
Para penculik tersebut membawa Anggel kesebuah rumah kosong di tempat terpencil. Mereka mengikat Anggel disana.
"Sudah beres bos" Lapor ketua preman ke Lisa
"Bagus, kalian boleh pergi" Ujar Lisa sambil tersenyum menyeringai
Lisa berjalan kearah Anggel yang sedang diikat.
"Maka nya jangan berani berani nya melawan gue, gini kan akibat nya jika tidak menuruti omongan gue" ucap Lisa
Lisa menelfon siska
"Halo mbak siska, semua sudah beres" Lapor Lisa
"Bagus, jalankan rencana B" Ucap Siska dengan kejam
"Baik mbak" Lisa mematikan telfon nya.
Lisa mengambil sebuah ember yang berisikan air dan menyiramkan nya ke tubuh Anggel
Byuuurrrr
"Akkk" pekik Anggel dan tersadar
Anggel melihat sekeliling yang nampak asing bagi dia.
"Dimana aku? "Gumam Anggel takut
"Lo sekarang berada ditempat yang akan mengantar lo ke surga, hahah" Jawab Lisa dengan ketawa setan nya
"Aakkhh lepaskan saya, apa sebenar nya mau kamu? "Tanya Anggel lemah
"Mau gue(mendekat kearah Anggel dan memegang erat kedua pipi Anggel) gue sudah pernah bilang, jauhi pak Ifan. Tapi apa lo mendengar kan peringatan gue, ha Plak, plak(menampar pipi kanan kiri Anggel), dasar gadis murahan" Maki Lisa dengan kejam
"Bagaimana aku bisa menjauhi suami aku sendiri, jangan bicara seenak nya mbak" Jawab Anggel marah
"Hahah suami Plak, plak(kembali menampar Anggel) berani sekali lo mengakui pak Ifan suami lo *****" Ucap Lisa dengan marah
"aahkhh" Anggel kesakitan dengan tamparan Lisa,
"Tapi tenang saja, gue akan membuat lo tidak akan melupakan hari ini.(tersenyum misterius) Masuk" Ujar Lisa pada orang yang diluar
terlihat seorang laki laki ber otot masuk kedalam ruangan.
"lo boleh melakukan apa pun kepada dia, setelah itu habisi dia" Ucap Lisa dengan kejam
"maksud kamu apa" Tanya Anggel ketakutan
"Nikmati hari mu Anggel" Ujar Lisa dan keluar sambil ketawa ngakak
"Menggiurkan" Ucap laki laki tersebut dengan pandangan penuh nafsu
Dia mendekat kearah Anggel dan berusaha mencium Anggel. Anggel berusaha mengelak dari sentuhan pria itu.
"Hiks.. hiks.. lepaskan saya, jangan sentuh saya. saya mohon, tolong lepaskan" Ucap Anggel penuh ketakutan
"diam, dan nikmati cantik" Ujar pria tersebut
dia mulai merobek baju Anggel, dan mencium Anggel dengan penuh paksa. Anggel berusaha menghindar dari sentuhan pria tersebut.
"Ifan, tolong. aku takut" Ucap Anggel dengan tangis yang pilu
preman tersebut melucuti baju nya, dan merobek baju Anggel. Anggel hanya memakai dalam saja, dan preman tersebut menindih Anggel.
"Aku akan membawa kamu kesurga sayang"
ketika preman tersebut hendak mencium Anggel lagi, tiba tiba pintu di dobrak dari luar
__ADS_1
Brakkkkk
"LEPASKAN" Teriak Ifan marah
Ifan melajukan mobil nya ketitik sesuai petunjuk Hp nya. Sedangkan di belakang beberapa mobil mengikuti Ifan. Untung saja Ifan memasang alat pelacak di HP Anggel, jadi dia dengan mudah mencari keberadaan istri nya.
tidak lama kemudian, Ifan sampai di dekat pinggiran hutan, Ifan berhenti disana. Dia melihat titik lokasi nya berhenti di sini.
"Ayo cepat, saya yakin istri saya disekap disitu" menunjuk ke sebuah rumah kosong
sesampai nya disana, Ifan bisa mendengar suara istri nya menangis. Amarah Ifan memuncak mendengar suara istri nya.
"Dobrak cepat" perintah Ifan
"Baik pak"
Brakkkk
"LEPASKAN"Teriak Ifan marah
Ifan berjalan kearah Anggel dan menarik pria tersebut dari tubuh Anggel. Ifan membuka Jas nya dan menutupkan nya ketubuh Anggel. Setelah itu Ifan berbalik arah menghadap preman tersebut.
bugh,, bugh,, Ifan meninju preman tersebut dengan membabi buta.
"Berani sekali kamu menyentuh istri saya, haa bugh,, bugh,, " Teriak Ifan marah
"Sudah bosan hidup ha" bugh,, bugh,,
Ifan menggila, dia terus meninju preman tersebut.
"Hentikan Fan" Teriak Angga dari luar
Angga langsung bergegas ke sini setelah mendapat laporan dari anak buah nya jika Anggel diculik, dan ifan sedang menuju ke tempat dimana Anggel di sekap.
__ADS_1
Angga berjalan menghampiri Ifan dan menjauhkan Ifan dari preman tersebut.
"Lepaskan gue ngga, gue kasih dia pelajaran karena dia telah berani menyentuh istri gue" Teriak Ifan kalap
"Bisa bisa lo membunuh Dia, dan lo masuk penjara. kalo lo masuk penjara siapa yanga akan mejaga istri lo ha? lo mikir ngk sampai kesitu(Teriak Angga marah) . Biar dia kita serahkan ke pihak berwajib" teriak Angga lagi
"Aakkhhh sial" Maki Ifan marah
"Lo ngk lihat istri lo fan, dia ketakutan. mending lo bawa Anggel kerumah sakit. disini biar gue yang urus"Ucap Angga yang mulai melunak
Ifan tersentak kaget mendengar nama istri nya.
"Anggel" panggil Ifan dan berjalan kearah Anggel
Ifan memandang miris kearah Anggel, Anggel menangsi penuh ketakutan. Tidak akan Ifan lepaskan orang yang telah membuat istri nya seperti ini.
"Sayangg" Memeluk Anggel
Ifan dapat merasakan tubuh Anggel bergetar karena takut.
"Uusss(mengusap punggung Anggel)kamu sudah aman sekarang, maaf atas kelalaian aku" bisik Ifan lemah
"Hiks..hiks.. aku,, aku,, aku takut. Aku hiks,,hiks,, kotor fan. dia nyentuh aku"Racau Anggel kalap
"Usss jangan nangsi sayang" Ujar Ifan sedih
"Hiks,,hiks,, Akuu" belum sempat Anggel menyelsaiakan perkataan nya, Anggel jatuh pingsan.
"Sayaangggg,, Anggel sayang bangun" teriak Ifan takut, tumpah sudah air mata Ifan melihat keadaan istri nya.
bersambung\>\>
next chap~~
__ADS_1