
"Wahh,, beneran(Anggel meloncat kegirangan dan langsung memeluk Ifan) maksih"Ujar Anggel bahagia dengan masih memeluk Ifan
Sedangkan Ifan, Dia termangu dipeluk Anggel. Rasa nya dia terbang melayang dapat pelukan dari Anggel.
beberapa detik, Anggel melepaskan pelukan nya sambil cengengesan.
"hehehe maaf, kelepasan. Habis aku senang banget, dirumah bosan"Ujar Anggel
"hhemm, ya sudah saya pulang dulu. Habis ini langsung tidur"perintah Ifan
Anggel hanya mengangguk mendengar ucapan Ifan. Entah kenapa dia senang diperhatikan oleh Ifan, meskipun itu hanya sebatas bos dan bawahan.
Ifan melajukan mobil nya menuju rumah. sedangkan Anggel kembali kedalam rumah dan langsung menuju kamar. seperti nya orang rumah dia sudah istirahat.
beberapa menit, Ifan sampai dirumah nya. Ifan memarkirkan mobil nya dan langsung masuk kedalam rumah. Dia lihat rumah nya sudah sepi. ya makhlum paling orang rumah sudah pada istirahat.
"lama juga ya aku ngobrol dirumah Anggel"Gumam Ifan sambil berjalan menuju lantai atas
didepan pintu nya, sudah ada Angga berdiri disana. bersedekap tangan dan memandang nya tajam.
"Rumah Anggel sudah pindah ke LA ya?. Disuruh nganter itu doang kok lama?. Jangan bilang lo ngapelin calon adek ipar gue? "cerocos Angga
__ADS_1
"berisik lo, kayak emak emak dipasar."Ledek Ifan
"Apa lo bilang"Ujar Angga kesal
"Ngk ada"jawab Ifan cuek
dia melangkah memasuki kamar nya dan diikuti Angga dari belakang. Ifan bersih bersih mau tidur, sedangkan Angga malah tiduran dikasur Ifan sambil memainkan Handphone nya. Setelah Ifan selesai ganti baju dan bersih bersih, dia mengambil laptop nya dan duduk disalah satu kursi dalam kamar nya.
"Ada apa lo kesini?, tumben? ada hal yang penting?" Tanya Ifan sama Angga
Ifan tau Angga orang nya seperti apa, kalo ada hal yang sangat penting dia tidak aka menunggu hari esok untuk mendiskusikan nya. Jam berapa pun dia tidak peduli, bagi nya menunda itu masalah besar.
"Fan, ada yang harus gue bahas sama lo. penting"Ujar Angga serius sambil berjalan menuju Ifan membawa Handphone nya.
"Hhmm"Jawab Ifan
"Lo harus tau ini, ternyata perusahaan Sinar Jaya ini perusahaan Ilegal. Banyak Kejahatan yang mereka lakukan, bahkan mereka tega membunuh orang demi mencapai tujuan nya. banyak perusahaan yang telah mereka tipu, tapi aneh nya dia masih bisa bebas dari Media masa, dan kepolisian. Dan ini hal yang serius nya, lo tau dia pernah menipu dan mengambil semua aset orang tua nya Anggel sehingga menyebabkan keluarga Anggel bangkrut. dan Menyebabkan adik nya Anggel meninggal. "cerita Angga panjang lebar
"Kurang hajar"marah Ifan
"Dan aneh nya, lagi lagi dia bebas dari hukum. gue curiga dia juga bermain dengan hukum Fan. Dia orang yang berbahaya Fan, dan dari informasi yang gue dapatkan sekarang tujuan nya adalah perusahaan kita Fan. "Jelas Angga lagi dengan serius
__ADS_1
"Ternyata dia ingin bermain main dengan gue, baik lah akan gue tunjukkan seperti apa permainan yang sesungguhnya" Ujar Ifan dengan sorot mata yang dingin
Angga sampai dibuat merinding melihat Ifan,
"Kita ikuti permainan nya, sampai sejauh mana dia bermain. Jangan lupa pantau terus perkembangan perusahaan nya, dan kumpulkan semua bukti yang kita miliki. Sampai waktu nya, Dorr... kita ledakan dikepala nya"Ujar Ifan lagi dengan dingin nya
"Satu lagi Fan, ini tentang Siska. Ternyata dia pernah mengalami gangguan mental. Tapi sudah dinyatakan sembuh. Tapi lo harus tau, dia memilik catatan kriminal, pernah membunuh orang.Dia wanita ambisius Fan, Jika ada orang yang menghalangi nya untuk mencapai sesuatu, maka orang itu akan tiada oleh nya. Dan lagi lagi dia bebas dari hukum."Ujar Angga lagi
"Ternyata Ayah dan anak sama saja. baik lah, semua kembali ke rencana kita awal. lo paham kan"Tanya Ifan
"hhemm"jawab Angga
"Ya udah deh, gue mau tidur, capek. gara gara lo ni"ujar Angga lagi
"Sialan lo" Ifan menendang pantat Angga keluar
sedangkan Angga hanya tertawa karena berhasil buat Ifan kesal.
bersambung>>
next chap~~
__ADS_1