
Semenjak pulang dari cafe tadi, Ifan jadi uring uringan sendiri. Ada yang menganjal dihati nya, dan dia tidak tau itu apa. Dia baru pertama kali meraskan ini. semenjak bertemu sama gadis itu.
"Kenapa aku selalu kebayang bayang wajah perempuan tadi?.Aneh, ini gawat. padahal aku ngk kenal dengan nya. "
ifan tidak bisa pungkiri gadis yang dia temui tadi emang cantik.
mata nya yang bulat, bening indah, hidung nya yang mancung, bibir nya yang merah merona.
"Deg,, deg,, deg,,,Apa yang terjadi dengan jantung ku, kenapa setiap aku membayangkan gadis itu, jantungku selalu berdetak kencang"
ifan merasa aneh, dia sangat gelisah. dari tadi dia sudah berusaha tidur tapi tidak bisa.
lain hal nya dengan Anggel. Dia merasa sangat kesal jika mengingat kata kata cowok sombong tadi.
"Dasar cowok sombong, ya allah jangan sampai aku bertemu lagi dengan dia.mending aku tidur, besok harus bangun pagi. aku harus cari kerja supaya aku bisa bantu mama dan papa, semangat Anggel"
sambil tersenyum anggel mengangkat tangan nya.
****
pagi nya dikediaman Atmaja
Ifan sudah bangun pagi, dia harus kekantor buat meeting. setelah siap siap ifan turun kebawah mencari keberadaan kedua orang tua nya.
"Ma pa, ifan berangkat dulu. "
"iya, hati hati sayang. ini sarapan kamu mama dah siapin. Awas kalo kamu ngak makan, mama potong burung kamu"
ifan bergidit ngeri dengarin omongan mama nya. sedangkan papa nya ifan hanya tertawa mendengar ancaman istri nya buat putra mereka.
"papa diam" Ifan menatap malas papa nya
__ADS_1
"iya ma, nanti Ifan makan, tapi kok banyak gini ma?"
"ohh ituuu,,, buat anak mama satu lagi Angga. Awas kalo sampai kamu tidak memberikan nya pada Angga."
"iya ma, iya. Aku berangkat dulu, Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
****
Dikediaman Anggel,
"ma, pa, dek, anggel ngk ikut sarapan ya. Anggel telat nih mau cari kerja. "
Anggel menyalim papa mama nya dan tidak lupa juga adik kesayangan nya, setelah itu Anggel baru berangkat untuk mencari pekerjaan.
sudah setengah hari Anggel cari kerja, tapi dia dia belum menemukan nya.
"Tapi aku harus kuat, aku harus tetap berusaha demi keluarga ku. "Ujar Anggel dalam hati.
Anggel kembali melanjutkan misi nya untuk mencari pekerjaan.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Baik pak, kami setuju dengan rencana bapak" ujar salah satu investor.
"baik lah, meeting sampai sini dulu kita lanjutkan minggu depan"Ifan mnutup penjelasan nya. dan berlalu pergi dari ruangan yang diikuti angga.
"Lo emang sahabat gue fan ,pintar. Bahkan lo bisa membuat investor asing tadi berdecak kagum mendengar rencana lo. "
Ifan hanya tersenyum miring mendengar ucapan sahabat nya. sesampai nya diruangan ifan
__ADS_1
"Ini buat lo dari mama, ingat lo harus makan jika tidak ingin ibu peri ngamuk"
"Wah mama tau aja aku kangen maskan nya."
"maka nya lo pulang kerumah, mama terus ngoceh sama gue.Dan gue pusing dengar ocehan nya yang terus nyuruh lo balik kerumah"
"iya,, rencana nya sih gue mau pulang minggu ini, dan nginep"
"nah itu bagus tu"
Ifan terus mengobrol dengam Angga.
Setelah mereka siap makan, Angga kembali keruangan nya. Sedangkan Ifan kembali bergulat dengan dokumen nya. Selang beberapa menit terdengar pintu diketuk
tok.. tok.. tok..
"masuk"
"selamat siang pak"
" ada apa"
"begini pak, buk santi salah satu staf keuangan kita mengundurkan diri pak, karena dia mau pindah keluar kota ikut suami nya. ini surat pengunduran diri nya, dan untuk posisi itu sekarang kosong pak, sedangkan kita butuh tenaga kerja untuk proyek kita ini. "
Rey hanya mangguk mangguk mendengar penjelasan karyawan nya.
"kamu atur untuk penerimaan karyawaan baru, dan ingat saya tidak mau menerima kekacauan. mengerti" ucap Ifan dengan nada dingin.
"iya pak, saya mengerti.kalo begitu saya permisi pak"
"hhmmm"
__ADS_1
bersambung>>