Sayap Pelindung Anggel

Sayap Pelindung Anggel
(23)Rasa Khawatir


__ADS_3

"are you okay? "tanya ifan dengan nada dingin nya


"haaa,, aaaa iya pak, sa sa ya baik baik saja"jawab Anggel dengan gugup


"jangan GR, saya nanya seperti itu karena saya tidak ingin semua pekerjaan terbengkalai karena kamu sakit" ujar ifan lagi dengan pedas


...''..dasar bos sinting, sebentar baik sebentar nyebelin minta ampun, siapa juga coba yang GR, kalo bukan bos usah aku mutilasi dan aku buang ke sungai amazon"dumel Anggel kesal dalam hati...


sedangkan kan ifan hanya tersenyum melihat muka cemberut Anggel, menurut ifan Anggel semakin cantik kalo lagi kesal.


"Tidak usah ngumpat saya dalam hati"ujar ifan lagi


"Ngk kok pak"jawab Anggel


''kok bisa ya, dia tau. apa jangan jangan dia bisa baca fikiran orang, udah ah mending aku kerja lagi dari pada ladenin nih orang"ujar Anggel lagi dalam hati


tidak terasa jam makan siang tiba, pekerjaan Anggel tinggal sedikit lagi.


Ahh mending aku makan siang dulu deh, nanti baru aku lanjutin lagi. tapi ngomong ngomong itu manusia kulkas ngk makan siang kali ya.


Anggel melirik kearah Ifan. ternyata benar, Ifan masih berkutat dengan laptop nya. Anggel berjalan kearah meja Ifan.


"maaf pak, sudah jam istirahat. saya mau izin makan siang dulu."ujar Anggel sopan


"hemm"jawab ifan cuek


"bapak ngk makan siang? "tanya Anggel lagi


"tidak, kamu duluan saja"jawab Ifan tetap dengan nada dingin nya.


"kalo begitu saya duluan pak"Ujar Anggel lagi


"hhemm" jawab ifan

__ADS_1


Anggel berjalan keluar meninggalkan ruangan Ifan.


Aku makan dimana ya?. hhemm..Anggel masih berjalan mencari cari caffe terdekat.


haaa disitu aja deh. Untung tidak jauh dari kantor.


Akhirnya Anggel memutuskan makan dicaffe dekat Kantor. lumayan rami, banyak karyawan kantor yang makan disana.


Anggel memilih tempat dekat pojok, yang letak nya sangat strategis.


Setelah memesan makanan, Anggel menyantap nya dengan lahap.


"Anggel"panggil seseorang kepada Anggel


mendengar nama nya disebut, Anggel mendogak dan melihat siapa orang nya.


"Mama"jawab Anggel





Kayak nya aku makan siang dulu deh, baru ketemu sama ifan. Ahh makan makan dicaffe itu aja.Clara berjalan menuju cagar, ketika memasuki caffe Clara tercengang. karena caffe nya sangat ramai pengunjung.



kenapa ramai sekali sih?.duduk dimana ya?. Clara menyapukan pandangan nya keseluruh penjuru caffe dan menemukan satu tempat yang kosong. Dihuni oleh seorang gadis.



clara berjalan menuju meja tersebut, semakin dekat dan dekat. rasa nya clara kenal dengan gadis itu, ternyata benar dia gadis yang yang menolong nya tempo hari.

__ADS_1



"Anggel"panggil Clara


"mama" Jawab Anggel sambil tersenyum lebar.


"boleh mama duduk sini? "tanya Clara penuh harap


"Boleh dong ma, ayo duduk ma."Ajak Anggel sama clara


"makasih sayang"jawab Clara


"iya ma, mama mau pesan apa? biar Anggel pesenin"


"terserah kamu saja sayang"


Anggel memesan makanan untuk Clara. mereka menyantap makan siang dengan tenang. selesai makan Mereka ngobrol dulu karena masih ada jam istirahat.



sedangkan ditempat lain, ifan masih sibuk mengurus pekerjaan nya. Dia bahkan hampir melewatkan makan siang nya. terdengar pintu dibuka. siapa lagi yang berani membuka pintu ifan kecuali Angga sibiang kerok.



"heyy,,, lo ngk makan siang?"tanya Angga


"ngk, berkas masih banyak. lo duluan saja. dan ingat jangan pernah ngadu sama ibu peri, kalo Sampai lo ngadu, gaji lo gue potong" Ujar ifan dengan smirk andalan nya.


"sialan lo"kesal Angga sambil berjalan keluar dari ruangan ifan.



sedangkan ifan hanya tertawa melihat muka konyol sahabat nya.

__ADS_1


__ADS_2