
"(Ifan mengacak acak rambut Anggel gemes) ini tu tempat rahasia, hanya orang orang tertentu yang bisa masuk kesini. ini kali pertama nya aku bawa orang lain masuk kesini selain keluarga Atmaja. " Ujar Ifan
Anggel tersipu malu diperlakukan Ifan seperti itu.
"Masak sih? "Tanya Anggel lagi
"Iya, kamu boleh tanya Clara kalo tidak percaya" Jawab Ifan meyakinkan
Ifan mengajak Anggel berkeliling tempat itu, tidak henti henti nya decakan kagum keluar dari mulut Anggel.
"Bagaimana, kamu suka? "Tanya Ifan
"hhmm" Jawab Anggel tersenyum manis
"Ya sudah balik Yuk, kapan kapan aku akan mengajak kamu kesini lagi. " ujar Ifan
"Baiklah,,tapi janji ya" pinta Anggel dengan puppy eyes nya yang bikin Ifan gemes
"Iya" Jawab Ifan
mereka kembali ke kamar Ifan, ternyata Rey sudah selesai dan menunggu Ifan dari tadi.
"Lo, kakak dari mana sama Kak Ifan?"Tanya Rey jahil
"Adekkk"Jawab Anggel manja
Ifan dan Rey tertawa melihat tingkah ngegemesin Anggel. Rey sampai terpana melihat Ifan tertawa. Dia tidak pernah mihat ifan tertawa lepas seperti itu.
__ADS_1
" kenapa dia sangat tampan jika lagi tertawa gitu"monolog Anggel dalam hati
"sudah, Rey jangan ngeledek kakak kamu lagi. kamu tidak lihat muka nya sudah memerah,kita kebawah sekarang" Ujar ifan
"Yuk kak" Ajak Rey
mereka berjalan beriringan menuju tempat orang tua mereka.
"Rey, duduk sini nak" Ajak Huda
"Iya pa"jawab Rey
"Sekarang kamu cerita bagaimana kronologis cerita nya? " Tanya Huda penasaran
"Jadi begini pa,(Semua orang mendengarkan cerita Rey), waktu itu jam pulang. aku lagi nungguin angkot, tiba tiba berhenti sebuah mobil di depan aku, kata nya mereka di perintahkan Kak Anggel menjemput aku paket mobil perusahaan Atmaja. otomatis aku percaya dong, lalu aku masuk kedalam mobil, mereka perlahan melajukan mobil nya meninggalkan pekarangan sekolah. tidak lama setelah itu, aku dibius oleh mereka dan aku tidak ingat apa apa. saat aku terbangun tau tau nya aku sudah ada ditempat asing, dan kedua tangan aku diikat. Dan menarik nya, orang yang menculik aku sama dengan orang yang menculik kita beberpa tahun silam" Cerita Rey panjang lebar
"saya tidak tau pa, tapi saya ingat wajah nya" Jawab Rey
"masih dengan orang yang sama, aku yakin niel orang ini punya motif lain, bukti nya dia tau Anggel kerja diperusahaan Atmaja. seperti nya mereka sudah mematai matai keluarga kamu niel. dia tidak hanya ingin harta mu tapi dia juga ingin membuat keluarga mu hancur" Ujar Huda lagi menghadap Daniel
"Kamu benar Hud, sekarang aku harus lebih berhati hati" Jawab Daniel
sedangkan Ifan hanya diam mendengarkan cerita Rey, ekspresi nya tidak bisa dibaca, seolah olah dia memikirkan hal yang serius.
"Kamu tenang saja Niel, aku akan membantu kamu mencari tau siapa dia, dan aku juga akan membantu keamanan keluarga mu" ucap Huda
"makasih Hud"
__ADS_1
"ma, pa kita pulang yuk" Ajak Rey
" ya sudah, ayok. Rey pamit dulu sayang sama mama Clara dan papa Huda"Ujar Daniel lagi
"ma, pa aku pulang ya.besok besok aku kasini lagi" pamit Rey
"Iya sayang" Jawab Clara dan Huda bersamaan
"kami pamit ya" Ujar Daniel
"Iya, kenapa tidak nginap aja sih" Tanya Clara
"kapan kapan saja ya, Yul Anggel " jawab Dania
"Anggel pulang sama saya saja om, tante" ujar ifan
"Ya sudah, kami duluan ya" Ucap Daniel lagi
Daniel dan keluarga nya pulang diantar sopir keluarga atmaja
"Bentar ya, aku ngambil kunci mobil dulu" Ujar Ifan kepada Anggel
Anggel mengangguk, sedangkan Clara dan Huda kembali masuk kedalam rumah
bersambung>>
next chap~~
__ADS_1