
"Kita langsung pulang ya fan" Ujar Angga
"Belokan mobil nya ke arah kantor ngga, perasaan Gue Ngk enak" Perintah Ifan
"Terus apa hubungan nya dengan kantor fan" Tanya Angga polos
Plaaakkk, Ifan menggeplak kepala Angga.
"Sialan lo" Ucap Angga kesal
"Salah sendiri, ngapain nanya pakek tampang kayak gitu? bikin gue kesal aja" Jawab Ifan cuek
"Lagian lo yang aneh, perasaan lo ngk enak kenapa jadi ke kantor arah nya." Ucap Angga dengan nada kesal
"Gue cuma mastiin tidak ada kejadian dikantor. itu doang" Jawab Ifan kalem
"Alaahhh bilang aja lo khawatir sama Anggel. lagian Anggel jam segini Udah pulang kali fan, ini udah jam pulang" Ujar Angga lagi
"Udah jangan berisik, fokus aja nyetir"
Di Kantor seluruh karyawan sudah pulang, tinggal Lisa dan rekan kerja nya.
"Bagaimana? Sudah lo kunciin kan? "tanyaLisa
"Sudah, tapi apa tidak apa apa Lis? Nanti kalo dia kenapa kenapa gimana?, Nanti kalo ada yang tau kita yang apa apa in itu gadis kampung, habis kita" Ujar Mona dengan nada khawatir
"Tenang saja, tidak akan ada yang tau" Jawab Lisa cuek
"Ayuk cabut, biarkan saja dia semalaman disini, besok pagi baru kita keluarkan dia dari gudang"Ucap Lisa lagi
Mereka beranjak dari duduk nya dan keluar dari gedung perusahaan.
__ADS_1
Sedangkan Anggel sudah kedinginan, bibir nya sudah membiru dan badan nya menggigil.
"aakkhhmm, Ifan hiks.. hiks.. aku takut. Tolongin aku" Ucap Anggel sambil menggigil kedinginan
Ifan yang tertidur selayang jadi terbangun dan berteriak
"Anggel" Teriak Ifan
"Lo apa apaan sih Fan, bikin gue jantungan tau ngk" Ucap Angga kesal
"Gue mimpi Anggel kecelakaan Ngga, Ayo cepat Ngga. perasaan gue ngk enak nih" Ujar Ifan dengan nada yang sangat khawatir
Angga sendiri jadi heran, sejak kapan Ifan peduli sama orang lain kecuali mama Clara. Ini suatu kemajuan yang besar.
"Kita sudah sampai kali, cepat kemana lagi" Jawab Angga santai
"Kenapa ngk bilang dari tadi"Ujar Ifan dengan kesal
Ifan turun dari mobil dan masuk kantor menuju ruangan nya. sesampai nya disana ternyata Angel sudah tidak ada. Tapi ada yang aneh, tas Anggel masih disini artinya dia belum pulang. Tapi kemana dia?.
"Angel kemana ya"Gumam Ifan heran
Angga hanya memperhatikan Ifan dari sofa tempat dia duduk.
"Angga coba lo hubungi satpam depan, apakah Anggel sudah nampak pulang" perintah Ifan tanpa menoleh kearah Angga
Angga melakukan apa yang diperintahkan Ifan. Dia menelfon satpam dan berbicara sekian menit.
"Ohh begitu ya pak, terimakasih" Ujar Angga dan menutup telfon nya.
"bagaimana? "Tanya Ifan dengan sangat penasaran
__ADS_1
"dia belum lihat Anggel lewat dari tadi" Jawab Angga
"Kalo dia belum pulang, disini juga ngk ada. kemana dia? "Ujar Ifan heran
begitupun dengan Angga. Dia heran kemana Anggel pergi.
"ikut aku, ini satu satu nya supaya kita tau dimana Anggel sekarang" ucap Ifan
Ia berjalan menuju ruang kontrol CCTV yang diikuti Angga dari belakang. sesampai nya disana Ifan langsung mencari rekaman yang menunjukkan jam dimana dia terakhir kali bertemu dengan Anggel.
"Nah, ketemu. ini dia" Ujar Ifan lagi
mereka menyaksikan bersama sama rekaman CCTV, disana terlihat Anggel menuju dapur. Tidak lama ada orang yang menarik Anggel kearah Lorong dekat dapur. Tapi sayang nya wajah orang itu tidak terlihat.
"siapa dia? (Gumam Angga) lihat Fan, bukan kah itu lorong menuju gudang" Ucap Angga
Ifan langsung berlari menuju Gudang, Dia tidak menjawab ucapan Angga. karena dia sudah tau dimana Angel sekarang. Firasat nya betul, ternyata terjadi sesuatu kepada Anggel. sesampai nya disapa Ifan langsung menggedor gedor pintu gudang
"Anggel, kamu didalam?, Anggel jawab aku? "Ucap Ifan khawatir
Anggel merasa nama nya dipanggil berusaha membuka suara nya. Tadi nya dia sudah diambang batas kesadaran.Tapi dia berusaha bangun karena ia tau itu suara Ifan.
"Tolooongg" ujar Anggel dengan suara lemah
"Toloongg"
"Kamu dengar ngga?(Angga mengangguk), itu suara Anggel. bantu aku mendobrak pintu ini" Ujar Ifan
"Satu, dua, tiga, Braakkk(pintu terbuka). Anggel" pekik Ifan
bersambung>>
__ADS_1
next chap~~