Sayap Pelindung Anggel

Sayap Pelindung Anggel
Mengungkapkan Perasaan


__ADS_3

"Tidak apa apa, Ayo lanjutkan" Ucap Anggel berusaha tersenyum


Ifan tau Anggel hanya memaksakan diri untuk tersenyum.


"Jangan dipaksa jika tidak bisa tersenyum,, hmm" Ujar Ifan lagi lembut sambil mengusap sayang pipi Anggel


Mata Anggel berkaca kaca mendapat perlakuan lembut dari Ifan. Tapi dia sadar Ifan bukan untuk nya.


"Kenapa hhmm" beringsut memeluk Anggel


"Jangan seperti ini Fan, aku tidak bisa mengontrol hati aku" Ucap Anggel dalam hati


Anggel memejamkan mata nya dipelukan Ifan. dia menghirup aroma tubuh Ifan yang sangat menenangkan. Perlahan Ifan melepaskan pelukan nya. Anggel merasa hampa saat Ifan tidak mendekap nya lagi. Anggel mendogak keatas dan berkata


"Lanjutkan"


"baiklah dengarkan baik baik(Masih menatap Anggel dengan penuh cinta). Semenjak aku kenal gadis itu aku baru tau bagaimana rasa nya khawatir, Rasa ingin memiliki, Rasa takut kehilangan. Semenjak itu aku berjanji pada diri aku sendiri bahwa aku tidak akan membuat dia menangis, tidak akan membiarkan satu tetes air mata pun menetes di pipi nya yang indah. Aku akan menghiasi hidup nya dengan senyuman, Canda dan tawa" Ucap Ifan dengan senyum yang tulus


"Beruntung sekali gadis itu" Ujar Anggel dengan senyum getir nya


"Kan sudah aku bilang, jangan tersenyum jika tidak bisa tersenyum. hhmm" Ucap Ifan sambil mengusap pipi Anggel lembut


"Terus, Apa kamu sudah mengungkapkan perasaan kamu sama dia"Tanya Anggel

__ADS_1


"Belum, Aku takut dia tidak memiliki rasa seperti yang aku rasakan. Aku takut dia menolak aku" Jawab Ifan lemah


"Jangan menyerah, optimis. aku yakin dia memiliki rasa sama kamu dan aku juga yakin dia pasti akan menerima kamu" Ujar Anggel lagi


"Kamu yakin kalo aku akan diterima? "


"Heemm" Angguk Anggel


"Baiklah, tunggu sebentar" Ucap Ifan


Ifan turun dari ranjang dan berjalan menuju ruang kerja nya dan kembali dengan membawa sebuah kotak. Ifan duduk disamping tempat tidur, dan membantu Anggel untuk bangun.


"Anggel, kamu tau sudah beberapa hari ini aku tidak nyenyak tidur karena memikirkan kata kata ini. Aku harap kamu bisa menerima nya"


Ifan jongkok di bawah ditepi tempat tidur


"Anggel aku tau ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakan nya, tapi aku tidak mau menyia nyiakan waktu lagi. Anggel I Love You" Ucap Ifan tegas


Anggel sangat terkejut dengan pengakuan Ifan. belum beberapa menit yang lalu dia membicarakan wanita lain dan sekarang dia menyatakan cinta kepada nya?. Dia Fikir cinta itu main main apa.


"Maksud kamu apa Fan? (mata yang sudah berkaca kaca) baru beberapa menit yang lalu kamu membicarakan wanita lain dan sekarang kamu menyatakan cinta sama aku? "Ucap Anggel


hiks.. hiks..

__ADS_1


pecah sudah tangis Anggel. Anggel tidak menyangka Ifan akan seperti ini dengan gamblang nya bilang cinta. sedangkan Ifan jadi panik sendiri melihat Anggel menangis


"Sss(membawa Anggel ke pelukan nya) Jangan menangis sayang(mengusap usap punggung Anggel) dengarkan aku(mengangkat kepala Anggel dan mengapit kedua pipi Anggel dengan jemari nya) aku tidak membicarakan wanita lain, wanita yang aku ceritakan tadi itu kamu, bukan wanita lain. aku mohon jangan menangis, maafkan aku" Ucap Ifan tulus


"Hiks.. hiks.. Kamu sungguh sungguh(dengan air mata yang berurai) Kamu tidak lagi bercanda In aku kan? "Tanya Anggel memastikan


"Ya ampun sayang segitu nya kamu tidak percaya sama aku? " Ucap Ifan dengan pandangan terluka lalu menunduk


"Kata kamu aku tidak akan ditolak, kata kamu cewek itu memiliki rasa seperti aku, tapi mana?" Racau Ifan lemah


mendengar Racauan Ifan Anggel jadi sedih. Dia tidak pernah melihat Ifan seterpuruk dan sesedih ini.


"Aku sungguh sungguh, Aku" Ucapan Ifan terhenti


Anggel mengangkat kepala Ifan dan


"Cup"Mengecup singkat bibir Ifan.


Anggel tidak tahan mendengar racaun Ifan. sedangkan Ifan terbengong dengan apa yang dilakukan Anggel


"Anggelll,, ini" Ucap Ifan pelan


bersambung

__ADS_1


next chap


__ADS_2