Sayap Pelindung Anggel

Sayap Pelindung Anggel
Rencana jahat siska


__ADS_3

Seminggu berlalu sejak kejadian penculikan Anggel, dan para penjahat nya sudah di kasih ganjaran. Tinggal menangkap otak dari penculikan tersebut.


Ifan sedang mengadakan rapat rutin bulanan. Sedangkan Anggel mencatat rangkuman dari hasil rapat begitu pun dengan Angga.


lima belas menit rapat berlangsung akhir nya selesai juga.


"Gue duluan ya" pamit Angga kepada Anggel dan Ifan


"Iya kak/hhmm"


Anggel dan Ifan terus berjalan menuju ruangan mereka.


"ohh iya sayang, nanti siang aku ada rapat bersama Siska dan pak wibowo" Ujar Ifan


"Tak apa" Jawab Anggel


"Kamu mau ikut? "Tanya Ifan


Ifan tidak mau gara gara ini mood bumil jadi berantakan.


"Emang boleh? "Tanya Anggel


"boleh dong" Jawab Ifan dengan senyum manis nya


"Terimakasih" Jawab Anggel


Mereka terus mengobrol sampai keruangan mereka.


"Hallo Ifan, Anggel" Sapa Siska sok akrab


Ifan dan Anggel jadi kaget karena melihat tamu tidak di undang diruangan mereka.


"ada apa? "Tanya Ifan tegas


"ingin berkunjung saja" Jawab Siska santai


Anggel kembali duduk ke meja kerja nya.


"Fan kita jalan yuk" Ajak Siska lagi


"Saya masih banyak kerjaan" Jawab Ifan cuek


"Ayo lah" Siska menarik Ifan ke luar ruangan

__ADS_1


"Lepaskan" Ujar Ifan dingin dan menghempaskan tangan siska


"Bisa tolong pergi, saya masih banyak pekerjaan. Dan saya merasa sangat terganggu" Ujar Ifan dingin


Siska pergi dengan wajah yang kesal.


"awas saja kamu" Ujar Siska marah dalam hati


Ifan kembali keruangan nya.


"Kenapa kembali lagi" Tanya Anggel jutek


"Ya ampun sayang, kamu cemburu? " Tanya Ifan jail


"Ngk" Jawab Anggel malu malu


Skip


" Sudah siap? "Tanya Angga kepada Anggel dan Ifan


"Sudah " jawab mereka bersamaan


"Kenapa perasaan aku Ngk enak ya? "gumam Anggel pelan


"Tidak ada" Jawab Anggel


Sebenar nya Ifan dengar apa yang di katakan Anggel, sebab dia juga merasakan perasaan yang tidak enak. Ifan merasa bakal ada sesuatu yang terjadi. Ifan dan Anggel berangkat dengan satu mobil sedangkan Angga berangkat sendirian.


sesampai nya di Restauran mereka langsung masuk ke ruangan VIP yang mereka pesan.


"Selamat siang pak wibowo nona Siska" Ujar Angga sesampai nya di sana


"Selamat siang pak Angga, pak Ifan, silahkan duduk" Ajak pak wibowo


Angga duduk, sedangkan Ifan malah menarik bangku dan menyuruh Anggel duduk duluan. perlakuan Ifan kepada Anggel tidak pernah terlepas dari pandangan Siska dan pak Wibowo.


Siska dan papa nya berbicara dengan isyarat mata nya, seolah olah mereka bilang


" Dia siapa? "Tanya Pak wibowo dengan mata nya


"Saya tidak tau pa" Jawab Siska dengan isyarat mata nya


setelah mempersilahkan Anggel duduk baru Ifan duduk.

__ADS_1


"Bisa kita mulai? Tapi sebelum itu bapak tidak mengenalkan kami kepada Nona cantik ini" Ujar Pak wibowo sambil pura pura bercanda


"Oh, ini Anggel asisten pribadi saya" Jawab Ifan tegas


"Ohh baiklah kita mulai"


Semua nya mulai membahas kerja sama mereka, Angga dan pak wibowo saling berdiskusi sedangkan Anggel mencatat hal yang dia anggap penting. sesekali Siska ikut menimpali, lain hal nya dengan Ifan dia malah asyik memandangi wajah Istri nya. Tingkah Ifan tersebut tidak lepas dari pandangan Siska.


"Kurang ajar, awas saja akan aku singkirkan wanita sialan ini untuk selama lama nya" Ucap Siska penuh amarah dalam hati


kurang lebih setengah jam mereka diskusi, baru lah menemukan titik terang nya. Mereka memesan makanan, sedangkan Angga undur diri duluan karena dia ada keperluan mendadak. Tinggallah Anggel dan Ifan yang ikut dalam jamuan makan nya.


"Aku kebelakang sebentar" Pamit Anggel


"hhmm" Jawab Ifan dengan senyum manis nya


Lagi lagi Siska benci melihat perlakuan Ifan kepada Anggel.


"Awas saja" Batin Anggel kesal


Anggel perlahan berjalan menuju WC, tiba tiba Wibowo mengkode Siska untuk melakukan rencana mereka. Siska yang paham juga pamit kebelakang.


Siska bukan nya ke WC, tapi dia ke bagian dapur Restauran. Siska mencampurkan beberapa obat perangsang ke dalam makanan Ifan.


"Kamu berikan ini kepada bapak yang disana(menunjuk kearah Ifan) pastikan dia yang meminum nya, paham" Ujar siska


"baik buk" Jawab pelayan


"Ini buat kamu" memberikan seikat uang ratusan.


Pelayan tersebut melaksanakan perintah siska.


Siska perlahan keluar menuju dapur dan berjalan menuju WC, dia menelfon seseorang


"Rencana A batal, lanjut rencana B. laksanakan perintah sesuai yang gue bilang kemaren" Ujar Siska kejam


"Baik"


"Terima akibat nya jika berani menghalangi rencana siska" Ujar Siska dengan senyum licik nya


bersambung>>


next chap~~

__ADS_1


__ADS_2