
Sesampai nya di kantor, Ifan langsung menuju ruangan nya. Ifan memeriksa beberapa berkas yang butuh tanda tangan nya.
Tok.. tok..
"Masuk"ujar Ifan dingin
"maaf pak mengganggu, diluar ada yang mencari bapak, kata nya teman dekat bapak"Ujar karyawan tersebut
''..siapa ya.. ''monolog ifan dalam hati
"kamu boleh keluar, dan suruh orang itu masuk"ujar Ifan tegas
"baik pak, saya permisi pak"Membungkuk lalu keluar dari ruangan Ifan
diluar,,
"Silahkan masuk nona"Ujar karyawan tersebut
Siska berjalan dengan angkuh tanpa mengucapkan terimakasih sama karyawan tersebut.
"hallo Ifan, lama tidak bertemu"ujar Siska sok manja
Ifan mendogak keatas melihat siapa yang memanggil nya.
''..Ternyata dia lagi.. ''ujar ifan dalam hati
"ada keperluan apa"Ujar Ifan dingin tanpa melihat kearah siska
"tidak ada, aku hanya ingin melihat lihat saja"Ujar Siska
"saya masih banyak pekerjaan, jadi lain kali saja" Ujar Ifan lagi
"Ngk apa apa, kamu lanjutin saja pekerjaan kamu. aku hanya duduk disini tidak ganggu kok. "Ujar Siska lagi
sebenar nya Ifan mau ngusir cewek gila ini, tapi dia tahan dulu, sampai waktu nya.
__ADS_1
"Fan, ini jadwal lo hari ini"ujar Angga tanpa tau ada orang lain didalam ruangan Ifan
"Hhemm"jawab Ifan cuek
Angga berjalan kearah Ifan, dan meletakan jadwal Ifan diatas meja nya.
Ketika Angga hendak keluar, dia menoleh kearah salah satu tempat duduk diruangan Ifan,
"Eh ada tamu"Ujar Angga misterius
Ifan mendelik tajam kearah Angga.
"hallo Angga"Ujar Siska sok ramah
"iya, hallo nona Siska, saya permisi dulu"Ujar Angga cuek sambil berlalu pergi dari ruangan Ifan
Ifan bukan nya memeriksa berkas, dia malah asyik berkirim pesan sama Anggel
'*gimana tangan kamu'tanya Ifan
'sudah tidak apa apa, kayak nya besok dah bisa masuk kerja deh'Rayu Anggel
'Ngk apa apa kok'jawab Anggel lagi*
sedangkan Siska kesal tidak digubris Ifan.Ifan malah sibuk dengan pekerjaan nya.
''lihat apa sih dia diHp nya, kenapa senyum senyum gitu? malah aku dicuekin lagi''monolog Siska dalam hati
Siska bangkit dari duduk nya dan berjalan kearah Ifan.
Ifan bukan nya tidak tau siska berjalan kearah dia, dia tau. Tapi dia cuek cuek saja
"Fan, temani aku jalan jalan yuk"ajak siska
"maaf, saya tidak bisa"jawab Ifan dingin
__ADS_1
Ifan mengirim pesan ke Angga
'keruangan gue sekarang, selamatkan gue dari nenek sihir. cepetan, kalo ngk gaji lo gue potong'isi pesan Ifan
sedangkan Angga ngakak melihat isi pesan Ifan. Dia bangkit dari tempat duduk nya dan berjalan menuju ruangan Ifan. Angga masuk saja tanpa mengetuk pintu dulu.
"Ifan, kita ada pertemuan dengan salah satu klien dari Thailand. jadi lo harus siap siap, sebentar lagi Dia sampai''Ujar Angga bohong
"ok, kita bertemu dimana"tanya Ifan mengikuti akting Angga
"Ditempat biasa"jawab Angga kalem
Angga melirik kerah Siska, dan berkata
"maaf nona Siska, Pak Ifan saya pinjam sebentar"Ujar Angga dengan senyum evil nya
"baik lah, Kalo begitu saya pulang saya. Lain kali kamu harus nemani saya jalan jalan"Ujar Siska Genit
Angga pingin muntah mendengar ucapan Siska. Lain hal nya dengan Ifan, dia malah cuek saja dan tetap memasang wajah datar nya.
Siska melangkah pergi dari ruangan Ifan. selepas kepergian Siska, Angga tertawa lepas. Dia sampai memegang perut nya karena tertawa
"Ngk lucu"Ujar Ifan memandang tajam Angga
"Hahahahaha benar benar beruntung lo fan ditaksir nenek sihir(masih dengan tertawa) jangan jangan lo juga suka ya? "tanya Angga usil sambil menaik naikin alis nya
Ifan melemparkan buku kearah Angga, dan Angga secepat kilat menghindar dari lemparan Ifan.
"Sialan lo"Ujar Ifan kesal
"Nanti gue ceritain ah sama mama"Ujar Angga lagi sambil berlalu pergi
"awas aja lo kalo sampai lo ceritain sama mama"Ujar Ifan lagi
Angga tidak peduli, dia tetap beranjak dari ruangan Ifan menuju ruangan nya.
__ADS_1
bersambung>>
next chap~~