Sayap Pelindung Anggel

Sayap Pelindung Anggel
Dennis Fanel Atmaja


__ADS_3

Anggel PoV:


Aku sangat bahagia, tidak ada yang dapat menggambarkan betapa bahagia nya aku sekarang. Anak yang aku jaga dan pertahankan selama ini akhir nya lahir dengan selamat. Tidak ada yang lebih membahagiakan bagi seorang ibu selain melihat anak nya lahir dengan selamat.


Terlebih melihat ekspresi kebahagiaan yang terpancar di wajah Ifan, tambah membuat aku bahagia.


"ngomong ngomong nama nya siapa nak?"Tanya Daniel kepada putri nya


Anggel melirik kearah Ifan dan berkata


"Semua aku serahkan kepada Ifan"


Ifan yang asyik bermain dengan anak nya mengangkat kepala,


"Aku(menunjuk diri sendiri) Kamu serius sayang? "Tanya Ifan memastikan


"Ya, aku serius"


"Baiklah, aku akan kasih nama dia Dennis Fanel Atmaja" Ujar Ifan sambil memandang anak nya penuh cinta


"Dennis Fanel Atmaja, nama yang indah"


"Welcome Dennis Fanel Atmaja" Ujar mereka satu persatu


"Welcome Baby Dennis" Ujar Anggel halus


"Apa kamu suka sayang? "Tanya Ifan memastikan


"Ya, aku suka sayang. Nama yang sangat indah"


mereka terus mengobrol, hingga malam datang. Satu persatu mereka izin untuk pulang, tinggal Ifan Anggel dan baby mereka.


"Sayang, kamu sekarang istirahat biar cepat pulih. Kamu tidak ingin cepat cepat main dengan Baby Dennis? "


"Iya sayang"


Anggel tersenyum lembut kearah suami nya, betapa beruntung nya Anggel menjadi istri dari seorang Ifan. Tidak hanya paras nya yang tampan, tapi hati nya seperti malaikat.


"Kenapa senyum senyum gitu sayang? "Tanya Ifan heran


Dia heran melihat kelakuan istri nya, di suruh tidur malah senyum senyum seperti itu ke arah dia. Apa dia berniat ingin menggoda nya.


"Tidak, terimakasih karena mau menerima aku menjadi istri kamu. Terimakasih karena sudah jadi suami yang bertanggung jawab, perhatian dan penuh cinta. Terimakasih juga karena telah menyayangi aku dan baby Dennis. Aku tidak tau harus bagaiman mengungkapkan rasa terimakasih itu, yang pasti aku beruntung memiliki kamu."


mata Anggel berkaca kaca mengucapkan kalimat itu, dia sangat bahagia menjadi salah satu bagian terpenting dalam hidup pria di depan nya ini.


Ifan tersenyum tulus melihat istri nya, dia beranjak dari duduk nya dan memeluk Anggel pelan sambil berkata.


"Sayang kamu tau, aku yang lebih beruntung memiliki kamu. Kamu wanita satu satu nya yang pantas berada di sisi aku, kamu wanita satu satu nya yang pantas jadi ibu dari anak anak aku, dan kamu wanita satu satu nya yang pantas jadi menantu di keluarga Atmaja. Bukan karena wajah kamu yang cantik(memandang Anggel dengan pandangan memuja) Tapi karena hati kamu yang baik. Tidak peduli kamu tersakiti, yang penting kamu bisa menolong orang lain. Rela mengorbankan kebahagian diri sendiri demi orang lain, itu yang membuat aku jatuh cinta sama kamu sayang. Jika kamu bilang kamu beruntung memiliki aku, maka aku akan bilang aku jauh lebih beruntung bisa memiliki kamu. Kamu pusat dunia ku, jadi jangan pergi kemana pun"

__ADS_1


Anggel sudah menangis haru karena perkataan Ifan. Anggel bisa melihat ketulusan dalam ucapan nya itu.


"Terimaksih"


"Tidak usah berterimakasih sayang, dalam cinta tidak ada kata terimakasih" Jawab Ifan lagi


"Ya sudah sekarang waktu nya istirahat, aku akan menunggu kamu dan baby di sana" menunjuk Sofa di depan tempat tidur di samping ranjang Baby Dennis.


