
Afifa sudah siap berangkat, mengenakan gamis simpel berwarna coklat tua dipadukan dengan kerudung berwarna krem lembut, membuatnya tampak anggun dan sangat cocok diwajahnya yang putih. tak lupa polesan makeup tipis menghiasi wajahnya.
Mereka berangkat menuju rumah Umi. Tak lupa mereka membawa buah tangan untuk Umi, abi, Nisa juga Rizqi.
Umi sangat senang dengan kedatangan putrinya, apalagi saat ini Umi menangkap sesuatu yang berbeda diraut wajah Afifa, selalu berseri-seri dan kadang bersemu merah saat digoda suaminya. Pemandangan yang begitu indah dimata orang tua, saat melihat putrinya kini hidup bahagia bersama pasangannya.
Mereka dirumah umi sekitar satu jam. mereka berangkat menuju daerah Lembang Bandung ke tempat destinasi wisata Maribaya.
Afifa merasa begitu senang, bagaimana tidak, ini adalah kali pertama suaminya mengajak jalan-jalan selama 6 bulan pernikahannya. Dia sangat bersyukur, hari ini begitu banyak kebahagiaan yang diberikan Alloh padanya, Kondisi rumah tangganya membaik, bertemu Umi dan keluarga, dan kini dia pergi jalan-jalan bersama suaminya. Ya Alloh... semoga kebahagiaan ini tak kan pernah pergi dariku. gumamnya.
satu jam perjalanan, tibalah mereka ditempat tujuan. Fauzi membeli tiket, mereka masuk ke area wisata alam Maribaya resort.
Benar- benar destinasi wisata alam yang sejuk, Area wisata Maribaya Lembang sudah lama dikenal di Bandung, Tempat ini bisa dikatakan salah satu tempat legendaris di Bandung, tujuan jalan-jalan favorit orang tua dulu.Β
Di sini kita bisa menikmati air terjun, berendam air panas, dan menikmati hutan hijau karena memang letaknya berbatasan dengan Taman Hutan Raya Juanda. Selain itu banyak terdapat spot-spot bagus untuk berfoto ataupun beristirahat. Sekarang lokasi wisata Maribaya Bandung dikenal dengan nama Maribaya Resort, atauΒ Maribaya Natural Hot Spring Resort.
Keduanya berjalan bergandengan menyusuri setiap wahana yang disajikan disana.
"Disini dingin ya Kak".
"Heemmm" Jawab Fauzi sambil melingkarkan lengannya ke bahu Afifa.
"Apa kita gak berlebihan ya Kak...Kayak orang pacaran aja haha.." Afifa melirik lengan Fauzi yang sudah merangkulnya.
"Emang kita lagi pacaran kan. sudah halal lagi haha..."
Keduanya tertawa, sambil terus menyusuri Sky Bridge yang terbentang sepanjang area wisata.
Dari sini semua kawasan maribaya resort dapat terlihat dengan jelas.
"Kak... liat deh disana ada children playground juga..." Tangan Afifa mengarah ke wahana bermain anak-anak yang ada dibawahnya. Fauzi mendongak... "Kalau kita punya anak nanti, kita ajak main kesini ya, kayaknya seru banget, pasti dia bakal seneng deh".
"Ya udah kita bikin dulu anaknya mulai nanti malam ya... haha". Jawab Fauzi sekenanya.
"Apa...?" Afifa mencubit pinggang Fauzi sambil tersipu. Fauzi hanya tergelak... Kok aku ngerasa geli sendiri ya mendengar langsung dari mulutnya, padahal memang itu yang aku harapkan sejak dulu kan hihi...
"Eh... ada jasa sewa kuda juga ternyata, Naik yuk". Ajak Fauzi
"Enggak ah... nanti kalau jatuh gimana?" Jawab Afifa manja
" Ya gak bakalan lah, kan ada pawang nya".
"Tapi masa aku naik kuda si Kak, pake gamis lagi, nanti malah belibet".
"Ayo...kita coba dulu..." Fauzi menarik tangan Afifa berlari kecil menuju tempat penyewaan kuda. Afifa sudah tidak bisa menolaknya.
"Mang... punten....istri saya mau naik kuda". Ucap Fauzi pada mamang-mamang yang sedari tadi mengusap-usap kudanya sambil menunggu pelanggan yang memang sedang sepi.
"Ih...kok aku si... " Gumam Afifa kesal melihat tingkah suaminya yang menjual namanya.
"Eh muhun...mangga A..." ucapnya dengan ekspresi gembira segera menuntun kudanya ke pinggir, disana ada tembok agak tinggi agar pelanggannya mudah naik ke atas punggung kuda yang besar itu.
"Ini aman kan Kak...?" tanga Afifa khawatir sambil memegang erat tangan suaminya.
