
sebenar nya Ifan sangat merindukan istri mungil nya, tapi apa mau di kata proyek nya saat ini benar benar mendesak.
"Sayang, bersabarlah. ini hari terakhir, besok akan aku penuhi semua keinginan kamu" Gumam Ifan sarat akan kerinduan
Ifan sampai dilokasi, tapi Siska belum menampakkan batang hidung nya.
"Kemana Lagi tu orang" Ujar Ifan pelan
selang beberapa menit Siska muncul dihadapan Ifan.
"Sorry telat" Ujar siska
"baiklah karena semua sudah tiba, mari kita laksanakan tugas masing masing" Perintah Ifan
semua bergerak sesuai dengan tugas mereka.
sedangkan dikantor Anggel sedang Mager, dia hanya termenung di ruangan nya.
tiba tiba hp Anggel berbunyi
" Iya halo" Jawab Anggel
" Temui saya di ruangan kepegawaian sekarang" Ujar orang yang menelfon dan langsung mematikan HP nya
"Siapa sih? " Ujar Anggel heran
Tapi Anggel tetap pergi ketempat yang mereka sebutkan. Anggel tidak tau jika ruangan kepegawaian sedang direnov dan sekarang kosong. Setiba nya disana Anggel heran karena tidak ada satupun orang disana.
__ADS_1
"Aneh, siapa yang menyuruh aku kesini" Gumam Anggel lagi
Tanpa Anggel sadari ada orang dibelakang nya, tiba tiba orang tersebut mendekap mulut Anggel dengan sapu tangan yang sudah diberi bius. sehingga membuat Anggel hilang kesadaran
dari arah belakang Preman tersebut muncul sosok Lisa dengan senyum licik nya.
"Bawa dia ke tempat yang sudah saya sebutkan tadi, ingat jangan sampai orang lain tau" perintah Lisa kepada anak buah nya
"Baik bos" Jawab meraka
mereka membungkus Anggel dengan karpet, sehingga orang orang tidak curiga. orang hanya tau jika mereka membawa karpet yang ada di ruangan kepegawaian yang sedang di Renov.
Sedangkan di tempat Ifan, tiba tiba gelas di dekat nya jatuh.
deg..
Ifan berusaha menelfon Anggel tapi tidak di angkat.
"Kemana dia? "
"Angga, gue keluar sebentar. Ingat jika nenek sihir nanya bilang gue ke WC" Ujar Ifan
"Ok(Angguk Angga) emang lo mau kemana sih? "Tanya Angga heran
"perasaan gue Ngk enak, gue yakin ada sesuatu terjadi sama istri gue." jawab Ifan dengan nada khawatir nya
"pergilah, yang disini serahkan sama gue" Jawab Angga
__ADS_1
Ifan berlarian keparkiran dan melajukan mobil nya menuju kantor. Di perjalanan Ifan tidak henti henti nya menghubungi Anggel tapi tidak di angkat.
"Ayolah sayang, angkat" Gumam Ifan
tidak lama kemudian Ifan sampai dikantor nya. Dia langsung berlari menuju ruangan dia.
"Sayanggg" panggil Ifan
tapi Anggel tidak ada disana, semakin membuat Ifan khawatir.
"Sayang, kamu dimana? Jawab aku sayang. aku tau kamu marah karena aku sibuk akhir akhir ini, tapi aku janji ini yang terakhir" Ujar Ifan sambil menyelusuri setiap sudut ruangan sapai ke WC, tapi tetap saja Anggel tidak ada disana.
"Akkhh sial" Ifan berlari keruangan kontrol CCTV
hanya itu satu satu nya harapan Ifan sekarang. sesampai nya disana Ifan langsung mencari rekaman Hari ini. Ifan terus memutar nya sampai Ifan menemukan jawaban nya.
"Kurang ajar, berani sekali mereka" Maki Ifan dengan sangat marah
klik..
"Cepat kerahkan semua anak buah kita, saya akan memberi tahu kemana kalian akan pergi" Perintah Ifan dingin
Ifan berlarian keluar kantor polisi menuju mobil nya.
"Tunggu sayang, tidak akan aku biarkan siapa pun menyentuh kamu" Ujar Ifan dengan penuh amarah
bersambung>>
__ADS_1
next chap~~