Sayap Pelindung Anggel

Sayap Pelindung Anggel
(18) kamu sangat baik


__ADS_3

Anggel duduk berhadapan dengan ifan.


"ok. baiklah nona Anggel mari kita mulai" ujar ifan dengan seringaian nya.


"baik pak" jawab Anggel dengan gugup


hampir lima belas menit terjadi tanya jawab antara Anggel dan ifan.


dan ifan sangat puas dengan jawaban Anggel.


ternyata dia tidak hanya cantik, tapi juga pintar. Dia bisa menjawab dengan cepat setiap pertanyaan yg aku ajukan.


gadis yang menarik.


SKIP..


"baik lah Anggel, selamat kamu saya terima bekerja disini dannnnn" ujar ifan sambil berdiri dan menjabat tangan Anggel.


"Dan apa pak? "tanya Anggel dengan bingung.


"Dan saya menerima kamu disini sebagai sekretaris pribadi saya" sambung ifan dengan senyum licik nya.


mendengar itu, mata Anggel terbelalak kaget. Posisi yang dia terima, tidak sesuai dengan yang ditawarkan semula.


"Tapi pak" protes Anggel


"tapi apa?" ujar ifan dengan sok cool nya.


"iyaa,,, kenapa tidak sesuai dengan brosur dan iklan nya pak?" tanya Anggel dengan heran


"iya, itu memang betul. untuk posisi itu saya juga mencari dan sudah ada kandidat calon nya. kebetulan saya juga membutuhkan sekretaris pribadi. dan itu terserah kamu mau nerima atau tidak" jelas ifan dengan nada dingin nya.


''..aduhh gimana nih, aku butuh pekerjaan ini. tapi kenapa harus jadi sekretaris pribadi manusia kulkas ini? gimana ya?? heemm apa aku terima aja? .baiklah, demi keluarga aku. semangat Anggel''ujar Anggel dalam hati


"Hhemm baik lah pak,, saya terima. dan kapan saya mulai bekerja? dan apa saja tugas saya? " tanya Anggel

__ADS_1


"Bagus, besok kamu sudah bisa masuk kerja. dan tugas kamu nanti sekretaris saya satu lagi yang akan menjelaskan nya sama kamu" terang ifan


"baiklah pak,, kalo begitu saya permisi pak"Pamit Anggel sambil berdiri dan membungkuk kearah ifan lalu berjalan kearah keluar.


akhirnya dia berada dalam jangkauan ku. dan aku bisa memastikan apa yang aku rasakan ini.


ifan tersenyum senyum sendiri membayangkan hari nya yang ditemani oleh Anggel.


sedangkan Anggel selesai interview dia bergegas pulang kerumah.


sebelum pulang kerumah Anggel mampir dulu diminimarket.


aku beli sesuatu deh buat mama. tapi Apa ya?


aaahh ini aja.


Anggel membeli makanan kesukaan mamanya.


selesai berbelanja Anggel berjalan keluar hendak pulang.


ibuk itu kenapa tuh? kayak nya dia dalam masalah deh.


Anggel berjalan mendekat ke arah mereka.


"Ayolah buk, berikan sama kami beberapa barang berharga ibuk, dan kami akan melepaskan ibuk, iya ngk bro?" ujar salah satu preman yang agak gemukan.


seperti nya dia bos nya disitu.


"yoi bro" jawab mereka sambil tertawa.


"hey kalian, ngk punya malu ganguin orang tua? udah jelek, pemalas, kurang hajar lagi. mau saya panggil polisi? saya tinggal pencet dan polisi akan datang." ujar Anggel sambil menakut nakuti para preman tersebut.


mendengar nama polisi, nyali preman tersebut ciut. mereka lari dan menjauh dari Anggel dan ibuk tersebut.


"Ibuk tidak apa apa? "tanya Anggel dengan nada cemas.

__ADS_1


"saya tidak apa apa nak. terimakasih ya, kamu anak yang baik. tidak hanya wajah kamu aja yang cantik hati kamu juga cantik." ujar Clara sambil tersenyum hangat sama Anggel.


ternyata ibuk ibuk yang Anggel bantu tak lain ialah mama nya ifan.


"syukur lah kalo ibuk tidak apa apa" balas Anggel dengan nada lega


Clara tersenyum melihat Anggel.


gadis ini sangat baik, tidak hanya cantik tapi hati nya seperti malaikat. benar benar calon minantu idaman aku bangat. seandai nya ifan punya calon istri seperti gadis ini. alangkah bahagia nya aku.


"nama kamu siapa nak? " tanya clara sambil mengelus tangan Anggel


"Nama saya Anggel buk" Jawab Anggel dengan ramah nya.


"nama ibuk, clara"


clara membawa Anggel duduk dan ngobrol dicafe terdekat.


mereka asyik mengobrol dan bercanda.


"Anggel,, panggil aku mama .ok? " ujar Clara sama Anggel. entah kenapa clara langsung sayang sama anggel. dia merasa akan lebih dekat dari ini sama Anggel.


"apa tidak apa apa buk, eh ma? "tanya Anggel


"ya tidak apa apa dong sayang"


mendengar itu, Anggel sangat terharu. orang yang dia tolong ternyata sangat baik seperti malaikat.


"makasih ma" ujar Anggel terharu sambil memeluk clara


"sama sama sayang" balas Clara


"ya udah, kamu mama anter ya? sekalian mama mau kenalan sama mama kamu. pasti tidak kalah cantik dengan putri nya. " ujar Clara dengan senyum manis nya.


"ok ma, yuk kerumah Anggel" jawab Anggel sambil mengandeng clara keluar dari cafe tersebut.

__ADS_1


bersambung>>>


__ADS_2