk..


Nomura melihat sendiri bagaimana Dimas d tangani..


Ia tak mau ada kesalahan sedikit pun..


Dimas benar-benar anak emas oleh Nomura..


"Dia harus operasi karena proyektil peluru sedikit lagi mencapai organ vital "


Nomura mengangguk kan kepala menyetujui nya..


Keadaan menegangkan saat Nomura mencoba masuk kedalam ruang operasi..


"Maaf untuk kali ini, tapi sebaik nya anda menunggu d luar"


"Tidak.. saya ingin melihat nya sendiri"


Salah satu petugas membawa masuk pengawal Nomura dan meminta pertolongan.


"Kita harus menunggu d luar bos" ucap salah satu pengawal Nomura..


Ia menahan pergelangan tangan Nomura yg akan mendekat ke brangkar.

__ADS_1


"Lepaskan aku,, aku ingin melihat dengan mata ku sendiri bagaimana mereka menyelamatkan Dimas"


"Tenanglahh bos,, saya mohon"


"Kau mau memerintah ku??? "


"Tidak,, tapi mereka akan terganggu jika kau berada d dalam..Mmereka tidak bisa berkonsentrasi"


"Aku tak mengganggu kerja mereka. aku hanya ingin melihat"


"Sekali ini percaya lah padaku"


( ya bagaimana bisa mereka berkonsentrasi jika mata tajam mu melihat seakan membelah mereka menjadi 2)


"Baiklah"


Nomura akhirnya mengalah dan keluar, meninggal kan ruang operasi..


Semua yg ada d dalam menghembuskan napas lega..


Siapa yg tidak tau Nomura Kai...


Seorang pengusaha yg terkenal, foto nya kerap hadir pada majalah bisnis dan media sosial..


Dimas juga mendapat satu anak cabang perusahaan kai group..


Itu d dapat Dimas karena kemampuan yg dimas miliki..


Dimas telah menjalani berbagai ujian dan membuktikan bahwa ia mampu..


Jadi Nomura tidak mempunyai alasan untuk tidak memberi kan apa yg sepatutnya dimas dapatkan..


.


Saat pintu ruang operasi akan d tutup, Nomura menahan pintu..


Semua petugas saling lirik takut akan ada drama lagi...


"Potong jari kelingking nya sebelah kiri"


tegas dan tak terbantah..


Petugas itu mengangguk,, walau heran untuk apa,, tapi mereka hanya bisa meng iya kan..

__ADS_1


"Bos.... "


"Aku sudah berjanji"


"Tapi bos...... "


"Biarkan dia bebas,,, aku tak bisa lagi menahan nya"


Pengawal Nomura mengangguk..


Pengawal Nomura sangat tau apa yg akan terjadi..


Bos besar Yakuza ini akan melepaskan satu anak buah nya..


Potong jari adalah hukuman bagi kelompok mereka untuk yg melakukan suatu kesalahan..


Johny hanya satu alasan agar bisa melepaskan Dimas.


Sebenarnya Johny dan jachson adalah salah satu rekan bisnis mereka..


Bukan salah satu dari kelompok gangster .


Tapi Dimas tidak mengetahui itu..


Dalam kelompok mereka haram membunuh seseorang yg bukan berasal dari dunia hitam dan d anggap melakukan kesalahan fatal..


Nomura dengan otak licik nya mengadu domba Johny dan Dimas..


Nomura menginginkan satu kesalahan fatal dimas.


Selama ini Dimas tak pernah benar benar membunuh seseorang..


Dimas hanya akan membuat mereka tak berdaya dan Nomura lah menuntaskan mereka..


Tapi Dimas selalu merasa jika ia lah yg membunuh mereka, dan selalu merasa bersalah..


Aku sudah menepati janji ku Dimas..


Setelah ini hiduplah seperti yg kau inginkan..


.


.

__ADS_1


__ADS_2