
"apa sih kak, aku dengar kok"
"kalo dengar kenapa ngak jawab pertanyaan kakak dan dino? "
"tau nih kak rey,, bikin kesel aja" karena asyik berdebat, mereka lupa tujuan awal mereka.
"ya ampun, kita kan harus nolongin bapak bapak tadi, ya udah yuk. " Anggel menarik tangan Rey dan Dino.
mereka mengejar bapak tadi, bapak tersebut membawa mereka ketempat anak nya tersebut. ternyata sampai disana tidak ada siapa2. disana sepi dan jauh dari rumah warga.
perasaan Rey semakin yakin kalo bapak tersebut berniat buruk sama mereka.
sambil berjalan Rey berbisik sama kakak nya
"kak, balik aja yuk. kayak nya bapak ini bohong deh. "
"uss ngk boleh ngomong kayak gitu, kalo bapak ini benaran butuh pertolongan gimana coba?"
"Tapi kak"
"udah lah Rey,, ikutin aja dulu, jangan cerewet"
setelah itu Rey diam, tapi dalam hati dia berdoa
"Ya allah semoga tidak terjadi apa-apa dengan kami, dan tolong lindungi kami ya allah, Aamiin. "
tidak lama terdengar suara Anggel bertanya,,
"dimana pak anak nya"
__ADS_1
"itu nak, disana"
sesampai nya ditempat, ternyata tidak ada.
barulah Rey buka suara,
"Mana pak, kok ngk ada?"
"Dasar anak2 bodoh, tidak ada yang terjatuh.kalian terlalu mudah dibodohi. "
sambil tertawa bapak tersebut memanggil rekan rekan nya yang bersembunyi. mereka semua terlihat seram.
melihat itu barulah Anggel sadar kalo mereka dalam bahaya.Anggel sangat takut, dia takut adik adik nya dilukai oleh mereka.
"Rey, bagaimana ini? sekarang kita terjebak"
"Rey juga ngk tau kak"
melihat Dino menangis, preman tersebut marah dan berkata
"Diam ngk.!, berisik banget"
sambil berjalan, dan mengikat mereka bertiga.
Anggel merasa sangat takut, Andai saja dia tidak mudah percaya sama orang lain, semua nya tidak akan seperti ini.Adik nya tidak akan dalam bahaya. semua ini karena kebodohan nya.
dalam diam nya Anggel merasa sangat bersalah. sedangkan Rey paham yang dirasakan kakak nya, antara rasa takut dan rasa bersalah bercampur menjadi satu.
"Kasihan kak Anggel, aku harus berfikir keras bagaimana bisa kabur dari mereka. Sebelum mereka membawa kami ketempat yang tidak kami tau". Rey melihat Adik nya Dino yang gemetaran sambil menangis kecil karena takut.
__ADS_1
Rey melihat ke samping kanan nya, ternyata disitu ada pecahan kaca. dengan perlahan Rey mengambil dengan kaki nya dan berhasil.
dengan lihai nya rey bisa memindahkan pisau tersebut ke tangan nya dengan bantuan kaki nya.
Rey berhasil membuka ikatan nya, dengan perlahan Rey berdiri dan melihat preman tersebut masih sibuk menelfon entah siapa. Rey berjalan kearah kakak dan adiknya. Rey membuka ikatan Anggel dan Dino. setelah terlepas Mereka berniat kabur, Tapi sayang preman tersebut lebih dulu melihat mereka.
"hey mereka kabur"
"Lari" Rey berteriak ke kakak dan adik nya.
mereka lari sebisa mereka. tapi sayang mereka masih kecil kecil, mereka hampir tertangkap lagi. mereka terus berlari sampai pada akhir nya ada salah satu preman tersebut membawa pistol. pistol tersebut diarahkan kearah Rey, melihat itu Dino mengerti. meskipun dia yang paling kecil dia tetaplah pintar seperti kakak nya. sebelum pistol itu diledakan dengan sigap Dino mendorong rey
"Awas kak"
"Dooorrrr"
Rey terjatuh karena dorongan Dino. sedangkan Dino terkena tembakan demi menolong kakak nya.
"Dinoooooo" teriak Rey dan Anggel bersamaan. Rey dan Anggel menangis melihat keadaan Dino. Dengan sigap Rey minta pertolongan karena sudah dekat dari rumah warga. Warga berdatangan menolong Rey dan Anggel.
Melihat itu, preman tersebut lari dan kabur karena takut diamuki warga.
Dino dibawa kerumah sakit oleh warga diikuti kakak nya.
next chap👉jangan lupa like ya teman,, penasaran apa yang terjadi sama mereka, baca terus kelanjutan nya.
mf ngk sering up, aku lagi sibuk kerja,,
ok guys,,
__ADS_1
happy reading,,😘😘