Sayap Pelindung Anggel

Sayap Pelindung Anggel
Anggel terkunci digudang


__ADS_3

"akkkkk" pekik Anggel kesakitan


"Saya tidak pernah main main dengan ucapan saya, mengerti" Ucap Lisa dengan angkuh


Lisa jongkok dan memegang dagu Anggel dengan kuat.


"Kamu ngaca dong, bentuk gembel kayak gini mau bersanding dengan pak Ifan pemilik perusahaan sebesar ini. Hello ini bukan cerita dongeng. Mona bawa Air nya kesini" Perintah Lisa dengan senyum evil nya


"ok. ini lis" menyerahkan satu ember yang berisi air yang sangat busuk


"Rasakan ini(menyiramkan air tersebut ketubuh Anggel) ini akibat nya jika berani melawan saya, hahahahha" Ujar Lisa tanpa merasa kasihan


"Ikat dia dengan kuat, jangan biarkan siapa pun mendekati gudang. Kunci Gudang dengan serapat mungkin" Perintah Lisa kepada kedua rekan kerja nya.


Lisa berlalu dari gudang dan meninggalkan Anggel dengan kondisi mengenaskan. begitu pun dengan dua rekan kerja Lisa, tidak lupa mereka mengunci pintu dan mematikan lampu gudang.


Tinggal Anggel sendirian diGudang. Anggel merasa sangat takut. Dia jadi ingat kejadian dimana dia diculik beberapa tahun yang lalu


"hiks.. hiks.. Ma, pa adx, Fan, Anggel takut" Ujar Anggel lirih sambil menangis

__ADS_1


Ditempat lain, Ifan sedang mendiskusikan beberapa proyek yang dia tangani. Dimana proyek tersebut ditangani oleh Sinar Jaya yaitu Wibowo ayah dari Siska. dalam pertemuan tersebut tidak lupa siska ikut didalam nya.


"bagaimana pak, apa bapak setuju dengan rancangan saya? "Tanya Wibowo


"Bapak tidak usah khawatir, proyek ini akan ditangani langsung oleh putri saya pak, dia lulusan Amerika dalam bidang ini. jadi kemampuan nya bisa bapak andalkan. " ucap Wibowo lagi


"Jadi ini rencana dia, baik lah. kalian sendiri yang menyerahkan diri kekandang harimau. jadi terima akibat nya" monolog Ifan dalam hati dengan smirk andalan nya


"baik lah pak, saya percayakan semua nya sama bapak. soal dana bapak tenang saja, itu biar urusan saya. saya akan menyuntikan dana diproyek ini. Tapi ingat pak, saya tidak menerima kecacatan, sedikit saja ada kesalahan, bapak tau kan apa yang akan terjadi. "Ujar Ifan dingin dan tegas


"Bapak tenang saja" Jawab Wobowo dengan senyum kemenangan


dia merasa telah bisa mengelabui Ifan, tapi dia salah. Dia terjebak didalam permainan yang dia ciptakan sendiri.


melihat senyum Ifan saja Angga jadi merinding sendiri. dia yakin Ifan memiliki rencana yang licik untuk mengikuti permainan kotor pak Wibowo.


"Baiklah, mari kita nikmati hidangan nya pak Ifan." Ajak wibowo


"Terimakasih"

__ADS_1


"Ini, aku ambilkan buat kamu" Ujar Siska genit


"Tidak usah, saya masih bisa mengambil sendiri" Tolak Ifan dingin


Angga menahan senyum melihat kelakuan Ifan.


"Sialan, lihat saja lo akan bertekuk lutut sama gue, tunggu" Ujar siska dalam hati


beberapa menit kemudian mereka telah siap menyantap hidangan tersebut.


"Baik lah kalo tidak ada lagi saya permisi" Ujar Ifan sambil membungkuk dan berlalu pergi dari hadapan pak Wibowo dan putri nya


"Mari pak" Ucap Angga dan mengikuti langkah Ifan


sedangkan pak Wibowo hanya melihat kepergian Ifan dengan senyum kemenangan.


"pa, pokok nya papa harus bisa membantu Siska dekat dengan Ifan. bagaimana pun cara nya. dia harus jadi milik aku" Ujar Siska dengan ambisius


"Kamu tenang saja, papa punya rencana yang akan membuat pak Ifan jadi suami kamu. tapi tidak sekarang, tunggu waktu nya" Jawab Wibowo dengan senyum licik nya

__ADS_1


bersambung>>


next chap~~


__ADS_2