
Daniel sedang berusaha menghubungi teman teman nya Anggel, tapi satu pun tidak ada yang tau Anggel dimana. Jangan sampai kejadian itu terulang kembali. Saat Daniel berfikir keras kemana Angel pergi tiba tiba Telefon nya berbunyi.
klikkk..
"Hallo pa" Ucap Ifan
"Iya Fan, kenapa? "Tanya Daniel
"ini pa, saya cuma ingin kasih tau kalo Anggel lembur dan nanti Anggel nginap dirumah Mama, Papa sama mama jangan khawatir. Anggel tidak apa apa." Jelas Ifan diseberang sana
mendengar putri nya baik baik saja Daniel jadi lega. Anggel berada ditangan yang tepat.
"Syukurlah, Anggel sama kamu. ya sudah tidak apa apa, jagain putri papa Fan" perintah Daniel tegas
"Iya pa" Jawab Ifan dan mematikan Telfon nya
selesai menerima telfon dari Ifan, Daniel berjalan kearah anak dan istri nya.
"Sayang" Panggil Daniel setelah sampai dihadapan Rey dan Dania
"Bagaimana mas" Tanya Dania dan diangguki Rey
"Anggel tidak kenapa kenapa, dia sekarang ada dikantor untuk lembur. dan kata nya malam ini dia nginap di tempat Clara " Jelas Daniel
"Dari mana kamu tau mas" tanya Dania heran
"Ohh itu tadi Ifan telfon papa" Jawab Daniel lagi
"Alhmdullah, Anggel berada ditangan yang tepat" Ucap Dania lega
__ADS_1
"Kamu benar sayang"
"Ya sudah, ayuk kita istirahat. sayang kamu juga tidur gih(mengusap sayang kepala Rey), nanti kamu sakit, ingat besok kamu harus bangun pagi" Perintah Dania dengan penuh kasih sayang
"Iya ma cup, cup(mencium pipi kedua orang tua nya) Rey tidur duluan ya" Ujar Rey dengan senyum manis nya
Tidak lama kemudian disusul oleh Daniel dan Dania.
Hari sudah menujukan jam sembilan malam, tapi dari tadi Anggel belum bangun juga. Ifan dan Angga masih menunggu Anggel bangun.
"Ngga lo pulang aja dulu, biar gue yang nungguin Anggel. bilangin sama mama, gue nginap di Apartemen saja" Ucap Ifan
Angga menatap Ifan dengan penuh curiga.
Bukk,, Ifan menimpuk kepala Angga dengan bantal.
Angga hanya cengengesan mendengar ucapan Ifan. ternyata itu anak tau apa yang dia fikirkan.
"Yaaa siapa tau aja kan, secara ni ya Anggel cewek cantik Berdua an dengan lo disebuah rumah. siap coba yang ngk berfikir macam macam. kali aja Kan lo khilaf, eh malah ingin memberi mama cucu duluan " Ujar Angga cuek
"Sialan lo. lo fikir gue cowok apa a?" Jawab Ifan kesal
"Okay, gue cabut yak(berjalan menuju pintu dan membuka nya) "
sebelum membuka pintu, Angga berbalik dan berkata
"Fan, Ingat jangan lupa pesanan cucu mama" Ujar Angga jahil dan cepat cepat berlari keluar sambil tertawa ngakak
Ifan melemparkan bantal kearah pintu,
__ADS_1
bukkk
"Sialan lo" Teriak Ifan kesal
"Eghhhmm" Lenguh Anggel dalam tidur nya
mendengar suara Anggel, Ifan bangkit dan berjalan kearah Anggel. Dia memperhatikan pergerakan Anggel, tidak lama kemudian kedua kelopak mata Angel terbuka.
"Aku dimana? "Gumam Anggel pelan
Anggel mencoba mengingat ingat kejadian yang dia lalui. dibully dan dikunciin di gudang
setelah nya Ifan datang menyelamatkan dia. Ahh sekarang dia ingat, tapi dimana Ifan?
"Ifan " Ujar Anggel sambil berusaha duduk
tapi sebelum itu terjadi sebuah tangan nan kokoh menahan nya. Anggel menoleh dan ternyata itu Ifan
"Ifan" Ucap Anggel dengan ekspresi senang
"Iya ini aku. kamu jangan banyak gerak dulu, sebentar(berdiri dan mengambil obat diatas meja kerja nya dan kembali kearah anggel) kamu minum ini dulu" perintah Ifan
bersambung>>
next chap~~
jangan lupa, like, and Vote nya ya teman teman. terimakasih.
happy reading,,🤗🤗
__ADS_1