
"Terimaksih telah menyelamatkan saya" Ucap Anggel kepada Leon
"Sama sama" Jawab Leon tulus
mereka terus berbincang bincang.
"Kamu tinggal di mana nak? "Tanya Daniel dan Huda bersamaan
"Dikomplek melati om, Jakarta Selatan" Jawab Leon sopan
mereka terus bercerita.
"Jadi kamu bersaudara hanya dua? "Tanya Dania
"Iya tan, dia masih duduk di bangku SMA kelas 2 tan" Jawab Leon lagi
"ohh sama dong, Anggel juga bersaudara cuma dua. sebenar nya tiga cuma yang satu nya sudah meninggal dan dia juga masih kelas dua SMA" Jawab Dania
"Berarti seumuran itu tan, Adik aku sekolah di SMA Darmabangsa Tan" Ujar Leon lagi
"Ha serius? Anak tante juga di situ lo. Jurusan apa nak? "Tanya Dania
"Fisika tan" Jawab Leon lagi
"Wahhh kok bisa samaan ya, kali aja mereka kenal" Jawab Dania lagi
mereka terus mengobrol sampai jam makan siang. Mereka juga makan bersama seperti keluarga besar. selesai makan Angga berbicara serius dengan mereka.
"khem khem, maaf sebelum nya. Angga mau menyampaikan sesuatu" Ujar Angga lagi
"Apa nak? "Tanya Clara pada putra nya
"Hhmm begini ma, berhubung Anggel sudah keluar dari rumah sakit jadi Angga ingin mengumumkan jika Angga akan segera melamar Fara" Ujar Angga
"Apaaa" Jawab mereka serentak
"Kok malah terkejut sih? "Tanya Angga polos
"ya iya lah pek ak, emang si Fara mau sama lo? "Tanya Ifan usil sambil memeluk istri nya
"Apa sih lo" Jawab Angga memutar mata nya malas
__ADS_1
"Jadi bagaimana ma, pa? "Tanya Angga lagi
"Mama sih setuju aja, apa lagi Fara cantik tidak hanya cantik baik lagi" memandang fsra dengan penuh kasih
Fara jadi tersipu malu mendapat pujian dari calon mertua nya.
"Papa juga" Jawab Huda
"Terimakasih ma, pa" Ujar Angga sambil memeluk Mama papa nya
"Wahhh selamat kak" Ujar Anggel dengan penuh semangat
sedang asyik mengobrol, tiba tiba bel berbunyi
ting. tong.
"Biar aku yang buka ma" Ujar Ifan
Ifan berjalan ke depan untuk membuka pintu ternyata itu Rey adik ipar Ifan
"Rey" Ujar Ifan
"Hehe kak Ifan, mama ada di dalam Ngk? "Tanya Rey
"Ma, pa" Panggil Rey kepada orang tua nya
"Eh kamu sudah pulang nak? "Tanya Daniel
"Udah pa" Jawab Rey dan memberi salam kepada semua orang di sana
"Lo Kak Leon" Ujar Rey
"Rey" Jawab Leon terkejut
"Kamu kenal dengan Leon dek? "Tanya Anggel
"Kenal Kak, Kak leon guru privat aku"Jawab Rey sambil memandang Leon dengan pandangan penuh arti
Leon yang paham hanya mengangguk
"Kakak(berdiri dan duduk di samping Anggel) Aku boleh mendengar Baby Bi? "pinta Rey polos
__ADS_1
"Baby Bi?"Ujar Anggel heran
"Iya Kak, aku panggil Baby nya dengan panggilan Bi sebelum dia lahir. agar lebih gampang, boleh ya kak" Ujar Rey lagi dengan polos
"Boleh dek" Jawab Anggel tersenyum tulus
yang lain juga ikut tersenyum melihat interaksi dua kakak beradik tersebut dan melihat kepolosan si Rey.
"Hey ponakan, kamu lagi apa di dalam? Pasti kamu masih kecil ya? Cepat keluar ya, kalo kamu capek di dalam bilang saja, biar kamu di keluarkan" Ujar Rey lagi
Semua orang tertawa mendengar ocehan Rey,
"Rey, rey, ada ada saja kamu dek" Ujar Ifan di sela tawa nya
lama mereka mengobrol, sampai sore. Satu persatu mulai pamit pulang, tinggal Leon, Angga, Rey dan Fara yang di sana.
"Kalo begitu aku juga pamit pulang deh"Ujar Fara
"Ya sudah, aku anterin ya" pinta Angga
Fara mengangguk. Sedangkan Leon juga pamit pulang.
"Aku juga pulang deh, Rey kamu bareng sama kakak saja ya" Ujar Leon
"Ok kak" Jawab Rey
"Kalian hati hati" Ucap Ifan dan Anggel bersamaan
di perjalanan pulang Leon dan Rey mengobrol
"Kenapa Ngk bilang saja jika kakak pelatih ilmu bela diri kamu? "Tanya Leon penasaran
"Hehhe aku takut nanti nya dilarang mama Kak, habis mama itu takut jika sedikit saja aku dan kak Anggel tergores. maka nya aku Ngk bilang" Jawab Rey dengan polos
"Hhmm kamu ini(mengacak sayang rambut Rey) Tapi kamu harus jujur kapan pun itu, okay" Nasehat Leon
"Iya kak, terimakasih ya Kak udah bantuin tadi" Jawab Rey dengan senyum tulus
bersambung>>
next chap~~
__ADS_1
jangan lupa like, like, and like ya. vote and tinggalkan jejak komen nya..
terimakasih.😊🤗🤗