
Dania lupa, masih ada anak dan suami yang butuh perhatian nya. Dania berhamburan kepelukan suami nya. dia menangis sejadi jadinya.
"hiks..hiks.. hiks.. maaf in aku mas"
"sayang, hey hey,, kok jadi cengeng gini sih, coba lihat mas" Daniel mengangkat kepala istri nya, dia melihat mata bening istri nya yang bercucuran air mata
"uuu jelek nya istri ku kalo lagi menangis" Daniel sempat sempat nya menggoda istri nya
"aku serius mas,,Hiks.. hiks.. gara gara keegoisan aku, hikss.. hikss.. semua jadi kek gini"
"sayang,, hey semua nya bukan salah kamu. dengarin mas ya,, mas ditipu, orang kepercayaan mas berkhianat. dia menggelapkan uang perusahaan dan menjual semua aset kita. jadi terpaksa perusahaan disita Bank dan juga rumah kita sayang, maaf in mas ya, kita harus pindah dari sini.
kamu tidak apa apa kan pindah kerumah yang jauh lebih kecil dari ini.
"iya mas, aku ngak papa, yang penting ada kamu dan anak anak kita"
mendengar jawaban dania, Daniel sangat senang, dia emang tidak salah pilih istri.
"sekarang ayo kita buka lembaran baru, memulai semua nya dari nol lagi"
"iya sayang,, makasih karena kamu masih mau menemani aku."
"iya mas" Daniel mencium bibir ranum Dania, karena dia sudah tidak tahan melihat bibir dania yang menggoda.
cup.. daniel ******* bibir dania, bibir dania terasa manis. cup.. cup..
"sudah sayang,, ini harus segera dihentikan sebelum aku kebablasan.
__ADS_1
Dania tersipu malu mendengarkan ucapan Daniel yang vulgar.
"Ya sudah mas bangun, terus mandi. kita siap siap pindah."
"iya sayang,, tapii beri aku satu kecupan lagi"
"cup.. sudah. sekarang ayo mandi"
"mandi bareng yuk"ajak daniel
"ngk ah mas, yang ada ntar kita ngk selesai selesai mandi nya,, lagian aku dah mandi"
"ayo lah sayang, emang kamu ngk rindu sama daniel junior, dia rindu kamu lo"
"Mas,, mandi sekarang ngak"muka dania memerah mendengarkan ucapan daniel. dia melemparkan bantal kedaniel yang berada diambang pintu kamar mandi
"Masss, kamu ya.. "
"Hahahahha" tawa daniel menggelegar dikamar mandi, dia paling senang melihat dania salah tingkah.
jam sudah menunjukan jam 10.30 WIB, mereka semua sudah bersiap siap untuk pergi,
"gimana udah siap semua nya anak anak"
"Sudah pa"
"ya sudah, ayo kita berangkat. kalian tidak keberatankan kalo kita tidak tinggal dirumah seperti sebelumnya.?" daniel bertanya pada anak anak nya. Dia takut jika anak nya tidak nyaman.
__ADS_1
"Tidak apa apa pa,,Anggel tinggal dimana aja ok, asal bersama kalian. "
"kalo kamu boy"
"its ok dad"
mendengar jawaban anak nya daniel menjadi lega, setidak nya anak dan istri nya merasa nyaman. karena yang terpenting bagi daniel kebahagiaan keluarga nya.
sudah dua jam perjalanan, mereka sampai diperumahan tempat tinggal mereka, emang sih tidak semewah tempat tinggal lama mereka, tapi ini cukup nyaman.
"bagaimana, kalian suka? "
"iya mas/pa"
"Bagus, ayo kita masuk"
mereka memasuki tempat tinggal baru mereka, rumah nya tidak terlalu besar, terdiri dari 4 kamar, tapi sudah cukup bagi mereka
"Mulai sekarang kita mulai semua nya dari nol,, dan untuk Anggel dan Rey, kalian sudah papa daftarkan ke sekolah baru kalian, hari senin kalian sudah boleh masuk"
"Iya pa,, Terimakasih" Rey dan Anggel melangkah dan memeluk papa mereka. Sedangkan Dania tersenyum melihat keakraban suami dan anak nya.
semenjak saat itu, mereka benar benar mengulang nya lagi dari awal.
FlashBack End
next chap,,👉👉👉
__ADS_1
happy reading, semoga kalian suka,😘😘