Sayap Pelindung Anggel

Sayap Pelindung Anggel
Tidur berdua


__ADS_3

"Kamu jangan pergi, aku takut ditinggal sendirian. temani aku ya" Pinta Anggel sambil menggesek gesekan kepala nya di punggung Ifan


"Kena kamu" Monolog Ifan dalam hati dengan senyum evil nya


Ifan melepaskan pelukan Anggel dari pinggang dia. Ifan berbalik dan melihat kearah Anggel.


"Baiklah, sekarang kamu tidur(membaringkan Anggel ditempat tidur dan menyelimuti nya), aku tungguin kamu disini" Ucap Ifan sambil duduk dan menggenggam Jemari Anggel


"Terimakasih" Ucap Anggel dengan senyum manis nya


"Please, jangan pasang wajah seperti itu Anggel. bisa bisa aku kelepasan" ucap Ifan dalam hati


Anggel kasihan melihat Ifan, karena harus nungguin dia sambil duduk seperti ini.


"Kamu baring aja disini, kamu pasti pegal jika seperti itu" Ujar Anggel


"Kamu serius? "Tanya Ifan memastikan


"Heemm"Angguk Anggel


mendengar jawaban Anggel, perasaan Ifan jadi tambah kacau. jangan sampai dia merusak Anggel. Ifan perlahan membaringkan tubuh nya disamping Anggel. Anggel berbagi selimut dengan Ifan, jadilah Anggel dan Ifan tidur di tempat tidur yang sama, bahkan satu selimut.


deg.. deg..


detak jantung Anggel dan Ifan sama sama berdetak dengan cepat. Anggel sangat gugup dengan situasi saat ini begitupun dengan Ifan.


Tangan Ifan bergerak, tidak sengaja dia menyenggol tangan Anggel.

__ADS_1


deg. deg.


"eh maaf"Ucap Ifan


"hhmm iya" Jawab Anggel gugup


Ifan berbalik arah dan menghadap kearah Anggel, dia menatap Anggel dengan dalam.


Anggel merasa diperhatikan menoleh kearah Ifan, jadi nya mereka saling berhadapan.


"Ada apa? "Tanya Anggel halus


"Ngk ada apa apa, emang tidak boleh ya natap kamu? "Tanya Ifan dengan nada jail


"Bukan gitu" Jawab Anggel dengan muka memerah


"Menggemaskan sekali" Ucap Ifan sambil mengusap usap pipi Anggel


muka Anggel tambah memerah mendapat perlakuan manis dari Ifan.


"Kenapa dia cantik sekali, aku ingin sekali mengecup bibir nya"Monolog Ifan dalam hati


"Kamu jangan seperti ini, aku malu" Ucap Anggel pelan


"Anggel" Panggil Ifan halus


"Iya" Jawab Anggel sambil menatap kearah Ifan

__ADS_1


"Aku boleh jujur" Ucap Ifan lagi


"Apa" Tanya Anggel penasaran


"Kamu tau, aku tidak pernah yang nama nya dekat sama cewek. Bahkan untuk sekedar jalan berdua saja aku tidak pernah" Ucap Ifan sambil menatap Anggel dalam


Ifan mengelus sayang pipi Cuby Anggel, ingin rasa nya Ifan menggigit pipi tembem Anggel saking gemes nya dia melihat Anggel. Ifan mendekatkan tubuh nya kearah Anggel dan melanjutkan omongan dia.


"Dari dulu aku beranggapan cewek itu hanya jadi beban, merepotkan dan Matre"


Ifan menjeda cerita nya dan makin menatap dalam mata Anggel, dia ingin melihat bagaimana tanggapan dan ekspresi Anggel mendengar cerita nya. Ifan bisa melihat Anggel sangat penasaran dengan kelanjutan cerita nya.


"Tapi femikiran aku berubah setelah aku bertemu dengan seorang gadis. Gadis manis, keras kepala, baik hati(menatap Anggel dengan penuh cinta) terkadang ceroboh juga, dan paling suka bikin aku khawatir." Ucap Ifan lagi


Ifan berhenti bercerita, dia bisa melihat raut wajah Anggel berubah jadi muram ketika dia bercerita tentang seorang gadis. bolehkah dia berharap jika Anggel memiliki rasa seperti yang dia rasakan.


nyuuttt..


hati Anggel berasa dicubit ketika Ifan bercerita tentang gadis itu kepada nya. Anggel bisa melihat jika Gadis itu sangat spesial dihati Ifan.


"Dasar bodoh, jangan terlalu berharap banyak Anggel. kamu bukan lah siapa siapa" monolog Anggel dalam hati


"Lalu" Tanya Anggel lemah


"Ini kenapa?( mengusap pipi Anggel dengan sayang, turun ke bibir) kenapa senyum disini hilang, hhemm" Tanya Ifan lembut


bersambung

__ADS_1


next chap


__ADS_2