
"Anggelll, inii" Ucap Ifan pelan
"love you too" Jawab Anggel malu
"Kamu serius? " Tanya Ifan memastikan
"Hhemm"Angguk Anggel
Ifan langsung membawa Anggel kepelukan nya.
"Terimakasih sayang, cup" mencium puncak kepala Anggel
Ifan melepaskan pelukan nya dan kembali melanjutkan perkataan dia yang tertunda. Ifan kembali jongkok.
"Aku tau ini terlalu cepat, baru beberapa menit yang lalu aku menyatakan cinta dan sekarang aku bilang ini. Anggel aku ingin kamu satu satu nya wanita setelah mama aku yang menjaga aku, bersama sama berjuang dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Aku ingin kamu wanita satu satu nya tempat aku pulang ketika aku lelah, tempat aku bersandar ketika aku ada masalah, wanita satu satu nya yang membantu aku berdiri ketika aku terjatuh. Wanita satu satu nya yang akan menjadi ibu dari anak anak aku kelak. Aku tidak ingin menunda nunda lagi, aku ingin memiliki kamu seutuh nya, Anggel Will you marry me?" Ucap Ifan sambil menyodorkan sebuah cincin kearah Anggel
Anggel terharu mendengar perkataan Ifan, air mata nya sudah tumpah dari tadi. Anggel menyodorkan jari nya dan berkata
"Yes, I do" Jawab Anggel dengan senyum tulus nya
mendengar jawaban Anggel, Ifan jadi lega dan tentu nya sangat bahagia. Dia mengambil cincin tersebut dan memasangkan nya di jari manis Anggel.
"Perfect, Sangat cocok dijari kamu yang indah ini. Terimaksih sayang sudah mau menerima aku. I love you" Ucap Ifan pelan sambil membawa Anggel kepelukan nya
__ADS_1
"terus, bagaimana dengan orang tua kita fan" Tanya Anggel
"Aku yakin, jika mereka tau aku ngelamar kamu pasti kedua mama kita akan loncat bahagia. " Ucap Ifan dengan senyum yang mengembang
"Hhheemm semoga, kapan kita kasih tau? "Tanya Anggel
"besok pagi, aku tidak mau lama lama. minggu depan kita menikah, aku ingin memiliki kamu seutuh nya" Bisik Ifan ditelinga Anggel
"Iihh kamu ini(memukul pelan dada Ifan) Aku malu" Ucap Anggel dengan muka memerah
Ifan hanya tertawa kecil melihat tingkah Anggel.
"Ya sudah, ayo kita tidur(merebahkan Anggel ketempat tidur lalu diikuti oleh nya) Besok kita harus bangun pagi dan memberitahukan kabar gembira ini" Ucap Ifan lagi sambil membawa Anggel kepelukan nya.
"Anggel"Panggil Ifan dengan suara berat
Ifan jadi bergairah sendiri mencium aroma tubuh Anggel, mungkin ini gejolak cinta nya yang terpendam selama ini. Tapi dia berjanji hanya akan menyentuh Anggel setelah Anggel sah menjadi istri nya.
"Iya kenapa" Jawab Anggel mendogak keatas
"Bolehkah" Ucap Ifan sambil mendekatkan wajah nya kearah Anggel.
Anggel yang mengerti maksud Ifan memejamkan mata nya menunggu apa yang akan dilakukan Ifan. sedangkan Ifan tersenyum melihat tingkah Anggel.
__ADS_1
"Cup" Ifan mencium bibir Anggel
untuk beberapa menit Ifan mendiamkan nya, selanjut nya Ifan ******* bibir atas Anggel dan secara bergantian bibir bawah Anggel. Rasa manis dari bibir Anggel tidak bisa membuat Ifan berhenti. Ifan makin dalam mencium Anggel. Sampai nafas Anggel terengah engah.
"Euughh" Lenguh Anggel
Ifan tetap mencium Anggel, Anggel memukul bahu Ifan pelan pertanda nafas nya sudah habis
"ehhh cup" Ifan mengakhiri ciuman nya
"aaahhh hhmm(Nafas Ifan terputus putus) kita harus hentikan sayang, sebelum aku kebablasan(mengusap bibir dan pipi Anggel secara bergantian), aku tidak mau merusak kamu sebelum kita menikah. Kita harus tidur sekarang(menarik selimut dan menyelimuti tubuh mereka)" Ucap Ifan
Anggel sangat terharu dengan perlakuan Ifan, ternyata Ifan sangat menjaga kehormatan dia. Anggel beringsut kedalam pelukan Ifan dan mendekap Ifan dengan erat.
"Terimakasih" Ucap Anggel tulus
"Iya sayang, ayo kita tidur" Jawab Ifan dan mendekap Anggel tidak kalah erat nya.
Anggel tersenyum mendengar jawaban Ifan. perlahan dia memejamkan mata nya dan perlahan menuju ke alam mimpi. Lima menit kemudian Anggel tertidur, Ifan tersenyum melihat Anggel sudah tidur pulas.
"Cup(mencium kening Anggel)good night sayang" Ucap Ifan sambil menyusul Anggel kealam mimpi
bersambung
__ADS_1
next chap