
Hari ini adalah hari keberangkatan Haruka ke Inggris..
Dari pagi Nomura tak keluar dari kamar nya, tak seperti biasa ia bahkan mengunci pintu dari dalam..
"Kakak... " Panggilan Haruka sudah untuk kesekian kali nya..
Tapi yg d panggil tidak membuka pintu, untuk menyahut pun tidak..
Bisik bisik mulai terdengar d belakang pintu..
"Nomura buka pintu nya,, jangan sampai mommy mendobrak pintu ini dari luar ya" Ayumi berteriak dengan lantang.
"Memang nya mommy bisa dobrak pintu ini??? " pertanyaan bodoh yg d lontarkan Haruka..
" hiiiss kamu ini, mana sanggup mommy mendobrak nya,, kita kan bisa panggil ajudan ajudan nya kakak mu. Jika mommy yg mendobrak, kan sayang"
"Hah sayang apa mom?? karena pintu nya rusak"
Ayumi menggeleng..
"Mommy sayang sama kuku mommy" memelas
TE TOT...
Haruka melongo tak percaya..
Hadeeeeeeh...
"Mom, apa jangan jangan d dalam kakak sedang menyembunyikan seorang wanita?" memanas manasi sang ibu..
"NOMURA AAAA BUKA PINTU NYA SEKARANG"
Haruka menutup kedua telinga nya dengan tangan.
Teriakan 8 oktaf sang ibu membuat telinga nya berdengung...
Ceklek..
Pintu terbuka..
__ADS_1
Nomura masih memakai piyama tidur dengan mata merah dan rambut acak acakan.
"Mommy mau masuk" Ayumi mendorong Nomura kembali masuk ke dalam kamar..
Lirik kanan kiri. melihat seluruh ruangan seakan sedang mencari sesuatu..
"Mommy cari apa??? "
"Wanita yg kamu tiduri tadi malam" Ayumi berkata santai seolah tak bersalah..
Membuka selimut, kamar mandi dan walk in closet.
"Dimana kamu sembunyikan dia"
"Mom,, tak ada siapa pun d sini"
Memicing kan setengah mata.
"Kamu tidak bohong kan??? "
Nomura menggeleng cepat..
Nomura menoleh Haruka yg bersandar d konsen pintu..
"Jam berapa kamu berangkat??? "
" 2 jam lagi kak"
"Bersiaplah, dan tunggu kakak d bawah"
Haruka mengangguk pelan, menutup pintu kamar sang kakak..
Haruka tau, pasti ada sesuatu penting yg ingin d sampaikan sang kakak kepada mommy nya..
"Ada apa nak??? " tanya Ayumi..
"Aku masih ragu melepas Haruka mom" menyugar rambut ke belakang
"Percayalah nak, kamu harus percaya adik mu" menggenggam tangan Nomura..
__ADS_1
"Mom, aku sangat menyayanginya . Aku tak mau ada sesuatu yg buruk terjadi padanya. Dia sangat berharga untuk ku mom" menatap dalam mata Ayumi, pancaran ketulusan sangat terlihat..
"Mommy tau nak, sangat tau"
"Mom, saat akhir hayat nya, daddy menitip kan haruka pada ku. Dan aku berjanji akan melindungi nya dengan nyawa ku.. "
"Musuh ku sangat banyak mom, aku tak mau kalau... "
"Tidak ada yg akan terjadi, mommy akan menjaga nya disana" potong Ayumi
"Jangan bilang karena ini , kamu mengurung diri d kamar??"
Nomura menghembus kan nafas kasar.
Itu sudah menjadi jawaban pertanyaan Ayumi.
"Mommy berjanji akan menjaga haruka dengan baik"
"Baiklah mom, aku percaya untuk kali ini"
"Sekarang bersiaplah, kita akan mengantarnya "
Nomura mengangguk.
Dibalik pintu, haruka mendengar percakapan Ayumi dan Nomura.
Ia tak menyangka begitu besar rasa sayang Nomura pada nya..
Selama ini ia beranggapan kalau Nomura terlalu mengatur hidup nya..
Ternyata itu adalah wujud cinta sang kakak untuk nya..
Percayalah kak, aku tak akan mengecewakan kakak, aku juga sangat menyanyangi mu kak..
Haruka menghapus air mata yg mengalir d pipi nya. dan segera berlalu meninggal kan kamar Nomura..
*
*
__ADS_1
*