Sayap Pelindung Anggel

Sayap Pelindung Anggel
Detak jantung ku


__ADS_3

Anggel berjalan menuju meja Ifan,


"Kenapa? "Tanya Anggel


"Kamu duduk di sini(menarik kursi kesamping tempat duduk nya), kamu bantu aku memeriksa Laporan dari perusahaan Wibowo, ada yang aneh dengan laporan ini" Ujar Ifan


"Baik lah" Jawab Anggel dan memeriksa berkas tersebut.


Anggel larut dalam pekerjaan nya, sedangkan Ifan hanya memperhatikan Anggel dari samping. Angel tanpa Anggun dengan wajah serius seperti ini.


"Ahh Fan, coba kamu lihat ini deh(sambil menoleh kearah Ifan) ,"


ternyata Ifan sedang memandang kearah dia, jadi lah Anggel dan Ifan saling memandang. lama mereka tatap tatapan sampai Anggel memutus nya terlebih dahulu


"Fan"Panggil Anggel lagi


"Ahh iya, kenapa tadi? "Tanya Ifan


"Coba kamu lihat, data ini tidak sesuai dengan dokumentasi kita. mereka bermain curang dalam angka Fan, coba kamu perhatikan baik baik. jika hanya dilihat sekilas tidak akan ketara, tapi jika diperhatikan dengan seksama maka akan jelas perbedaan nya. kalo dibiarkan kita akan mengalami banyak kerugian, dan bla.. bla.. bla.. " jelas Anggel panjang lebar


"ternyata dia sangat teliti" ujar Ifan dalam hati


Ifan memandang kagum kerah Anggel, tidak hanya memiliki paras yang cantik tapi juga sangat pintar.


"Kamu benar, ternyata dia ingin bermain main dengan saya" Ujar Ifan dengan sangat dingin


Anggel bahkan sampai merinding mendengar suara Ifan.

__ADS_1


"Ifan,,jangan seperti itu aku takut" Ujar Anggel lirih


"eehh maaf nggel, aku hanya kesal. kamu jangan takut, maaf ya" Jawab Ifan


"Hhemm"


Ifan merebahkan kepala nya di bahu Anggel, dan memejamkan mata nya.


"Pinjam bahu mu sebentar, aku sangat capek" Ujar Ifan lirih


Anggel membiarkan Ifan tidur dibahu nya, sudah 10 menit Ifan tertidur, tiba tiba pintu terbuka.


"Fan, si...aang(Ucapan Angga terhenti melihat posisi Ifan dan Anggel) dia tidur"Tanya Angga berbisik kearah Anggel


"Iya,, ada apa? nanti aku sampaikan" Tanya Anggel lirih


"Perusahaan sinar jaya? bukan kah"monolog Anggel dalam hati


"baiklah nanti aku sampaikan kak" Jawab Anggel dengan senyum manis


"ya sudah, terimakasih Anggel" sambil berjalan menuju pintu luar


Angga keluar dari ruangan Ifan, dan berpesan kepada salah satu karyawan disana


"jangan biarkan siapa pun masuk keruangan pak Ifan sampai jam makan siang, mengerti" Perintah Angga tegas


"Baik pak"

__ADS_1


Di ruangan Ifan, Anggel masih nungguin Ifan tidur.


"hhooamm, aku juga ngantuk jadi nya" Gumam Anggel dengan mata sayu


Anggel terkantuk kantuk dan akhir nya ikut tertidur karena nungguin Ifan. Jadi lah mereka tidur bersamaan.


Angga kembali keruangan Ifan untuk mengambil beberapa arsip lama yang dia perlukan. ketika dia masuk, Senyum Ifan tertahan melihat posisi tidur Anggel dan ifan.


"Haaa aku punya Ide" Gumam Angga kecil


cekrek,, cekrek,, cekrek,,


Angga mengambil beberapa photo Anggel dan ifan.


"Kena lo fan"gumam Angga terkikik geli


Angga berjalan meninggalkan ruangan Ifan dan kembali keruangan nya.


"hhehmm" Anggel terbangun dari tidur nya. Dia melihat jam, ternyata dia sudah cukup lama tertidur.


"Fan bangun, ini sudah siang. kamu ada pertemuan nanti siang, nanti kamu telat lo" Ucap Anggel sambil berusaha membangunkan Ifan


bukan nya bangun, Ifan malah memperbaiki posisi tidur nya dan memeluk Anggel erat.


deg.. deg.. detak Jantung Anggel menggila karena perlakuan Ifan


bersambung>>

__ADS_1


next chap~~


__ADS_2