Sayap Pelindung Anggel

Sayap Pelindung Anggel
Dialah orang nya


__ADS_3

"Pagi ma, pagi pa"Ucap Rey semangat


"Pagi sayang" Jawab Daniel dan Dania bersamaan


"Semangat benar" ucap Daniel dengan nada jail


"Iya dong, kan sudah dapat asupan gizi" Jawab Rey polos


Dania dan Daniel tertawa mendengar ucapan polos anak nya.


"Haha kamu ini ada ada saja nak, ayo kita sarapan dulu" Ajak Dania


sepuluh menit kemudian mereka telah selesai sarapan,


"Ma, pa aku berangkat dulu ya" pamit Rey kepada kedua orang tua nya


"Iya nak, hati hati" Jawab Daniel dan Dania bersamaan


selepas kepergian Rey, Dania dan Daniel juga bersiap siap pergi ke rumah Anggel. Di tengah perjalanan mereka dapat telepon dari besan nya.


"Iya kenapa Hud? "Tanya Daniel


"Kamu dimana sekarang?" Tanya Huda


"Dijalan mau kerumah Anggel, ada apa? "Tanya Daniel heran


"Putar balik dan arahkan mobil kamu menuju rumah sakit keluarga kita, Kita bertemu di sana. Aku juga jalan menuju ke sana" Ujar Huda lagi


"Ada apa sih?" Tanya Daniel penasaran


"nanti aku jelaskan, sampai bertemu di sana"


setelah itu Huda mematikan telfon nya.


"Ada apa mas? "Tanya Dania


"Kita di suruh putar balik dan pergi ke rumah sakit Atmaja"


"Sudah turuti saja siapa tau penting kan" Ujar Dania lembut

__ADS_1


"Baiklah sayang" Jawab Daniel dengan senyum lembut nya


Skip


mobil Daniel dan Huda sampai bersamaan di rumah sakit.


"Ada apa sih sebenar nya? "Tanya Daniel penasaran


"kamu akan tau sendiri" Jawab Huda lagi


mereka ber iringan berjalan sampai ke sebuah ruangan.


krieett.. membuka pintu ruangan tersebut


"Ifan, Anggel " Ujar Dania dan Daniel bersamaan


nampak Anggel dan Ifan masih tertidur sambil berpelukan di atas tempat tidur.


"Mereka kenapa? "Tanya Dania penasaran


Huda menceritakan semua permasalahan nya sedetail mungkin.


"Begitulah cerita nya" Ujar Hura mengakhiri cerita nya


Mendengar keributan Ifan jadi terbangun.


"Ma, pa" Ujar Ifan kepada orang tua dan mertua nya


"Sudah mau jadi ayah masih saja bangun kesiangan" Ledek Huda


"Apa sih pa, kalian kapan datang? "Tanya Ifan


"Beberapa menit yang lalu" Jawab Huda cuek


Daniel, Dania dan Clara hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan Huda dan Ifan.


"Sayang, ayo bangun" Ujar Ifan lembut membangunkan istri nya


"Euugghhh(mengeliat pelan dan membuka mata nya) ada apa? "Tanya Anggel serak

__ADS_1


"Morning sayang cup(mencium kening Anggel tanpa peduli keberadaan orang tua nya) Moring Baby Cup(mengecup perut Anggel"


"Morning daddy" Jawab Anggel dengan suara lembut nya


"Khem khem, jadi kita di sini cuma menonton adegan romantis kalian" Ledek Huda lagi


mendengar suara papa mertua nya Anggel menoleh ke depan.


"Mama, papa"Ujar Anggel


"sayang, kamu tidak apa apa nak? "Tanya Dania dan Clara bersamaan


"Anggel tidak kenapa kenapa kok ma"Jawab Anggel dengan senyum manis nya


mereka bersyukur anak dan menantu serta cucu mereka dalam keadaan baik. Lama mereka berbincang dan para orang tua pamit untuk pulang.


Skip


Hari ini Anggel telah di perbolehkan untuk pulang, Ifan sedang membereskan semua pakaian Anggel.


"Sudah siap sayang? "Tanya Anggel kepada suami nya


"Sudah, ayo kita pulang" Ajak Ifan


mereka pergi meninggalkan rumah sakit. lima belas menit kemudian Ifan dan Anggel sampai di apartemen. Saat mereka masuk, mereka sangat terkejut karena mendapat kejutan dari orang orang tersayang.


"Surprise" Ucap mereka bersamaan


"Terimakasih" Jawab Anggel terharu


dia tidak menyangka mereka semua menyiapkan ini semua untuk menyambut dia pulang. Anggel kenal dengan mereka semua.


ada Fara, Kak Angga, mama, papa, mertua, dan adik ipar nya. satu yang tidak Anggel ketahui. cowok itu.


"Anggel kenalkan, ini Leon orang yang telah menyelamatkan kamu" Ujar Fara


"Jadi, dia orang nya. terimaksih" Ujar Anggel tulus


" Sama2"

__ADS_1


bersambung>>


next chap~~


__ADS_2