
Anggel masih tertidur karena kelelahan, rasa nya seluruh badan Anggel remuk karena ulah Ifan semalam. sedangkan Ifan telah rapi, dia sudah selesai mandi dan berganti pakaian. Dia menoleh ketempat tidur, disana terdapat istri nya masih tertidur pulas. Ifan tersenyum hangat, dia membiarkan Gaby tidur untuk beberapa jam lagi.
Ifan duduk di sofa didalam kamar nya dan memeriksa beberapa laporan dari kantor. Tidak terasa sudah satu jam Ifan bergelut dengan laptop nya. Ifan mengalihkan pandangan dia kearah Anggel
"Dia masih belum bangun, dia kan belum sarapan. Bisa bisa dia sakit nanti" Gumam Ifan sambil berjalan kearah Anggel
"Sayang(bisik Ifan pelan ditelingan Anggel) Ayoo bangun, kamu belum mengisi perut dari pagi. Bangun ya, nanti lanjut tidur lagi" Ujar Ifan dengan lembut
"hhhemm(mengeliat dan membuka mata nya), sayang" Panggil Anggel
Anggel mengingat ingat kejadian semalam sampai dia menjadi seorang istri. Istri? Aahh
"Sayangggg(langsung duduk) Aku telat bangun nya(merunduk dengan wajah sedih), seharus nya aku nyiapain keperluan kamu, ini malah aku yang telat bangun(Merasa bersalah) maaf kan aku" Ucap Anggel lirih
Tanpa Anggel sadari selimut nya melorot dan menampakkan separuh tubuh nya yang tidak berbalut pakaian. Ifan meneguk Air liur nya kasar karena melihat pemandangan indah di depan nya.
"Sayangggg(mendekat kearah Anggel) Jangan pancing pancing aku(memeluk Anggel erat sehingga tubuh Anggel yang tidak berbusana menempel erat ke dada bidang nya), kamu tau kan akibat nya jika membangunkan serigala tidur" Ujar Ifan serak
Anggel baru sadar jika dari tadi Ifan melihat nya dengan tatapan lapar.
"Ehhh(melepas pelukan Ifan dan menyelimuti tubuh nya), maaf" Ucap Anggel malu malu
"Kamu dengarkan aku(memegang lembut wajah Anggel), aku tidak peduli mau kamu bangun telat, yang terpenting kamu ada saat aku memejamkan mata dan membuka mata aku. " Ucap Ifan menenangkan
"Tetap saja(masih dengan wajah yang murung), aku ingin menyiapkan keperluan kamu kewajiban aku sebagai istri" Jawab Anggel
"hhhmm(mengusap usap sayang kepala Anggel), kamu bisa menyiapkan keperluan aku di hari hari berikut nya. ya sudah sekarang kamu Mandi gih, setelah itu makan, aku sudah menyiapkan sarapan buat kamu" Ucap Ifan lembut
__ADS_1
"Ya sudah, aku mandi dulu" Jawab Anggel tidak kalah lembut nya
Lima belas menit kemudian Anggel keluar dari kamar mandi dengan wajah yang segar. Dia berjalan ke meja rias nya dan memoles wajah nya dengan make up tipis dan senatural mungkin.
"Sudah? "Tanya Ifan
"Sudah sayang" Jawab Anggel
"Ya sudah, ini(menyodorkan makanan kearah Anggel) kamu makan, habiskan ya" perintah Ifan
"Okay bos" Jawab Ifan Anggel dengan senyum manis nya.
Anggel memakan makanan yang diberikan Ifan dengan pelan.
"sayang, nanti sore kita pindah ya ke apartemen aku. Barang barang kamu sudah ada disana kok" Ucap Ifan
"Baiklah sayang, aku mah terserah dimana saja asal itu ada kamu, aku mau."Jawab Anggel dengan senyum manis
Anggel membalas nya dengan senyum manis nya.
"Mama sama papa mana? "Tanya Anggel
"Ada, mereka dibawah"
"kebawah Yuk sayang" Ujar Anggel lagi
"emang kamu sudah siap makan nya,hhmm"(mengusap pipi Anggel dengan sayang)
__ADS_1
"Sudah kok sayang"
"Ya sudah, ayoo"
Ifan dan Anggel turun kebawah untuk menemui keluarga mereka
"Ehhh pengantin baru, baru nongol" ledek Angga saat melihat Anggel dan Ifan baru turun kebawah
"Bilang aja iri(sambil duduk disalam satu sofa disana), maka nya jangan jomblo terus, truk aja gandengan masak lo sendiri" Jawab Ifan dengan nada ledekan nya
semua orang disana ngakak mendengar perdebatan Ifan dan Angga yang tidak penting tersebut.
"Hahaha ada ada saja ya kalian" Ujar Daniel disela sela tawa nya
"Ohh iya pa, nanti sore kita pindahan ya ke apartemen aku" Ujar Ifan
"sudah siap semua nya? "Tanya Huda
"Sudah pa"
"Bagus, jaga diri baik baik disana. yang penting kamu bisa menjaga istri kamu dengan baik."Nasehat Huda
"Iya pa"
"Sering sering main kerumah ya?, mama kesepian jika sendrian di sini"Ucap Clara
"Iya ma" Jawab Anggel dan Ifan
__ADS_1
bersambung>>
next chap ~~