
''..aduh mana sih, aku bingung kepada siapa berkas ini diberikan, aa aku tanya mbak itu aja''..ujar Anggel dalam hati nya.
"permisi mbak, boleh saya bertanya? "
"iya kenapa mbak?" jawab karyawan itu
"begini mbak, saya mau masukin lamaran pekerjaan, tapi saya ngk tau mau kasih sama siapa? " ujar Anggel
''..apa ini wanita yang dimaksud pak Anton.. '' Kata wanita itu dalam hati.
"Mbak,, mbak ngk kenapa kenapa? " tanya Anggel lagi.
"ehh iya,, maaf dengan mbak siapa ya? "
"saya Anggel mbak"
''..ternyata benar, dia wanita yang dimaksud pak Anton.. ''ujar nya dalam hati
"ohh iya mbak, mbak bisa serahkan berkas itu pada saya, biar saya yang proses, kebetulan saya yang bertugas dibagian penerimaan kepegawaian. mbak bisa pulang dulu, dan tunggu palnggilan kami untuk interview kerja"
"baik mbak,, makasih mbak" ujar Anggel sambil tersenyum.
"iya, sama sama" balas wanita itu.
setelah menyerahkan berkas nya, Anggel beranjak pergi dari perusahaan Starbucks.
'alhmdullh akhir nya aku bisa dapat kerjaan juga, meskipun belum tau diterima atau tidak. Yang jelas aku harua positif thingking.
aku jadi ngk sabar buat ngabarin keorang rumah. aku harus cepat cepat pulang nih.
angkot mana ya,, kenapa ngk datang datang juga, mana panas lagi.
sedangkan diperusahaan,
tok.. tok..
"masuk" ujar ifan dengan nada dingin
__ADS_1
"maaf pak, ini berkas yang bapak minta, berkas lamaran saudari nona Anggel."jelas pak Anton
mendengar nama ifan, ifan mendogak ke atas.
''..akhirnya kamu masuk perangkap ku gadis kecil.. ''ujar ifan dalam hati sambil menyeringai
melihat seringai an atasan nya, pak anton jadi merinding sendiri.
''..kenapa perasaan saya ngk enak ya, serem bangat ni bos. mudah mudahan dia ngk rencanain hal jahat sama anak gadis orang.. ''Doa pak anton dalam hati nya.
"kerja bangus, sekarang kamu boleh keluar" ujar Ifan dengan nada dingin nya.
selepas kepergian pak Anton, ifan tidak henti henti nya memandangi berkas Anggel.
akhir nya, tinggal selangkah lagi gadis kecil. kamu akan jadi milik aku.
''..itu bukan nya gadis itu, kayak nya dia lagi nungguin angkot. ahh aku punya ide.. ''
Ifan bergegas keluar dari ruangan nya. saat dia keluar dari ruangan nya, tidak luput dari pandangan wanita yang memandang ifan dengan tatapan memuja.
mau kemana tu anak, apa dia ngk tau ini jam kerja.
"fan, mau kemana lo?" tanya Angga
"gue mau keluar, jika ada yang nyari gue, bilangan ngk ada" jawab ifan dengan dingin
setelah mengatakan nya ifan melangkah pergi keluar dari perusahaan nya.
dia bergegas kemobil nya dan melajukan mobil nya dengan pelan menuju Anggel berdiri.
sedangkan Angga tampak kesal dengan kelakuan bos nya.
'untung sahabat, kalo tidak. udah aku buang tu anak kekutub, biar dimakan beruang sekalian. lagian apa dia ngk tau pekerjaan banyak. ya ampun ifan, lo malah nambah pekerjaan gue lagi.
skip
lama banget ya angkot, udah satu jam aku nunggu, tapi ngk dapat dapat juga.
__ADS_1
saat Anggel kepanasan nungguin Angkot, berhenti sebuah mobil didepan nya. Anggel heran itu mobil siapa.
Anggel celenguk celengukan kesana kesini, kali aja ada yang dia temui. ternyata ngk ada orang hanya ada dia.
''..mobil siapa ya ini, jangan jangan orang jahat lagi.. ''ujar Anggel dalam hati
dia ngeri sendiri ngebayangin nya.
sedangkan didalam mobil
ifan tersenyum sendiri melihat tingkah Anggel.
'dasar gadis bodoh,'
ifan membuka kaca mobil nya.
Anggel sangat terkejut melihat siapa pemilik mobil itu
''..dia lagi, ini cuma kebetulan atau apa ya.. ''
ujar Anggel dalam hati
''kamu masuk, biar saya antar"ujar ifan tetap dengan nada dingin nya.
"tidak usah, saya pulang naik angkot saja"jawab Anggel
"kamu sendiri yang masuk, atau saya yang jemput dan gendong kamu kedalam" ujar ifan dengan pandangan tajam yang mengarah ke Anggel.
melihat itu Anggel jadi merinding,
mending aku turuti saja deh, serem amat tatapan nya.
"baik lah, saya bisa sendiri masuk" ujar Anggel dengan nada terpaksa
bersambung>>>
next chap~~
__ADS_1