
Drrt drrt..
Ponsel Nomura berdering.
Ia melirik malas, setelah kematian Ayumi. ponsel ia biarkan dalam keadaan mati. Bahkan tentang tagar dan berita tentang kematian Ayumi yg menjadi tranding d media sosial pun sama sekali tak ia ketahui.
Ia tak ingin d ganggu dan juga ia ingin merenung.. Memikirkan kesalahan kesalahan yg pernah ia perbuat.
Tadi pagi entah kenapa ia ingin menghidupkan nya..
"Hallo bos"
"Hmmm"
"Maaf menganggu waktu nya. Saya ingin memberikan 2 kabar penting"
"Apa itu"
"Berita tentang Nyonya Ayumi sudah meleber kemana mana, bahkan banyak yg memberitakan jika Nyonya d bunuh oleh musuh Yakuza"
"Kau sudah menyelesaikan mereka??? "
"Maaf bos, karena saya menunggu perintah"
"Kau tau kan apa yg harus lakukan??? "
"Saya mengerti bos, hari ini saya pastikan berita itu lenyap"
"Bukan hari ini, tapi 30 menit dari sekarang"
"Ta tapi bos"
"Kau ingin keluarga mu mendengar kabar kematian mu hari ini?? "
"Baik bos, akan saya lakukan dalam 30 menit"
"Bagus, lalu apa kabar yg lain?? "
"Leo yg membawa bayi nona Haruka.. Saya belum mendapatkan informasi kemana dia pergi karena kami sedang melacak nya"
Kata kata bawahan nya membuat Nomura tertegun dan diam tak dapat bersuara.
Karena kematian sang mommy membuat nya tak tau bahwa Leo pergi.
Pantas saja dia tak ada saat acara kremasi Ayumi.
__ADS_1
"Boss.. Anda masih d sana?? "
"Ya, kau sudah memastikan semua? "
"Iya bos. Saya mengecek CCTV jika nona Haruka yg mengantarkan bayi itu ke apartemen Leo dini hari. Sejam kemudian Leo pergi meninggalkan apartemen dengan membawa koper besar yg kami yakini d dalam nya adalah bayi nona Haruka"
Tut tut tut.
Nomura memutuskan sambungan telfon dan langsung menemui Haruka d dalam kamar.
Haruka menatap nanar dan tak terbaca pemandangan dari balik jendela kamarnya. Nomura mendekat.
"Kenapa kamu menyuruh Leo membawa nya Haruka?? "
Haruka menoleh dan menggeleng tanpa suara.
"Jangan diamkan kakak, kakak butuh jawaban mu"
Lagi lagi Haruka menggeleng..
"Kakak akan menemukan mereka secepatnya. "
"Jangan kak.. Aku mohon"
"Biarkan dia bersama kak Leo. Aku percaya kalau dia bisa menjaga Fuji.. "
"Lalu kamu fikir aku tak bisa menjaga anak mu dengan baik?? "
Tanya Nomura marah.
"Bukan nya kakak akan membunuh nya?? Aku mendengar percakapan kakak dengan mommy waktu itu"
Nomura terdiam..
Mungkin Haruka mendengar hanya setengah.
FLASHBACK..
"Apa yg akan kita lakukan sekarang Nomura?? " Tanya Ayumi.
"Aku akan tetap membunuh bayi itu mom"
"Jangan gila Nomura" Bentak Ayumi.
"Sumpah ku adalah mutlak untuk d laksanakan"..
__ADS_1
Ayumi melotot tak percaya..
" Hahahah.. Aku tak segila itu mom. Kurasa aku akan menikah kan Leo dan Haruka. Karena yg kulihat Leo mencintai Haruka dengan tulus. "
Ayumi bernafas lega.
"Kau yakin Nomura?? "
Nomura mengangguk mantap.
"Tapi seperti nya Haruka tak mencintai Leo" Ucap Ayumi lesu.
"Mom, cinta akan datang saat sudah terbiasa bersama"
Ayumi mencebik kan mulut nya.
"Seperti yg pernah jatuh cinta saja, baru saja jatuh cinta ee malah d tinggal kan"
"Mom... "
Nomura memelas, lagi lagi d ejek sang mommy.
"Ya, ya baik lah, mommy setuju. Seperti nya Leo bisa membahagiakan Haruka dan bayi nya dengan baik. "
"Aku akan mempersiapkan semua nya mom"
Ayumi mengangguk senang.
FLASHBACK OFF.
"AAAAGGGGHH"
Nomura berteriak kesal dan meninggal kan Haruka dalam kamar nya.
Diambang pintu.
"Tenangkan diri mu hari ini, besok kakak ingin kau mengatakan dimana Leo"
Daaarr..
Pintu kamar d banting keras.
"Maafkan aku kak, aku lebih mati dari pada harus mengatakan nya. Tak ada guna nya aku hidup, orang orang yg aku cintai telah pergi karena aku. Aku tak ingin menjadi beban kakak lagi. Maafkan aku" 😭😭
...****************...
__ADS_1