
kriett.. kriett..
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam" jawab mereka serempak. tampak Mama dan papa Anggel serta adik nya sedang asyik nonton.
"ma pa, Rey" Anggel menghampiri mereka dan menyalami nya.
"Kamu dah pulang sayang" Dania bertanya kepada Anggel dengan nada lembut nya.
sedangkan Rey dan Daniel hanya mendengarkan saja.
"Sudah ma" Anggel lalu duduk diantara mama papa nya, dan memeluk Dania. Dania, Daniel dan Rey sangat terkejut melihat tingkah Anggel. Tidak biasanya dia seperti ini. Apalagi Dania, naluri nya sebagai ibu tergerak. Dia yakin pasti telah terjadi sesuatu sama Anggel.
"Kamu kenapa sayang? kenapa lesu gini hemm?? " Anggel bertanya dengan nada lembut nya sambil mengusap sayang kepala Anggel. sedangkan Anggel ditanya seperti itu oleh mama nya terdiam. Dia tidak mungkin cerita kemama nya dengan apa yang terjadi dijalan tadi. Untung ada cowok yang membentak nya kemaren nolongan, kalo tidak habis lah dia..
..'tapi omong omong cowok itu gimana ya keadaan nya? mudah mudahan dia ngk terluka.. 'ujar Anggel dalam hati.
melihat anak nya yang melamun Dania bertanya lagi.
"Sayang, kok malah melamun? hayoo jujur sama mama, kamu kenapa? "
"ehhh..Anggel ngk pa pa kok ma, serius"
Anggel berusaha tersenyum supaya mama nya percaya.
"Anggel hanya kecapek an doang kok"
"Ya sudah,, kamu bersih bersih gih, siap itu makan langsung istirahat"
"siaapp ibu peri" Anggel berdiri dan hormat seperti seorang prajurit yang menerima perintah. Melihat tingkah Anggel, Dania Daniel dan Rey hanya tersenyum melihat nya.
__ADS_1
ditempat lain, ifan turun dari mobil nya setelah dia parkir disebuah cafe terkenal. Dia berjalan menuju kasir dan berbicara sebentar. Lalu kasir tersebut memanggil salah satu pelayan cafe tersebut untuk menuju kesebuah ruangan yang dimana ifan akan bertemu.
"Lewat sini pak" ujar pelayan tersebut. Ifan mengikuti nya menuju ruangan VIP. sesampai nya disana, ifan masuk kedalam
"Pak ifan, silahkan duduk pak"
ifan duduk, lalu mulai berbicara
"saya tidak ingin berbasa basi, saya ingin kamu mencari informasi tentang gadis ini sedetail mungkin, dan ingat saya tidak menerima kegagalan." ujar ifan dengan dingin nya.
"baik pak"
"dan saya ingin menerima laporan nya besok pagi sudah ada dimeja saya, mengerti"
"baik pak"
setelah menyerahkan foto gadis itu yang tak lain adalah Anggel, ifan beranjak dari tempat duduk nya dan berlalu dari ruangan tersebut.
sebelum pulang, ifan berkeliling dulu. setelah merasa sudah puas baru dia melajukan mobil nya menuju kerumah.
"Kamu sudah pulang sayang" Clara menyapa anak nya yang baru saja masuk kerumah.
"iya ma, kenapa mama belum tidur?, dan kemana kedua curut itu. jangan bilang mereka ninggalin mama tidur? "
"kamu ngk boleh ngomong gitu, nanti kalo Angga dan papa kamu dengar, bisa bisa kamu dijewer. "
"biarin saja, lagian ntu dua curut tidur duluan bukan nya jagain mama. "
plakk.. plak...
ifan mendapat dua geprakan dikepala nya dari Angga dan Huda. sedangkan Clara hanya tertawa kecil melihat keakraban anak dan suaminya.
__ADS_1
"Siapa yang kamu bilang curut ha" ujar Angga dan Huda bersamaan.
"tau ah,, ma.aku keatas dulu ya, cup, cup, cup."setelah mencium mama nya ifan melihat kearah Angga dan Huda.
"night curut" setelah mengatakan itu, ifan berlari menuju kamar nya sambil tertawa ngakak. begitu pun Clara yang ketawa kencang melihat keusilan ifan.
sedangkan Angga dan Huda kesal melihat tingkah ifan.
"kamu lihat tu sayang anak kamu, ngeselin" sambil cemberut huda menuju Clara yang diikuti Angga.
"Tau tu, bikin kesel" Angga ikut menimpali ucapan papa nya.
sedangkan clara sudah tidak bisa menahan ketawa melihat wajah kesal Huda dan Angga yang menahan kesal.
"Hahaha,, cup cup,, gemes nya. udah jangan kesal lagi. "
ya sudah, kita istirahat. Angga kamu tidur sayang, mama papa juga mau istirahat. ingat jangan begadang
"cup, cup, iya ma" setelah mencium Clara dan Huda Angga berjalan menuju kamar nya. begitu dengan Clara dan Huda.
begitulah keluarga atmaja yang selalu hangat.
sedangkan dikamar, ifan baru siap bersih bersih mau tidur. Dia melangkah menuju tempat tidur dan duduk bersandar dikepala ranjang. ifan men cek pekerjaan nya sebentar.
tanpa sengaja dia membuka galeri nya, ia melihat photo Anggel yang dia Ambil diam diam saat dia ngantar Anggek kerumah.
..'tunggu gadis kecil. tidak lama lagi kamu akan jadi miliku.. 'ujar Ifan dalam hati nya.
bersambung>>>
next chap~~
__ADS_1