
Anggel sudah siap siap mau tidur, tiba tiba hp nya berbunyi notif pesan masuk. Anggel mengambil HP nya dan melihat ada pesan masuk dari Ifan.
'dah tidur?'Tanya Ifan
Anggel mengetik balasan nya.
'belum, kenapa'
'tidak apa apa'
jadilah Anggel dan Ifan berbalas balasan pesan sampek tertidur.
Pagi nya Anggel dah siap siap mau kerja,
"ma, pa, aku berangkat ya" Ujar Anggel
"Iya sayang hati hati" jawab mereka bersamaan
baru selangkah Anggel berjalan dia berhenti, ada yang aneh menurut nya pagi ini. Anggel kembali memutar badan nya, dan ternyata benar. adik kesayangan nya tidah hadir dimeja makan.
"Adex kemana ma?" Tanya Anggel heran
"Terus kenapa papa Ngk siap siap kerja? kenapa masih pakai baju rumah? "tanya Anggel lagi
Dania dan Daniel saling pandang, seolah mata mereka saling komunikasi
'gimana ini, kita harus jawab apa'isyarat mata Dania
'aku juga Ngk tau'isyarat mata Daniel
"Jawab ma, pa. kenapa? "Tanya Anggel lagi
Anggel yakin pasti ada yang disembunyiin oleh mereka dari nya.
__ADS_1
"Itu sayang, Rey belum pulang dari kemarin. Jadi mama sama mama mau minta tolong ke papa Huda untuk menyewa detektif mencari Rey."Jawab Daniel tenang
sedangkan Dania sudah menangis kembali, dia tidak mau kejadian beberapa tahun silam terjadi lagi.
"APA? papa serius?(tanya Anggel dengan air mata berurai) kenapa tidak bilang sama Anggel dari semalam?"Tanya Anggel
"Papa takut kamu panik sayang, cukup papa sama mama saja yang merasakan nya" jawab Daniel menenangkan anak nya
"hiks.. hiks.. (Tangis Anggel) ya sudah tunggu apa lagi, ayo Pa, Ma(Ajak Anggel), tunggu biar Anggel telfon ifan dulu"Ujar Anggel
Anggel mengambil hp nya dan mencoba menghubungi Ifan.
tutt(Nada tersambung)
tuutt
klik(dijawab)
"Ifan hiks.. hiks.. (sambil menahan tangis) kamu dimana sekarang?" tanya Anggel
"Tumben, ada apa ya? "Gumam Ifan heran karena Anggel menelfon nya pagi pagi
Ifa mengangkat nya, belum sempat Ifan bertanya Anggel lebih dulu berbicara.
"Ifan hiks.. hiks.. (sambil menahan tangis) kamu dimana sekarang?" tanya Anggel
"Aku masih dirumah.Kamu kenapa? kenapa menangis?" Tanya Ifan khawatir
Clara dan Huda langsung berhenti sarapan begitu pun dengan Angga. mereka menatap Ifan dengan pandangan bertanya. Tapi Ifan memberi isyarat untuk menunggu.
"papa sama mama ada dirumah kan? "Tanya Anggel lagi
"Iya, kamu kenapa? "Tanya Ifan lagi dengan nada yang khawatir
__ADS_1
"Tunggu aku disana, please hiks.. hiks.. (sambil menangis) jangan pergi dulu. "Pinta Anggel sembari menangis
Anggel langsung mematikan sambungan telfon nya,
"Ayok pa, ma kita berangkat" Ajak Anggel kepada kedua orang tua nya
Mereka berangkat menuju rumah Ifan.
sedangkan Ifan sangat khawatir sama Anggel. dia bertanya tanya Anggel kenapa? kenapa dia menangis?
"Anggel kenapa nak? "tanya Clara
"Iya fan, Anggel kenapa? "tanya Huda dan Angga bersamaan
"Aku juga Ngk tau. Tapi yang jelas dia nangis dan nyuruh kita menunggu nya dirumah, sekarang dia dijalan mau kesini. "Terang Ifan
beberapa menit kemudian, Anggel dan keluarga nya tiba dikediaman Atmaja.Penjaga langsun mengantar Anggel dan kedua orang tua nya kedalam. karena sebelum nya Tuan mereka sudah memberi tahu jika ada kerabat mereka yang akan datang.
Sesampai nya didalam, air mata Anggel tidak terbendung lagi. Dia berlari kearah Huda dan Ifan dan duduk memohon dibawah
"papa, Ifan tolongin aku. Aku mohon bantu aku"tangis Anggel Pilu
sedangkan Dania sudah menangis dari tadi, mereka dituntun Clara untuk duduk. Clara memeluk Dania untuk menenangkan.
"Sayang, kamu kenapa nak? ayo bangun dan cerita sama papa." Ujar Huda
Anggel bangun dan duduk diantara Ifan dan Huda, Dia mengangkat kepala nya dan melihat Ifan dengan mata yang berkaca kaca dan beralih ke Huda.
Ifan tidak tega melihat Anggel terpuruk seperti ini. Rasa nya hati nya sakit melihat Mata bening Anggel Mengeluarkan air mata. Dia mengambil tangan Anggel dan menggenggam nya.
"Ayo cerita, kamu kenapa(sambil menyeka air mata Anggel). apa yang terjadi, aku yakin ada sesuatu yang tidak beres. dan kenapa kalian hanya bertiga? Rey mana? " tanya Ifan
"Itu dia, hiks.. hiks.. (menangis) dia tidak pulang dari kemarin. dan papa sudah tanya sama teman nya tapi tidak ada yang tau. kata papa ada salah satu teman nya melihat kalo Rey dijemput seseorang kesekolah. Tapi mereka Ngk tau siap yang jemput" cerita Anggel sambil menangis
__ADS_1
bersambung>>
next chap~~