Sayap Pelindung Anggel

Sayap Pelindung Anggel
Meminta Restu


__ADS_3

Clara sudah siap begitupun dengan anak dan suami nya. Tinggal menunggu kedatangan keluarga Anggel dan Ifan. Dari arah luar terdengar suara mobil berhenti.


"Itu pasti mereka, bi tolong buka in pintu ya"perintah Clara


"Baik buk" Jawab Bi Ijah


Bi Ijah bergegas menuju pintu masuk untuk menyambut kedatangan keluarga Anggel.


"Assalamualaikum" Ucap Daniel dari luar


"Waalaikumsalam(membuka pintu) silakan masuk pak, buk, den. Ibuk sama bapak sudah menunggu didalam" Jawab Bi Ijah


"Makasih ya bi"Jawab Dania dengan ramah


mereka berjalan masuk menghampiri keluarga Atmaja.


"Dania" Sapa Clara sambil memeluk Dania


"Clara "Jawab Clara


Sedangkan Daniel dan Huda hanya tersenyum melihat kelakuan Clara dan Dania.


"Ayo duduk dulu" Ajak Huda


mereka semua duduk dan mengobrol. orang yang mereka tunggu kedatangan nya juga belum datang.


"Sebenarnya ada apa sih Hud? "Tanya Daniel


"Aku juga Ngk tau, tunggu aja" Jawab Huda


"Ifan sama Anggel mana? "Tanya Dania


"ohh mereka"


Angga memotong pembicaraan Clara, kalo tidak, bisa bisa mama Clara bilang kalo Anggel nginap di Apartemen Ifan bukan dirumah.


"Itu ma, lagi keluar. Udah jalan kesini kok" Jawab Angga sambil mengkode mama dan papa nya

__ADS_1


"ohh gitu" Jawab Dania


"Untung mama Dania tidak curiga. mereka percaya, selamat selamat. (mengusap usap dada nya" monolog Angga dalam hati


dari arah luar terdengar deru mesin mobil berhenti. Tidak lama kemudian muncul Anggel yang diikuti Ifan dari arah belakang


"Assalamualaikum" Jawab mereka bersamaan


"Waalaikumsalam" Jawab semua orang


Ifan dan Anggel menyalimi kedua orang tua mereka.


"Kita sarapan dulu ya ma, setelah sarapan baru kita bahas" Ujar Ifan


"Ok" Jawab mama Clara


mereka semua berjalan menuju meja makan untuk sarapan. sepuluh menit kemudian mereka telah siap sarapan, dan kembali berkumpul di ruangan keluarga.


"Ada apa Fan?, kata nya ada yang mau dibicarakan? "Tanya Huda


semua orang memandang penasaran kearah Ifan. Ifan menghela nafas dan membuka suara nya. Ifan terlebih dahulu berdiri dan menghampiri Dania dan Daniel.


semua orang penasaran apa yang ingin Ifan bicarakan.


"Untuk itu izinkan Ifan menggantikan posisi mama dan papa untuk menjaga Anggel, melindungi nya, dan membahagiakan Anggel ma pa(memandang Dania dan Daniel dengan pandangan memohon). Ifan tidak bisa menjanjikan kekayaan sama Anggel, tapi Ifan janji akan memberikan banyak cinta dan tidak akan membiarkan satu tetes air mata pun menetes dipipi Anggel. Ifan mohon ma, pa izinkan Ifan menikahi putri kalian" Pinta Ifan dengan sungguh sungguh


Anggel terharu melihat kesungguhan kekasih nya, begitu pun dengan Dania dan Clara. Dania bisa melihat ketulusan dimata Ifan untuk Anggel. sedangkan Clara dia tidak menyangka putra nya telah banyak berubah.


"Papa restui, begitupun dengan mama. Tapi ingat jangan pernah bikin anak papa nangis, jika sekali saja kamu membuat anak papa nangis, maka selama nya kamu tidak akan bertemu dengan Anggel. mengerti" Peringatan Daniel ke Ifan


" Baik pa," Jawab Ifan beranjak dari duduk nya dan kembali duduk kesamping Anggel


"Jadi kapan rencana nya kalian menikah? "Tanya Huda


"Rencana nya minggu depan Pa, ma(melihat kearah orang tua mereka), semua persiapan hampir selesai. aku sudah menyiapkan nya jauh jauh hari" Jawab Ifan


Huda bangga dengan putra nya, gesit bertanggung jawab.

__ADS_1


"Jadi itu yang membuat lo sibuk akhir akhir ini? "Tanya Angga


"Hhmm" Jawab Ifan cuek


"Yaa tinggal gue dong yang jomblo abadi(dengan muka memeles), Anggel nanti pas acara pernikahan lo jangan lupa undang teman teman lo ya, kenalin sama gue kali aja salah satu diantara mereka jodoh gue"Celetuk Angga


"Hahahahaha"semua orang tertawa mendengarkan omongan Angga.


"Kamu ini ada ada saja ngga" Ujar Huda disela sela tawa nya.


mereka semua lanjut ngobrol tentang rencana pernikahan Ifan dan Anggel.


"Ma, pa kita keatas bentar ya." Pamit Ifan sambil mengajak Angga dan Rey


"sebentar ya"bisik Ifan ke Anggel


sesampai nya di kamar Ifan, Ifan membawa Rey dan Angga keruang kerja nya.


"Angga lo cari tau siapa dalang dari kejadian kemaren" perintah Ifan dengan pandangan amarah.


sebenarnya sudah dari kemaren dia emosi, cuma dia tahan karena ada Anggel.


"Rey, apa kamu masih ingat wajah orang yang menculik kamu kemaren? "Tanya Ifan


"masih kak" Jawab Rey


" Bagus, coba kamu lihat ini(menunjukan Photo pak Wibowo) apakah ini orang nya? "Tanya Ifan memastikan


"Benar Kak, dia lah orang yang menculik aku waktu itu dan beberapa tahun silam" Jawab Rey


"ok. Terjawab sudah. ternyata dia sudah memulai Star nya, bagus. Rey kamu pakai ini dimana pun dan kapan pun(memberikan sebuah alat yang berbentuk jam). Ini bisa mendeteksi keberadaan kamu dan bisa merekam suara disekeliling kita. Ingat jangan pernah lepaskan. Jika kejadian yang sama terulang lagi, maka kakak dan keluarga bisa dengan cepat menemukan keberadaan kamu" Ujar Ifan


Angga hanya tersenyum bangga dengan sifat Ifan. meskipun terlihat kejam, tetapi dia sangat menyayangi keluarga nya.


"Baik Kak, terimakasih kak" Jawab Rey


setelah beberapa menit mengobrol mereka kembali kebawah untuk bergabung dengan anggota keluarga yang lain.

__ADS_1


bersambung>>


next chap ~~


__ADS_2