Sayap Pelindung Anggel

Sayap Pelindung Anggel
(43) Menyadari perasaan


__ADS_3

Dikamar Ifan mencoba menenangkan Anggel.


" Kamu jangan menangis lagi(sambil mengusap air mata di pipi Anggel), aku janji Rey tidak akan lecet sedikitpun" Ujar Ifan menenangkan


"hiks.. hiks.. aku takut, takut kejadian beberapa tahun yang lalu terulang lagi.Kamu tau(melihat Ifan dengan air mata yang berurai) hiks.. hiks.. adik aku meninggal pas didepan aku Fan, dan aku Ngk mau merasakan sakit nya kehilangan untuk kedua kali nya. " Ratap Anggel pilu


Hati ifan sangat sakit melihat Anggel yang terpuruk seperti ini.


"Anggel, Hey dengarkan aku(memegang kedua pipi Anggel dan menatap dalam mata Anggel) kamu percaya sama aku?"Tanya Ifan


Anggel mengangguk,


"Maka dari itu aku mohon, jangan menangis lagi. aku janji akan membawa Rey pulang tanpa lecet sedikipun. Dan aku janji, kamu tidak akan merasakan lagi yang nama nya kehilangan" Ujar Ifan sambil memeluk Anggel


Anggel merasa tenang Berada dipelukan Ifan, Dia merasa terlindungi. Tidak berapa lama Anggel ketiduran karena kelelahan menangis. Ifan membaringkan Anggel ditempat tidur dan menyelimuti nya.


Ifan menatap Anggel dengan sayang, sekarang Ifan menyadari perasaan nya kepada Anggel. Melihat Anggel menangis seperti tadi, rasa nya ribuan duri menancap dihati nya, sangat sakit.


"Cup(mengecup sayang kening Anggel), aku janji akan menjaga kamu, dan aku janji tidak akan membiarkan siapa pun menyakiti kamu njel" Ujar Ifan dengan tulus


Ifan sangat senang memandangi wajah Anggel yang sedang tidur, begitu cantik dan lugu. Saat sedang asyik memandangi wajah Anggel, tiba tiba Hp ifan berbunyi.


klik..

__ADS_1


"Iya halo, bagaimana? " tanya Ifan


"saya sudah menemukan dimana tempat Rey disekap pak"


Ifan langsung berdiri dari duduk nya.


"Bagus, cepat bawa anak buah mu kesana dan bebaskan Rey. Ingat, jangan sampai Rey terluka sedikitpun "perintah Ifan


"Baik pak"


Ifan mematikan telfon nya dan kembali duduk didekat Anggel.


Sedangkan Diruangan Huda, mereka sedang melihat perkembangan orang suruhan nya.


trett(bunyi HP Huda)


klik..


"Maaf pak saya hanya melaporkan, posisi Tuan muda Rey sudah ditemukan. Dan sekarang Anak buah Pak Ifan sudah bergerak duluan, jadi bagaimana pak? apa kami akan maju? "


"tidak usah, sekarang kalian kembali saja. saya yakin orang suruhan Ifan akan melaksanakan tugas nya dengan baik." Perintah Huda


"baik pak"

__ADS_1


setelah Huda mematikan sambungan telfon, Daniel bertanya terlebih dahulu.


"Bagaimana Hud? "Tanya Daniel


"Anak buah Ifan telah bergerak duluan" Jawab Huda


"mudah mudahan mereka bisa menyelamatkan Rey"


"Kamu tenang saja Niel, mereka bisa dipercaya


dikamar Clara, Dania masih menangis. Clara berusaha menenagkan Dania. Dania takut putra nya kenapa kenapa.


"kamu tenang dulu, jangan menangis lagi. kita berdoa saja semoga Rey tidak kenapa kenapa. Sekarang kamu tenang, ini(menyodorkan air putih) kamu minum dulu" Ujar Clara menenangkan


Dania perlahan mulai tenang, Sekarang dia hanya berharap semoga Allah melindungi putra nya.


Ifan masih menunggu hasil dari anak buah nya. Sambil menunggu, Ifan memeriksa beberapa pekerjaan kantor.


Hhemmm, Anggel gelisah dalam tidur nya. Ifan meletakan Laptop nya dan ikut berbaring disamping Anggel. Ifan menepuk nepuk punggung Anggel dengan pelan. Anggel yang merasa ada kenyaman, Ia bergeser kearah Ifan dan meringkuk dipelukan Ifan. Barulah Anggel tenang dan tidak gelisah lagi.


sedangkan Ifan hanya tersenyum melihat kelakuan Anggel.


"Cup(mencium kening Anggel dengan penuh perasaan) aku sayang kamu Anggel, dan aku tidak tau bagaimana bicara nya sama kamu. Aku takut kamu tidak percaya" Ujar Ifan pelan sambil mengeratkan pelukan nya kepada Anggel.

__ADS_1


bersambung>>


next chap~~


__ADS_2