Sayap Pelindung Anggel

Sayap Pelindung Anggel
(39) Perubahan Ifan


__ADS_3

Pagi nya Anggel sudah siap siap mau berangkat kerja. Anggel berjalan menuju ruang makan, disana telah tampak anggota keluarga nya berkumpul.


"Good moring ded, Mom, and my brot."Ujar Anggel penuh semangat


"morning Dear/Sayang/kakak/"ujar mereka bersamaan


"Kamu sudah mulai masuk kerja sayang"Tanya Dania pada anak nya


"iya ma"jawab Anggel sambil tersenyum


"emang udah kuat?"Daniel ikutan nanya dan diangguki oleh Rey


"Its ok dad. I'm okay. come on ded, mom, dek aku sudah tidak apa apa. jangan khawatir ok? "Ujar Anggel lagi menenangkan


"Baiklah"ujar mereka bersamaan


"Yuk sarapan" aja Dania


mereka mulai sarapan dengan tenang, lima menit kemudian mereka selesai sarapan.


"Aku berangkat sayang, Cup(mencium kening Dania) Yuk Rey. " Ujar Daniel


Anggel menyalimi papa nya, begitupun dengan Dania.


"Hati hati pa/mas"jawab Anggel dan Dania


"Aku berangkat ma, kak."pamit Rey


"hati hati sayang"jawab mereka bersamaan


Daniel dan Rey sudah berangkat duluan, tinggal Anggel.

__ADS_1


"Ma(menyalimi mama nya) aku juga berangkat ya"Ujar Anggel


"Iya hati hati sayang"


Dikediaman Ifan, mereka sedang sarapan. hanya terdengar dentingan garpu. setelah selesai satu persatu mereka mulai melaksanakan aktivitas nya.


"pa, ma, aku berangkat"Ujar Ifan sambil mencium pipi kedua orang tua nya, dan diikuti oleh Angga


"Aku juga ma, pa"Ujar Angga


"Iya sayang"jawab mereka bersamaan


Ifan dan Angga mengemudikan mobil nya menuju Kantor.


kebetulan kantor Ifan melewati jalan ke rumah Anggel. Saat Angga mengemudikan mobil nya, tiba tiba Ifan berkata


"Berhenti didepan Ngga"perintah Ifan


Angga memberhentikan Mobil nya didepan Halte


bukan nya menjawab Ifan malah membuka kaca mobil nya dan berkata


"Ayo masuk, berangkat bareng saya saja. Nanti kamu telat"perintah Ifan


"Oohhh"gumam Angga dengan senyum misterius


''..ternyata Anggel yang membuat Ifan berhenti.. ''


Anggel sedang menunggu bis datang, tapi sudah setengah jam Anggel menunggu belum juga datang. Dia takut telat, saat Fikiran nya kalut gitu, tiba tiba berhenti sebuah mobil didepan Anggel.


"Ayo masuk, berangkat bareng saya saja. Nanti kamu telat"perintah Ifan

__ADS_1


"Pak Ifan"Ujar Anggel bingung


"Iya saya, ayo cepat masuk. nanti kita telat"perintah Ifan lagi


"Baik pak"Jawab Anggel


Anggel memasuki mobil Ifan dan duduk dibelakang. Angga kembali melajukan mobil nya menuju kantor.


Ifan dan Anggel saling curi curi pandang dari kaca spion mobil. Angga tersenyum geli melihat kelakuan Anggel dan Ifan seperti anak ABG yang sedang jatuh cinta.


"Kkhhemmm"dehem Angga


Ifan dan Anggel salting sendiri karena kepergok saling curi curi pandang. sedangkan Angga pura pura tidak tau dan kembali fokus menyetir.


beberapa menit kemudian mereka sampai dikantor. Banyak pasang mata yang menatap Anggel ketika turun dari mobil Ifan. Mereka menatap Tajam Anggel, ada juga dengan tatapan benci. Geng lisa menatap Anggel dengan penuh kebencian. Mereka sudah bertahun tahun kerja disini belum pernah satu mobil bareng sama pak Ifan. Jangan kan semobil bareng, berjalan dengan jarak dekat saja mereka tidak pernah. Ini anak baru, baru sebentar sudah berani.


"Siapa sih dia? Berani banget dia? "Tanya Lisa penuh kebencian kepada geng nya


"Itu lis, dia kan karyawan baru disini. asisten pribadi pak Ifan"Jawab Mona satu geng Lisa


"Berani sekali dia"Ujar Moli geng lisa satu lagi


"Awas saja dia, akan aku beri pelajaran itu anak baru"Ujar Lisa penuh kebencian


"Yuk guys, kita masuk. tunggu saja apa yang akan terjadi pada anak baru itu"Ujar lisa lagi


Geng lisa memasuki kantor. Mereka terkenal dengan sifat sombong mereka, suka membully. Mereka beruntung pemilik perusahaan belum mengetahui nya.


Sedangkan Anggel berjalan memasuki kantor dan menuju ruangan nya. Ketika Anggel ingin memasuki Lift untuk karyawan kantor, Ifan menarik nya dan membawa nya masuk ke Lift khusus untuk dia dan Angga.


"Mulai sekarang kamu harus naik dan turun menggunakan Lift ini."perintah Ifan

__ADS_1


Anggel hanya mengangguk mendengar perintah Ifan. Lain hal nya dengan Angga dibuat melongo melihat perubahan Ifan. Ifan yang biasanya tidak tersentuh sekarang mau berbagi Lift dengan orang lain. Ini benar benar menakjubkan


''..Anggel benar benar telah membuat gunung es mulai mencair secara perlahan.. ''ujar Angga dalam hati


__ADS_2