
"Ahh pegal sekali" Ujar Anggel setelah sampai di kamar pengantin mereka
"Kamu duluan, atau aku yang duluan sayang mandi nya? "Tanya Ifan memandang Anggel dengan penuh cinta
"Aku saja deh, aku sudah gerah karena baju pengantin ini." Jawab Anggel
Anggel berjalan kearah meja rias dan membersihkan Make up nya terlebih dahulu. Setelah itu baru Anggel melangkah menuju kamar mandi.
Anggel kebingungan sendiri membuka baju nya. Resleting baju Anggel macet dan susah untuk dibuka.
"Duhh gimana nih(berusaha membuka tapi tidak bisa), apa aku minta tolong Ifan saja. Tapi aku malu" Ucap Anggel lagi
lima menit berlalu Anggel masih belum bisa membuka resleting baju nya, Akhirnya Anggel memutuskan untuk minta bantuan Ifan.
"Sayang" seru Anggel
"Iya kenapa sayang?"ujar Ifan dari dalam kamar
"Aku boleh minta tolong Ngk? "Tanya Anggel
"Kenapa? kamu lupa bawa handuk? "
"Bukan"
"Terus? "
Anggel menongolkan kepalanya dari kamar mandi.
"Bantu aku buka resleting baju ini. Resleting baju nya macet" Ucap Anggel dengan muka memerah
__ADS_1
Ifan gemes sendiri dengan tingkah Anggel. kalo bukan memikirkan Anggel, udah dari tadi Ifan menerkam Anggel. Tapi Ifan tidak mau istri nya kelelahan.
"Baikalah" Jawab Ifan dengan senyum manis nya
Ifan melangkah kearah kamar mandi dan masuk kedalam. Anggel menunduk malu karena ada Ifan disana.
"Mana? "Tanya Ifan
Anggel membelakang kearah Ifan dan mengangkat rambut nya dan membawa nya kesamping
"Gluk,,gluk,,(meneguk Air liur). Kenapa dia terlihat sangat seksi. Bisa bisa aku tidak bisa menahan nafsu nih" Monolog Ifan dalam hati
bukan nya membuka Resleting Anggel, Iran malah meraba raba bahu Anggel yang terbuka.
"Hhemm Ifan"Panggil Ifan dengan nada gugup
Ifan perlahan membantu membuka Resleting baju Anggel dan akhir nya bisa ditarik. Ifan menarik nya sampai kebawah memperlihatkan punggung indah Anggel.
Ifan kalah, dia sudah tidak bisa menahan nya lagi. Ifan memeluk Anggel dari belakang dan mencium leher jenjang Anggel.
"Sayang, kamu bikin Ifan junior bangun" Ujar Ifan fulgar
"hhhmm" Jawab Anggel dengan mata terpejam
Ifan masih mencium leher Anggel, bahkan telinga Anggel tidak luput dari ciuman Ifan. Ifan meninggalkan beberapa Kissmark dileher Anggel. Ifan membalikan Anggel dan langsung menyerang Anggel dengan Ciuman.
"Cup, cup," bunyi keciprak ciuman Anggel dan Ifan tidak bisa dielakan lagi. Ifan terus mencium Anggel dan menelusuri setiap jengkal tubuh Anggel.
"Sayang, aku sudah tidak tahan"Ujar Ifan dengan nada serak
__ADS_1
"aahahhh,,kita mandi dulu" Jawab Anggel
"Baiklah"
Ifan dan Anggel mandi bersamaan, tidak lupa Ifan mengambil kesempatan dalam situasi yang menguntungkan dia. Ifan sangat takjub melihat keindahan tubuh Anggel. Ifan menikamti setiap jengkal tubuh Anggel.
Selesai mandi, Ifan langsung membawa Anggel kamar pengantin mereka. Dia melanjutkan kegiatan nya yang tertunda dikamar mandi.
"Cup,, cup,, "Ifan mencium Anggel dengan penuh nafsu.
Anggel sampai dibuat kewalahan karena ciuman Ifan. Puas mencium Anggel, Ifan bersiap siap ingin memasuki rumah dia sesungguh nya.
"Kamu siap sayang? (melihat Anggel dengan penuh cinta), ini akan terasa sakit diawal.Jika kamu belum siap, aku bisa hentikan semua ini" Bisik Ifan dengan nada serak nya
Anggel bisa melihat kabut gairah dimata Ifan. disaat seperti ini Ifan masih memikirkan perasaan nya. Anggel sangat terharu dengan perlakuan Ifan.
"Lanjutkan sayang, tapi pelan pelan ya" Jawab Anggel dengan nada bergetar
"baiklah. Cup(mencium kening Anggel) I love you sayang." Ujar Ifan dan memulai aktivitas mereka.
Ifan dan Anggel sangat menikmati malam pertama mereka. Ifan sangat senang karena dia yang mendapatkan mahkota Istri nya. Mereka baru selesai dengan aktivitas mereka setelah jam 3 subuh. Anggel sampai tepar karena melayani Ifan, dia sudah tidak punya tenaga lagi hanya untuk sekadar membuka mata. Ifan menghajar dia habis habisan. Tapi dia senang karena bisa memberikan mahkota nya kepada suami nya tercinta.
"Makasih sayang, cup" menyelimuti Anggel yang tertidur.
Setelah itu Ifan menyusul Anggel kedalam mimpi nya.
bersambung>>
next chap ~~
__ADS_1