Sayap Pelindung Anggel

Sayap Pelindung Anggel
(33)Kecewa


__ADS_3

"Saya tidak apa apa kok pak"jawab Anggel sambil menunduk malu


"jangan panggil saya dengan sebutan pak kalo diluar kantor, Panggil nama saja"perintah Ifan tegas


"Hhhmmm baik lah pak,, eehh fan"jawab Anggel malu


Ifan hanya tersenyum melihat sikap malu malu nya Anggel.


Betapa kaku nya suasana diantara kami, Tapi entah kenapa aku sangat senang dekat Anggel. Detak jantung ku sangat cepat, aku sangat khawatir bila Anggel sampai mendengarnya. Anggel yang tertunduk malu benar benar imut.


"By the way, besok kamu ngk usah masuk kerja dulu, kamu istirahat saja sampai tangan kamu mulai membaik"perintah Ifan halus


"tapiii"Anggel tak enak hati


"Ngk ada tapi tapian(menatap lekat wajah Anggel)


Anggel salah tingkah ditatap seperti itu oleh Ifan, Wajah nya bersemu merah.


"Baik lah"jawab Anggel pasrah


didalam rumah mereka masih asyik ngobrol.


"ma pa, mama Clara, papa Huda, Kak Angga Rey masuk duluan ya, Rey mau ngerjain tugas banyak banget."


"iya sayang/dek"jawab mereka bersamaan


Diluar rumah


Anggel masih ngobrol sama ifan, tidak terasa sudah jam sembilan malam. Ifan pamitan pulang

__ADS_1


"Ya sudah, kamu istirahat. saya pulang dulu"ujar Ifan lagi


"hhhmm(beridiri dari duduk nya), hati hati"jawab Anggel


mereka berjalan kedalam rumah


"ma, pa,, Angga, pulang yuk"ajak Ifan


"baiklah, kami pulang dulu ya"Pamit Clara


selepas kepergian keluarga atmaja, Anggel beristirahat dikamar nya.Begitu juga dengan Daniel dan Dania.


Huda sampai dikediaman nya, mereka langsung menuju kamar masing masing.


ifan berbaring baring dikamar nya, entah kenapa dia gelisah.


Bodoh sekali aku, kenapa tadi tidak minta nomor nya Anggel. apa aku minta sama mama saja ya?. Tapi kalo sama mama pasti nanti aku diketawain. tauh ah pusing


tok.. tok..


"Ma, pa, kalian sudah tidur? "tanya Ifan dari luar


krieett


"kenapa sayang?"tanya Clara sama anak nya


"hhhhemmm anu ma(mengarut garut kepala nya) Henny anu" ujar Ifan gugup


"Anu apa sayang, ngomong yang jelas"jawab Clara

__ADS_1


"hhhmm anu Ma, Ifan boleh minta nomor Anggel"ujar Ifan malu


"Ya ampun sayang, cuma mau ngomong itu aja susah amat, hhhmm(sambil menggeleng gelengkan kepala nya melihat tingkah ifan), Tunggu sebentar, mama ambil HP dulu"


Clara masuk kedalam kamar nya, beberapa saat dia keluar lagi membawa HP nya.


"ini sayang, 08**********"


"makasih ma, cup(memeluk clara dan mencium nya), aku kekamar dulu ya ma" ujar Ifan


"iya sayang, good night"jawab Clara hangat


Ifan kembali ke kamarnya, begitupun dengan Clara.


"Anak kamu kenapa sayang"tanya Huda dan meletakan Hp nya diata meja.


"Biasa, lagi kasmaran"jawab Clara kalem


"Ohh iya, ada yang mau aku tanyain sama kamu(membimbing Clara ketempat tidur dan membaringkan nya, tidak lupa Huda memeluk nya dari belakang). Kamu kenal dimana sama Anggel, dan keluarga nya? "tanya Huda sembari mengeratkan pelukan nya


"Owhh itu,, kamu ingat waktu aku pulang telat? kamu bertanya sama aku, kenapa aku senang banget hari itu? "tanya Clara sama suaminya.


"iya aku ingat, terus apa hubungan nya sayang"tanya Huda polos


"waktu itu Anggel nolongin aku dari gangguan preman, aku hampir dirampok untung Ada Anggel" jawab Clara


"Apaaaa?(Duduk dan melihat marah bercampur kecewa kearah istri nya) kamu hampir dirampok, kenapa kamu Ngk bilang sama aku?.itu masalah serius ko sayang, Tega sekali kamu Ngk ngasih tau sama aku? "ujar Huda kecewa


"bukan gitu sayang, aku Ngk bermaksud ngk cerita sama kamu, tapi aku lupa karena kesenangan bertemu dan kenal sama Anggel"jawab Clara pelan

__ADS_1


bersambung>>


next~~~


__ADS_2