
Ifan mengambil Handpone nya menelfon angga.
"Hallo ngga, keruangan gue sekarang"langsung mematikan HP nya
sedangkan Angga hanya menggerutu melihat kelakuan ifan yang seenak nya.
kalo bukan bos, udah gue mutilasi tu anak, apa dia tidak tau pekerjaan numpuk. main seenak nya perintah, awas saja gue kerjain dia nanti sampek rumah.
Angga keluar ruangan nya dan memasuki ruangan Ifan tanpa diketuk dulu
"Hemm ada apa"tanya Angga malas
"muka lo kenapa ngga, kusut gitu? "tanya Ifan polos
''..pakek nanya lagi dia dengan muka polos tapi datar gitu, bikin tambah kesel aja ini manusia kulkas.. ''gerutu Angga dalam hati
"Ngk apa apa, ada apa lo manggil gue? "tanya Angga lagi
"coba lo kasini, ada sesuatu yang mesti gue tunjukin sama lo"perintah Ifan serius
melihat ekspresi Ifan yang sangat serius Angga tau pasti ada yang tidak beres yang sangat mengganggu Ifan. dan Angga tau ini pasti menyangkut orang orang tersayang nya.
Ifan tidak pernah seperti ini kalo tidak menyangkut orang orang terdekat nya, orang yang dia anggap penting dalam hidup nya.
Angga berjalan menghampiri Ifan dan duduk disebelah ifan.
__ADS_1
"coba lo lihat"perintah Ifan lagi sambil memperlihatkan rekaman CCTV
Angga melihat dengan seksama rekaman tersebut, Dia sangat terkejut melihat mama nya dimaki maki. Dan lebih mengejutkan lagi dia melihat Anggel berusaha menyelamatkan mama nya dan membela mama Clara.
"kurang hajar"marah Angga tidak terima
Angga sama dengan Ifan, dia tidak terima jika mama nya disakiti.
Angga terus melihat kejadian itu sampai selesai,
"tunggu Fan, kayak nya gue kenal ini orang"ujar Angga sambil mikir
"Aaa iya, bukan nya dia anak salah satu Klien kita, Wibowo"ujar Angga lagi
Angga dibuat merinding dengan senyum Ifan, Angga tau macam tidur telah bangun. Siap siap saja menerima konsekuensi nya untuk orang yang membangunkan nya.
"baiklah"jawab Angga
"kita ikuti permainan nya Siska, sampai saat nya. Dorrr...dia akan hancur sendiri"ujar nya dengan ekspresi tidak terbaca
"hhmmm,, tapi lo harus hati hati, jangan sampai ini berimbas kepada keluarga kita. "
"hhmm gue paham"jawab Ifan lagi
"ok, sekarang lo temani gue ketempat mama, dia kata nya ada dirumah temannya. "ujar ifan lagi
__ADS_1
"ok"
Dikediaman Anggel, mereka masih mengobrol santai.Dari luar terdengar orang mengucap salam
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"jawab mereka bersamaan
"Kamu sudah pulang mas? "tanya Dunia sambil mencium tangan suami nya
"iya sayang. wah kita kedatangan tamu(melirik kearah Huda dan Cara) tapi kok kamu tidak asing ya?(menunjuk Huda dan berfikir). Ah iya,, kamu Huda teman kuliah saya dulu."jelas Daniel
"aaahhh kamu daniel?" tanya Huda
"iya bro"jawab Daniel sambil tertawa kecil
"gila ya,, aku Ngk nyangka kita dipertemukan dalam keadaan kayak gini(Huda berdiri dan merangkul Daniel). kamu kemana aja Niel?. kok bisa keadaan kamu kayak gini? "tanya Huda setelah melepas rangkulan nya.
Clara, Dania dan Anggel hanya terbengong bengong melihat Huda dan Daniel. Mereka tidak menyangka ternyata Daniel dan Huda dua orang yang sudah saling kenal.
"Cerita nya panjang huda"jawab Daniel dengan raut wajah sedih
bersambung>>
next chap~~
__ADS_1