Sayap Pelindung Anggel

Sayap Pelindung Anggel
(24) Wanita pengganggu


__ADS_3

Dipintu keluar ruangan Ifan Angga berselisih dengan seorang gadis.


"itu siapa ya? kayak nya Ngk asing? "ujar Angga sendirian


Angga terus mengingat siapa gadis itu sepanjang jalan,


aahh bener, dia kan cewek anak klien kita tempo hari.


wah kayak nya macam tidur akan terbangun nih. mending aku cepat cepat pergi sebelum kena imbas nya.


tok. tok.


"masuk" jawab ifan dengan suara dingin nya tanpa mengalihkan pandangan nya dari layar laptop nya.


"hallo ifan, masih ingat dengan aku? " ujar gadis itu yang tak lain adalah siska


"mendengar suara yang tidak asing lagi, ifan mengalihkan pandangan nya dari laptop kearah depan.


ternyata dugaan nya benar. gadis ini lagi, ifan malas banget berurusan dengan gadis seperti ini


"Ada keperluan apa dengan saya? "tanya ifan dingin


"tidak ada, aku hanya ingin mampir saja, kebetulan tadi aku ada keperluan dekat sini"jawab Siska dengan santai


"aku tidak dipersilahkan duduk nih"tanya siska


"silahkan duduk nona siska"ujar ifan tetap dengan nada dingin nya.


''..kenapa ini cowok masih tetap dingin?.menarik, aku harus dapatkan dia.. '' ujar Siska dalam hati

__ADS_1


kalo bukan anak dari klien aku, udah aku usir ini cewek.


"maaf kalo tidak ada keperluan, anda bisa keluar. pekerjaan saya masih banyak dan saya tidak bisa menemani anda ngobrol. dan lagian saya tidak bisa bekerja jika masih ada orang didekat saya"ujar Ifan dengan sangat dingin


"ok, aku permisi dulu. sampai ketemu di lain hari ifan" ujar Siska sambil berjalan keluar meninggalkan ruangan ifan


sedangkan ifan hanya diam. dia merasa ada yang aneh dengan cewek ini. tapi itu semua ifan tepis dan kembali melanjutkan pekerjaan nya.


sedangkan dicaffe Clara dan Anggel asyik mengobrol.


"ngomong ngomong, kamu ngapain disini sayang? "tanya clara sama Anggel


"ohh itu ma, aku kerja disini, Dan baru mulai hari ini"jawab Anggel sambil tersenyum manis


"hhhaa yang bener? "tanya clara terkejut


"Ngk pa pa sayang"


"terus mama ngapain disini?"tanya Anggel balik


"ohh ini mama mau ketemu sama putra mama, yang kerja disini"jawab Clara


"Owhh ya,, pasti putra mama sangat baik, mama nya saja baik seperti malaikat. "puji Anggel pada clara


"kamu bisa aja sayang"


lama mereka ngobrol, tidak terasa waktu makan siang habis. Angel harus kembali kekantor.


"Yaa kenapa cepat sekali waktu nya berlalu? padahal Anggel masih pengen ngobrol sama mama."ujar Anggel pelan

__ADS_1


"Ngk pa pa sayang, besok besok kita ngobrol lagi, ok?"hibur clara


"ok deh ma, tunggu sebentar ya ma Anggel bayar dulu"ujar Anggel pada clara


"Ngk usah sayang, biar mama saja yang bayar"jawab clara sambil menahan Anggel


"Tapiiii maaa"


"Ngk apa apa sayang"


Clara berjalan menuju kasir untuk membayar makanan mereka.


selesai melakukan pembayaran, Clara kembali kemeja Angel.


"Makasih ya Ma, maaf merepotkan mama"ujar Anggel tak enak hati


"Ngk apa apa sayang" ujar Clara lagi


"Kalo gitu Anggel pamit ya ma"kata Anggel sambil salim dan berlalu dari caffe tersebut.


begitupun Clara, selesai makan dia kembali ketujuan awal untuk mengunjungi putra nya.


baru beberapa langkah, Anggel kembali ke caffe. Dia memesan nasi satu lagi tapi dibungkus.


setelah selesai baru Anggel kembali kekantor.


bersambung>>>


next chap~~~

__ADS_1


__ADS_2