
Ditempat lain,
'uukhhmm'
Rey sadar dari pingsan nya, Dia melihat disekeliling nya. tempat ini begitu asing bagi nya.
"Aku dimana? Siapa yang bawa aku kasini?. Kenapa Tangan aku diikat kayak gini? "ujar Rey
tiba tiba pintu didepan nya terbuka, Masuk beberapa orang. Tapi Rey tidak mengenali siapa mereka. wajah mereka begitu asing bagi Rey. beberapa saat masuk satu orang lagi.
yang terakhir masuk, wajah nya seperti tidak asing bagi Rey. Rasa nya dia pernah bertemu,,tapi Dimana? Rey mencoba mengingat nya.
''..aku ingat dimana aku pernah melihat ini orang.. ''monolog Rey dalam hati
Flashback
"bagus, kamu bisa mendapatkan anak bodoh itu dengan mudah, ini Ambil, sisa nya nanti saya kirim, kamu jaga dia baik baik. jangan pernah terlepas, saya ada urusan sebentar" Ujar Orang itu kepada orang suruhan nya
"Baik bos"
__ADS_1
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang terus memperhatikan nya dari tadi. Ia itu mata Rey, Rey kecil yang sangat cerdas mencari cara agar bisa terbebas dari sini.
Flashback End
"iya, dia orang yang sama dengan orang yang menculik kami beberapa tahun silam. Tapi dia mau apa? apa yang dia cari? "Gumam Rey kecil
"Bagaimana anak muda, apa kau betah disini" Tanya bos mereka.
ya, yang menculik Rey orang yang sama dengan beberapa tahun yang lalu. Dia musuh dari Daniel, Dia juga yang telah mengkhianati Daniel dan dia juga yang merampas harta Daniel sampai habis. Dia adalah Wibowo, orang yang Daniel percaya pada akhir nya dia juga orang yang menghancurkan Daniel.
"Apa tujuan anda menculik saya?, anda tidak akan mendapatkan apa apa dari keluarga saya, karena kami tidak punya uang. jika Anda fikir saya dari kalangan Atas, Anda salah. saya hanya orang yang tidak memiliki apa apa" Ujar Rey dengan dingin nya
" Kamu sudah lapor polisi Niel? "Tanya Huda
"Sudah Hud, dan laporan aku tidak diterima karena belum sampai 1*24 jam. " jawab Daniel yang tidak bisa menyembunyikan kekhawatiran nya.
"Ya sudah, kamu tunggu. Ifan kamu coba tenang kan Anggel dulu, dan kamu sayang tenang kan Dania dulu. Angga kamu pergi kemarkas dan informasikan ini pada anak buah papa. Daniel kamu ikut saya"perintah Huda tegas
Ifan membawa Anggel naik menuju kamar nya, sedangkan Dania dibawa Clara ke kamar nya juga.
__ADS_1
Huda dan Daniel berjalan menuju ruang kerja Huda. sesampai nya disana, Huda menelfon beberapa detektif dan Intel untuk mencari keberadaan Rey.
"Kita tunggu perkembangan nya disini Niel, disini koneksi nya tersambung kemereka. jadi kita bisa melihat dimana saja posisi mereka. "Jelas Huda ke arah Daniel
"makasih hud"jawab Daniel
"Aku berjanji akan menemukan putra mu dan membawa nya kembali tanpa lecet sedikit pun" Ujar Huda lagi
Daniel terharu mendengar penuturan Huda,
"Terimakasih, aku tidak tau apa jadi nya jika kamu tidak membantu saya" Jawab Daniel
"Kamu seperti ke siapa saja, ingat apa yang kamu perbuat sama aku dulu. kalo bukan berkat keluarga mu dan kamu, mungkin aku tidak akan seperti sekarang" Jawab Huda
"Dan lagian kita akan jadi besanan, jadi jangan sungkan. "Ujar Huda lagi
"bhaaahaha kamu bisa aja" jawab Daniel sambil tertawa kecil
bersambung>>
__ADS_1
next chap~~