Sang Mafia

Sang Mafia
bab 88


__ADS_3

Hanya dalam waktu singkat Okada sudah menemukan siapa otak dari penyerangan tadi pagi.


Tidak sampai 24 jam. Hanya membutuhkan waktu 6 jam saja. Entah kemampuan Okada yg patut d ancungi jempol, atau terlalu semangat karena akan melepas masa lajang nya.


"Saya sudah menemukan otak pelaku nya nyonya"


Okada sedang berdiri sambil menunduj d hadapan Yuki.


"Siapa??? "


"Amanda.. Dia seorang..... "


"Apa dia salah satu wanita Nomura??? " Yuki memotong ucapan Okada.


"Maafkan saya nyonya"


"Hah..."


Yuki menghela nafas dan memijit kening nya.. Dia sangat tahu dan paham bagaimana dulu sepak terjang Nomura dengan wanita...


Boleh kah sekarang ia merasa cemburu dan sakit hati mengingat masa lalu suami nya itu????


"Bagaimana langkah selanjutnya nyonya??? "


Okada bertanya kepada Yuki karena Nomura masih belum bisa d hubungi. Bukan kah Yuki juga termasuk dalam kelompok dan istri dari ketua. Jadi keputusan yg Yuki buat sama dengan keputusan Nomura.


"Dimana dia sekarang??? "


"Ada d markas nyonya"


"Antar aku kesana Okada"


"Tapi nyonya...... "


"Biar kan aku yg menyelesaikan masalah ini. Setelah mengantar ku kau boleh pulang, karena kau masih cidera"

__ADS_1


"Tapi nyonya???? "


Yuki menatap Okada tajam. Membuat Okada menganggukkan kepala nya.


Okada mengikuti langkah Yuki yg sudah lebih dulu berjalan keluar.


Kenapa lama sekali kau sampai bos???? Apa yg harus ku lakukan bos????


Okada tengah d landa kebimbangan. Jika Yuki bertemu dengan Amanda d pastikan akan ada pertumpahan darah, tapi bukan itu yg ia takut kan.


Tapi bagaimana dengan keadaan Yuki nanti nya. Mungkin Yuki sudah berhasil dalam pelatihan tapi kekuatan Amanda juga patut d acungi jempol.


Jika saja ada Nomura di sini mungkin semua ini tak akan terjadi. dan jika saja ia tidak sedang terluka mungkin ia tak kan SE bimbang ini..


.


.


.


Yuki berjalan angkuh masuk kedalam Markas Yakuza. Tatapan tajam tak lepas dari indera penglihatan nya.


Melalui lorong gelap dan lembab, menuju ruang bawah tanah. Tempat Amanda saat ini d sekap..


Kriiiieeet


Pintu dibuka.


Yuki melihat seseorang yg sedang duduk d kursi kayu dengan keadaan menggemaskan, kedua tangan dan kaki ny d ikat.


Amanda menoleh, senyum smirk ia tampilkan saat melihat orang yg berdiri d ambang pintu.


"Akhirnya kau datang juga nyonya Nomura kai. Aku pikir kau tak berani datang ke tempat ini"


Ucap Amanda dengan senyum mengejek.

__ADS_1


"Apa yg kau inginkan dari ku??? "


Yuki menyilang kan kedua tangan nya d dada, bersidekap.


"Suami mu"


Yuki tersenyum..


"Apa kau menyukai suami ku Amanda??? "


"Hahahaha, kau bodoh sekali nyonya. Siapa yg tak menyukai suami mu itu.. Kau tau??? ratusan wanita mengeerang nikmat saat berada d bawaaah kungkungan nya. Termasuk aku"


"Ya, karena aku juga merasakan nya nona Amanda. Kau tau?? disini aku yg menjadi pemenang karena bisa mendapatkan cinta Nomura , aku bukan wanita murahan yg hanya sekali pakai lalu d lupakan seperti kau"


"Jangan senang dulu nyonya, karena sebentar lagi aku yg akan mendapatkan nya"


"Percaya diri sekali kau nona, bagaimana jika kau tak bisa mendapatkan nya??? "


"Jika aku tak bisa mendapatkan nya, maka satu pun wanita ku pastikan juga tak bisa memiliki nya. Termasuk kau"


"Oh ya??"


"Ya, mari kita bertarung untuk mendapatkan pemenang yg sebenarnya"


Yuki melirik seorang pengawal yg berdiri d dekat nya. Sang pengawal mengangguk dan membuka ikatan yg menjerat kaki dan tangan Amanda.


...****************...


Mau tau bagaimana cara mereka bertarung???


jambak jambakan???


Cakar cakaran???


Penasaran kan???

__ADS_1


yook lanjut baca


__ADS_2