Sayap Pelindung Anggel

Sayap Pelindung Anggel
Memberi tahu kesemua orang jika Anggel hamil


__ADS_3

Pagi ini Anggel sudah diperbolehkan pulang. sampai saat ini Ifan belum memberi tahu jika Anggel sedang mengandung buah cinta mereka.


"Kamu sudah siap sayang" Tanya Ifan


"hhmm" Jawab Anggel dengan senyum manis nya


Anggel sudah bisa tersenyum dan sudah mulai bisa melupakan kejadian kemaren.


"Kita langsung kerumah mama ya" Ucap Ifan


"Iya sayang"


diperjalanan menuju rumah Atmaja, Ifan menelfon mertua nya.


"Hallo ma" Ujar Ifan ditelfon


"Iya nak, kenapa?"Tanya Dania


"Mama sama papa pagi ini kerumah ya, kalo bisa Rey juga dibawa sekalian" Ujar Ifan


"Ada apa nak" Tanya Dania heran


"Nanti saja Ifan ceritain ya ma" Ucap Ifan


Setelah selesai berbicara dengan mama nya Ifan mematikan Telfon nya.


"Ada apa sih sebenar nya?"Tanya Anggel penasaran


"kamu nanti nya juga akan tau sayang, tunggu saya okay" Jawab Ifan lembut




Semua orang telah berkumpul di keluarga atmaja. Mereka bertanya tanya apa yang ingin disampaikan oleh Ifan. Lain hal nya dengan Angga, dia sudah tau maksud Ifan menyuruh mereka untuk ngumpul.



"Ada apa sih sayang? "Tanya Clara sama putra nya



"Khhemm,, kheem,,Jadi begini(Semua orang memandang kearah Ifan), Aduhh ma pa, jangan menatap aku seperti itu, kayak aku buronan saja" Ujar Ifan



"Udah, cepat bicara" Jawab mama Ifan jengah



"Sebentar lagi kalian akan jadi kakek nenek dan aku akan menjadi daddy" Ujar Ifan sambil mengelus perut datar Anggel



"Yang benar sayang? " Tanya Clara antusias


__ADS_1


"Hhmm" Jawab Ifan



"Alhamdullah aku akan jadi nenek" Ujar Dania dan Clara bersamaan



"Dan aku akan jadi kakek" Timpal Huda dan Daniel tidak mau kalah



Ifan dan Angga hanya tersenyum melihat kelakuan para orang tua. Sedangkan Anggel masih syok, dia masih tidak menyangka akan hamil dan diberi kepercayaan oleh tuhan.



"Kamu kenapa sayang? "Tanya Ifan khawatir sambil mengapit kedua pipi Anggel dengan lembut.



Semua orang memandang kearah Anggel.



"Aku masih tidak menyangka jika aku hamil" Jawab Anggel polos



"Astaga sayang, karena itu(mencubit sayang pipi tembem Anggel). Aku kira In kamu kenapa" Jawab Ifan legah




"Yaa hanya aku yang tidak punya pasangan(memasang wajah murung), dan sekarang aku sudah mau jadi Om om, tapi masih aja belum laku" Ujar Angga dengan nada yang bercanda



"Maka nya nikah sana" Ledek Ifan



"Apa sih lo"



"dasar Ngk laku" Ejek Ifan lagi



mulai lah perdebatan tidak bermutu antara Ifan dan Angga. Anggel dan para orang tua hanya geleng geleng kepala melihat tingkah Angga dan Ifan.



"Ma, lihat tu Ifan. Malah ngeledek aku" Angga mengadu kepada Clara


__ADS_1


"ulu ulu kacian nya anak mama" Jawab Clara sambil ikutan melesek anak nya



jawaban Clara malah membuat seisi rumah ngakak.



Tidak terasa hari sudah semakin siang, Ifan dan Anggel pamit untuk pulang ke apartemen mereka. begitu pun dengan kedua orang tua Anggel.



sebelum pulang Angga membawa Ifan untuk mengobrol di ruangan pribadi mereka.



"Ada apa ngga? "Tanya Ifan penasaran



sebab Ifan tau, jika sudah seperti ini berarti ada sesuatu yang penting yang ingin dibicarakan oleh Angga kepada nya.



"Ini masih prediksi gue, tapi otak dibalik penculikan Anggel seseorang bernama Siska. Lisa di suruh oleh seseorang bernama Siska. Entah kenapa gue merasa Siska itu adalah Siska putri Wibowo." Ucap Angga serius



"Ternyata dia sudah mulai Star nya. baiklah tunggu apa yang akan gue lakukan kepada nya" Jawab Ifan dengan nada yang sangat dingin



"itu masih prediksi gue Fan, lo harus cari tau kebenaran nya kepada Lisa. Dia lah kunci jawaban lo, jika benar itu Siska berarti Anggel dalam bahaya. Dia belum tau jika Anggel istri lo, dia hanya tau lo mengistimewakan Anggel maka nya dia marah, apa lagi jika dia tau jika Anggel istri lo fan. Gue ngk bisa bayangin apa yang akan dia lakukan" Ujar Angga lagi



"Tidak akan aku biarkan siap pun menyentuh Anggel" Jawab Ifan lagi



"Lo harus lebih berhati hati mulai sekarang. lo tau kan tidak hanya Anggel yang harus lo lindungi tapi juga janin yang ada di perut Anggel anak lo keponakan gue. "



"Lo benar Angga. terimakasih Angga, lo tenang saja gue akan jaga baik baik istri dan anak gue "



setelah selesai berbicara dengan Angga, Ifan dan Anggel pulang ke Apartemen mereka



bersambung\>\>



next chap ~~

__ADS_1


__ADS_2