
Tidak terasa ternyata aku sudah lama tertidur. aku lihat Ifan masih tertidur sambil bersandar di bahu aku. apa dia capek kali ya tertidur seperti itu?. ohh iya Ifan kan ada pertemuan nanti siang, sedangkan ini sudah menunjuk kan jam makan siang. bagaimana ini?, apa aku bangunkan saja ya?. tapi kayak nya dia tidur pulas banget, tapi kalo tidak dibangunkan bisa bisa dia telat lagi.
"Fan bangun, ini sudah siang. kamu ada pertemuan nanti siang, nanti kamu telat lo"
kenapa dia tidak bangun bangun sih. bukan nya bangun dia malah tambah nyenyak tidur nya sambil memeluk aku.
deg.. deg.. deg.. jantung ku. lagi lagi tidak bisa terkontrol jika didekat Ifan.
Apa aku jatuh cinta sama Ifan?. Tapi apa mungkin?. Aku yang bukan siapa siapa?.
Anggel jadi sedih sendiri membayangkan nasib nya. Dia merasa tidak pantas menyukai Ifan. Saat Anggel terlarut dalam femikiran nya, tiba tiba Angga masuk kedalam
"Ya ampun, dia belum bangun bangun juga?, nyenyak sekali dia tidur dibahu kamu Anggel" Ujar Angga heran
"mungkin dia kecapek an Kak, aku sudah berusaha membangunkan dia dari tadi, tapi tidak berhasil. " jawab Anggel
"biar kakak yang coba nggel" ucap Angga dengan senyum misterius
"123, Ifan Anggel diculik fan" Teriak Angga keras
"Apaan??( langsung berdiri dan mengambil kunci mobil nya), ayo kita cari Ngga, dan cepat panggil agen rahasia kita untuk melacak keberadaan Anggel, cepat Angga" perintah Ifan kalang kabut
Angga dan Anggel sudah menahan tawa dari tadi melihat kelakuan Ifan. Ifan tidak sadar orang yang mereka bicarakan ada disamping dia berdiri. Angga sangat gemas dengan tingkah Ifan, dia berjalan kearah Ifan dan
plakkk, Angga menggeplak kepala Ifan sekali.
__ADS_1
"Sialan lo"Ujar Ifan kesal
"Siapa suruh tidur kelamaan, emang dari tadi lo tidur dimana coba? maka nya kalo tidur itu jangan kebo. Anggel sudah berusaha membangunkan lo dari tadi tapi lo tidak bangun bangun" Ujar Angga kesal
"Anggel?(Menoleh kesamping kanan nya ternyata Anggel disana duduk dengan menahan tawa),, Jadi lo bohongin gue dari tadi? "Tanya Ifan dengan nada kesal
"menurut lo" Tanya Angga jahil
"Sialan lo Ngga"
"Sudah sudah jangan ribut, kak sekarang kakak balik aja dulu keruangan kakak dan menyiapkan berkas yang kakak punya, biar Ifan aku yang urus. " Ujar Anggel menengahi perdebatan Angga dan Ifan yang tak kunjung berakhir
"terimakasih anggel, kamu memang baik cantik lagi" melirik jahil kearah Ifan
Sedangkan Ifan memandang tajam kearah Angga. Angga tidak peduli dia berjalan keluar sambil berkata
"Iya kak"
"Kamu siap siap, cuci muka dulu. aku akan mempersiapkan berkas berkas nya. " perintah Anggel pada Ifan
"baik lah"
beberapa menit kemudian Ifan sudah siap dan Rapi dengan setelan jas nya.
"Sudah siap, ya sudah hati hati" ucap Anggel dengan senyum manis
__ADS_1
"Kamu tidak ikut?, entah kenapa perasaan aku Ngk enak"
"tidak bisa, pekerjaan aku numpuk. Lagian aku lapar belum makan siang" Ujar Anggel lagi
"Ya sudah, aku pergi. hubungi aku jika terjadi sesuatu" perintah ifan
"Heemm"
selepas kepergian Ifan, Anggel berjalan menuju kedapur untuk mengambil minuman, tapi tiba tiba ada seseorang menarik nya kearah Gudang.
"Apa apa ini" Tanya Anggel kesal
"Diam"ujar Monik
tidak lama Lisa muncul digudang dengan wajah angkuh.
"Kerja bagus" Ucap Lisa
Plakkk,, Plaakk,, plaakk,, Lisa menampar Angel beberapa kali sampai bibir Anggel berdarah.
tidak hanya itu, dia menarik rambut anggel kebelakang,
"saya sudah peringatkan kamu, tapi apa ternyata kamu tidak mengindahkan nya. Dasar cewek murahan, brukk(mendorong Anggel hingga terbentur di lemari dan terduduk)
bersambung>>
__ADS_1
next chap~~