"Baiklah"


"Cup(mencium sekilas bibir Anggel) good night sayang"


"Night sayang" Jawab Anggel dengan senyum manis nya


beberapa menit kemudian Anggel dan Ifan sudah tertidur pulas.


Skip


Pagi nya Ifan terbangun karena tangisan anak nya.


"Baby kamu kenapa? kamu haus ya? "Tanya Ifan


"Baiklah, mari kita ke mommy. kamu akan memulai minum ASI pertama kamu nak"


Ifan menggendong Dennis dan membawa nya ke arah Anggel


Anggel bangun dan berusaha untuk menyandar yang di bantu oleh Ifan.


"Sini kasih sama aku"


Ifan memberikan Dennis kepada Anggel, Anggel dengan sigap membuka kacing baju nya dan mengarahkan dennis untuk meminum ASI nya. Dennis sangat lahap meminum Air ASI, Anggel terkikik geli melihat kelakuan Dennis.


Sedangkan Ifan meneguk ludah kasar melihat pemandangan yang ada di depan nya. Yang mana di sana terdapat Aset Anggel yang sebelum nya milik dia sekarang harus berbagi kepada putra nya.


"Seksi sekali" Ujar Ifan dalam hati


Ifan memutuskan untuk bersih bersih, dia tidak ingin jika dia lama lama di sana bisa bisa Ifan menerkam istri cantik nya itu. Kan Ngk etis orang baru melahirkan masak mau di hajar juga.


sepuluh menit kemudian Ifan keluar dari kamar mandi. Dia lebih kelihatan Fres setelah mandi. Ifan melangkah ke arah Dennis dan Anggel.


"Cup, cup" Ifan memberikan kecupan selamat pagi kepada anak dan istri nya


Dikediaman Angga dan Fara


"Sayang, aku ke kantor dulu ya. kamu hati hati di rumah, ingat jika terjadi sesuatu cepat hubungi aku" Nasihat Angga Kepada Fara


"Iya sayang" Jawab Fara dengan senyum manis nya


Angga melangkah keluar dan memasuki mobil nya, Angga menjalankan mobil tersebut dengan kecepatan sedang menuju ke kantor. Sesampai nya di kantor, ternyata sudah ada orang yang menunggu nya diruang tunggu.

__ADS_1


"Dengan pak Angga"


"Iya, saya sendiri. Ada apa ya pak? "Tanya Angga


"Begini, kami dari Agen detektif yang di sewa oleh bapak Huda untuk mencari tau sumber masalah yang menimpa nona Anggel, dan kami telah menemukan titik terang nya pak"


"jadi? "


"Iya, pelaku sudah di tangkap sekarang berada di kantor polisi, bapak bisa lihat siapa orang nya."


"Terimaksih" Ujar Angga sopan


setelah memberikan laporan tersebut, para detektif tadi beranjak keluar dari ruangan Angga. Sedangkan Angga bergegas pergi untuk mengurus permasalahan ini.


di keluarga Daniel


"Sayang, hari ini kamu sekolah? "Tanya Dania


"Iya ma"


"Kamu bawa ini(memberikan bekal kepada Rey) mama sudah siapkan buat kalian. Satu untuk kamu dan satu buat papa"


"Tapi ma, aku bukan anak kecil lagi"


"iya sayang, apa yang di bilangin Rey itu benar"


Dania mendelik tajam kearah Daniel dan Rey.


Akhir nya Rey dan Daniel menyerah sebelum Ibu peri merubah menjadi nenek sihir.


"Baiklah sayang, kita bawa deh. iya kan rey" Daniel memberi kode kepada Rey untuk mengiyakan nya. Rey yang mengerti maksud papa nya hanya mengangguk


"Nah, pintarr" Ujar Dania dengan senyum penuh kemenangan.


"Kita berangkat ya ma" Pamit Rey dan Daniel


"Iya sayang, kalian hati hati"


Daniel melajukan mobil nya menuju kantor sedangkan Rey melajukan motor nya menuju sekolah.


seperti biasa sesampai nya Rey di sekolah tidak lupa para siswa perempuan selalu antusiasi melihat kedatangan Rey. Rey terus berjalan tanpa memperdulikan apa yang mereka soraki.


"Seperti biasa, lo selalu membuat sekolah ini ramai" Ledek Rizki sahabat Rey


"apa sih lo"


Bersambung>>


next chap~~

__ADS_1


__ADS_2