
Setelah membangunkan adik nya, Anggel berjalan menuju kamar orang tua nya,
tok.. tok..
"Pa, papa, papa sudah bangun?. Yuk kita sarapan, Anggel tunggu dimeja makan ya, cepat ya. nanti mama marah lo"ujar Anggel
"Iya sayang, ini papa juga dah mau siap. "Jawab Daniel dari dalam
setelah mendengar jawaban dari papa nya, Anggel kembali kemeja makan
"Gimana sayang, sudah? "tanya Dania
"Sudah ma, bentar lagi mereka akan keluar"jawab Anggel dengan senyum manis nya
"Pagi ma, pagi Kak" Ujar Rey
"Pagi sayang/adx" jawab Dania dan Anggel bersamaan
tidak lama, muncul Daniel dari dalam kamar
"Good moring Dear, Good moring Son(menicum anak dan istrinya). "
"morning sayang/Dad"balas mereka bersamaan
"yuk sarapan"aja Dania
mereka semua makan dengan tenang, selesai makan Daniel pamit untuk kerja begitupun Rey.
"Dear, aku berangkat kerja dulu cup(mengecup sekilas bibir Dania). Anggel papa berangkat kerja dulu cup(mengecup sayang kepala Anggel). Jangan banyak gerak dulu. "ujar Daniel
"Iya pa"jawab Anggel
"Hati hati mas"timpal Dania
"Ma, kak, aku sekolah dulu" Ujar Rey sambil mencium pipi mama dan kakak nya
"Iya dek"
__ADS_1
"iya sayang, hati hati ya" jawab Dania
Rey dan Daniel berlalu pergi dari rumah. Sedangkan Anggel dan Dania kembali kedalam rumah nya.
"Ma, aku ke kamar ya" Ujar Anggel
"iya sayang"jawab Dania
sedangkan dikeluarga atmaja
mereka sedang menikmati sarapan,
"Sayang, Anggel kamu suruh kerja hari ini? "Tanya Clara pada anak nya
"Tidak ma"jawab Ifan cuek
"Bagus deh"
"Aku berangkat dulu, yuk ngga"ajak Ifan
dia tidak peduli Angga siap apa belum sarapan nya.
"Ma, pa, berangkat dulu ya. bisa bisa aku ditinggal manusia kulkas nanti nya" ujar Angga lagi
"gue dengar ya, cepat. kalo tidak gue tinggal" Teriak Ifan dari ruang tamu
"Iyaa,, Iyaaa,,. (Teriak Angga dari dalam) udah ya ma, pa Angga pergi dulu, cup(mencium Clara dan Huda). Assalamualaikum"
Clara dan Huda hanya tersenyum melihat tingkah Angga dan Ifan seperti anak kecil.
"Lama banget"Ujar Ifan dingin
"Ngk usah banyak omong, yuk berangkat"jawab Angga
Angga memasuki mobil dan melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang. Sedangkan Ifan mengmbil Hp nya dan mengirim pesan ke Anggel
'sudah bangun'tanya Ifan
__ADS_1
Anggel sedang berbaring dikasur nya, sambil membaca buku. Tiba tiba HP nya bunyi notif pesan masuk. Anggel mengambil HP nya ternyata pesan dari Ifan
'sudah, ini lagi baca baca buku'jawab Anggel
Ifan menunggu balasan dari Anggel, tiba tiba pesan masuk. Anggel membalas pesan nya.
Ifan tersenyum mendapat balasan dari Anggel. sepanjang perjalanan Ifan dan Anggel berbalas balas pesan.
'*bagaimana keadaan Tangan kamu? "tanya Ifan
'Sudah tidak apa apa kok, bengkak nya juga sudah berkurang'jawab Anggel
'syukur deh'
'kamu Ngk kerja'
'kerja, ini lagi dijalan bersama Angga'
'ohh gitu'
'iya*'
Ifan tidak tau kenapa dia bisa sesenang itu berbalas balasan pesan dengan Anggel. Bahkan dia tidak sadar diperhatikan oleh Angga.
Angga heran, apa yang membuat Ifan bisa tersenyum tulus seperti itu. Jarang jarang Angga melihat senyum Ifan.
'"..kenapa tu anak, jangan jangan kesambet lagi.. ""monolog Angga dalam hati
Angga ngeri sendiri ngebayangin Ifan kerasukan.
"ihhhh"ujar Angga ngeri
"kenapa lo"tanya Ifan heran
"ehh,, heheh tidak apa apa kok"jawab Angga cengengesan
Angga terus melajukan mobil nya menuju kantor, Dan mereka akhir nya sampai dikantor.
__ADS_1
bersambung>>
next chap~~