Sayap Pelindung Anggel

Sayap Pelindung Anggel
kehamilan Anggel


__ADS_3

Ifan mengangkat tubuh istri nya dan membawa nya ke mobil.


"Kerumah sakit terdekat, cepat" Teriak Ifan kepada anak buah nya


"Baik pak"


anak buah Ifan melajukan mobil nya dengan kecepatan diatas rata rata sesuai perintah Ifan. sedangkan Ifan sibuk memeluk istri nya.


"Sayanggg, kamu harus kuat" bisik Ifan dengan penuh kekhawatiran


Ifan mengambil Hp nya dan menelfon seseorang.


"Cari keberadaan Lisa, tangkap dan sekap dia diruang pribadi saya. ingat saya tidak menerima kegagalan kali ini" Ujar Ifan dingin dan mematikan Hp nya


Tidak lama kemudian mereka sampai dirumah sakit keluarga Atmaja.


"Dokterrrr" Teriak Ifan kalap


beberapa dokter datang menghampiri Ifan.


"Selamatkan Istri saya" Ujar Ifan dingin


"baik pak" Jawab Dokter tersebut


beberapa suster mengambil alih Anggel, mereka membawa Anggel keruangan UGD.


"Bapak tunggu di sini, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan buk Anggel" Ujar Dokter


"hhmm" Jawab Ifan


ditempat Angga, Angga sedang mengurus preman yang babak belur oleh Ifan.

__ADS_1


"Katakan, siapa saja yang terlibat dalam rencana ini"Tanya Angga tegas


"Saya tidak tau pak, tapi yang jelas yang menyuruh saya adalah nona Lisa. Tapi saya pernah dengar jika Nona Lisa menelfon seseorang yang bernama Siska" Jawab Preman tersebut dengan penuh ketakutan


"Siska? apakah dia? "Gumam Angga dalam hati


"Bawa dia kantor polisi dan serahkan semua bukti kejahatan dia, Mengerti"Perintah Angga tegas


"Baik pak"


Angga berlalu pergi dari sana menuju rumah sakit keluarga Atmaja.


Lain hal nya dengan Ifan, dia masih menunggu cemas keadaan Anggel. sudah setengah jam dokter di dalam tapi mereka belum juga keluar.


"Apa sih yang mereka kerjakan? Lama sekali" Umpat Ifan kesal dengan tidak henti nya mondar mandir di pintu ruangan Anggel


krieet..


mendengar pintu dibuka Ifan langsung memburu dokter dengan sejuta pertanyaan.


"mari ikut saya pak, saya akan jelaskan di ruangan saya" Jawab dokter sambil mengarahkan Ifan menuju ruangan nya


sesampai nya disana mereka duduk berhadapan.


"Jadi begini pak Ifan. buk Anggel tidak kenapa kenapa, dia hanya pingsan karena syok" Jelas dokter


"Alhmdullh" Jawab Ifan lega


"Tapii" Potong dokter


"Tapi apa dok"Tanya Ifan lagi

__ADS_1


"Begini pak Ifan, untuk sembilan bulan kedepan bapak harus ekstra menjaga buk Anggel, banyak bersabar karena sifat nya." Ujar Dokter


"Maksud dokter apa? istri saya sakit parah dok" Tanya Ifan polos dengan nada khawatir nya


dokter tersebut hanya tersenyum melihat tingkah Ifan.


"Bukan pak, tapi buk Anggel sedang hamil. Usia kandungan nya sudah memasuki minggu ke tiga, bapak beruntung janin nya kuat sehingga kejadian tadi tidak memengaruhi nya sama sekali." Ujar Dokter itu lagi


"Apaan? Hamil" Tanya Ifan memastikan


Fikiran nya Nge Blank sebentar mendengar berita tersebut. Dia tidak menyangka penantian nya dengan Anggel akhir nya terjawab.


"Benar pak" Jawab Dokter itu lagi


"Alhmdullah" Ucap Ifan dengan senyum bahagia nya


Dokter menjelaskan hal yang boleh dilakukan dan hal yang tidak boleh dilakukan selama Anggel hamil. Makanan yang boleh Anggel konsumsi, dan masih banyak lagi. setelah mendengar penjelasan dokter, Ifan keluar menuju ruangan Anggel. Nampak di depan ruangan Anggel Angga duduk disana.


"kapan lo sampai? "Tanya Ifan kepada Angga


"barusan, bagaimana keadaan Anggel?"Tanya Angga


"Anggel tidak kenapa kenapa kok. dan kamu tau Aku akan jadi Daddy, karena sekarang Anggel lagi hamil" cerita Ifan dengan senyum bahagia nya


"Are you sure? "


"Yeah"


"Wahh selamat brother, akhirnya lo dan Anggel jadi orang tua juga" Ujar Angga


"Terimaksih"

__ADS_1


bersambung>>


Next chap~~


__ADS_2