"Tenang aja...kan ada aku hehe". Jawab Fauzi tenang. Afifa hanya menggigit bibirnya. "Mang...pegang dulu kudanya yang kuat ya.." Si mamang mengangguk. dan "Hap" tubuh mungil Afifa diangkat Fauzi ke atas punggung kuda, begitupun dengan dirinya dengan sigap naik dibelakang Afifa, memegang kendali membuat Afifa dipeluknya dari belakang.
__ADS_1
"Awww..." Wajah Afifa pucat karena kaget saat sadar tiba-tiba saja dia sudah duduk menyamping diatas kuda.
"Tenang...lihat kedepan, nikmatin aja suasananya". Fauzi berbisik.
Kuda mulai berjalan perlahan. Afifa mulai merasa nyaman, bibirnya tersenyum merasakan indahnya suasana saat itu, tentunya bukan karena dia menikmati berada di atas hewan besar ini tapi dia merasa seperti seorang cinderela yang dibawa pangeran berkuda... π.
"Emmmm...Wangi..." Ucap Fauzi di tengah keheningan.
"Apanya yang wangi?" tanya Afifa.
"Tubuhmu..." goda Fauzi sambil menyandarkan kepalanya ke pundak Afifa
"Emang dari dulu tubuh Fifa udah wangi kok, Kak Aji aja yang gak nyadar, dianggurin terus si...haha..."
"Haha..." Mereka berdua tertawa...saling bicara penuh kehangatan seperti pasangan muda yang baru jatuh cinta...π.
"Dek..."
"Hmmm?"
"Sejujurnya, aku tak pernah berfikir sedikitpun akan mengalami kebahagiaan seindah ini. bahkan hanya untuk bermimpi saja aku tidak berani, dalam fikiranku hanya dipenuhi rasa bersalah dan dosa masa lalu yang mungkin tidak bisa dimaafkan Tuhan"
"Kak...Alloh itu maha pengampun, selama kita sungguh-sungguh bertaubat dan berjanji tidak akan mengulanginya"
"Tapi bagai mana dengan dosa kita kepada sesama manusia dek? bukankan Alloh akan mengampuni semua dosa kita kalau sudah di maafkan oleh orang yang bersangkutan?"
"Bukan kah Kak Aji sudah berusaha untuk mencarinya, tapi Alloh belum menghendaki pertemuan kalian berdua. iya kan?" Fauzi terdiam memikirkan ucapan istrinya. "Sudahlah Kak...jangan terus diingat. Jalani saja hidup kita. Alloh tau apa yang terbaik untuk hambanya".
"Aku takut kebahagiaan ini hilang suatu saat nanti Dek..."
"Hmmmm...Bahagia itu bukan karena hari ini indah, tapi hari ini indah karena kita sendiri yang membuat hati kita bahagia."
"Biasa... dapet dari seminar guru kemarin haha..."
"Haha... kirain bikin sendiri...dasar kamu ya..."Ledek Fauzi sambil memacu kudanya agak kencang.
"Eit... pelan-pelan Kak...Kalau jatuh gimana" Afifa memegang tangan Fauzi.
"Iya...iya... gini nih kalau punya istri seorang guru...banyak nasehatnya..."
"Ha...ha...ha..." Keduanya tertawa.
Satu jam berlalu, mereka sudah tidak lagi menjadi cinderela dan pangeran berkuda. Berbagai fasilitas disana mereka kunjungi mulai dari foot spa, air terjun, rumah habbit dan spot Foto tentunya, banyak gambar yang mereka ambil disana mengabadikan kemesraan 2 sejoli yang sedang dimabuk cinta...π
Sudah lewat adzan dzuhur, tak lupa mereka sholat terlebih dahulu, lalu makan siang di twig kafe, masih didalam area wisata, disana disajikan makanan khas Jawa Barat.
"Kak Aji punya IG atau FB gak?" tanya Afifa disela makannya. Ya... meski mereka sudah cukup lama menikah, tapi tak pernah sekalipun bertanya tentang medsos masing- masing, selain hubungan rumah tangganya yang kurang baik, mereka berdua juga jarang menampakan diri di sosial media.
"Punya" Jawab Fauzi
"Namanya apa? biar aku tage ya".
"FRR mebel dan furniture". Jawab Fauzi santai.
"Ih...itu mh nama Toko kali Kak..."
"Emang nama toko. Kak Aji gunakan medsos itu untuk ngembangin perusahaan bukan gaya-gayaan haha..."
__ADS_1
"Ih...gak Asyik ah..." Jawab Afifa cemberut.
"Ha ha..." Fauzi hanya tergelak.
Afifa mulai asyik membuka ponselnya, lalu memposting beberapa Foto dirinya bersama Fauzi di medsos pribadinya.
"Abis ini kita mampir ke beggonia yuk kak..." Ajak Afifa (Beggonia :taman bunga terbesar di Lembang Bandung)
"Emang gak cape dek?"
"Hehe...capek sih.. tapi kapan lagi coba kita jalan-jalan kayak gini?"
"Oke dech...hari ini semua waktuku buat Afifa Fatima Mumtaza istriku seorang..." Jawab Fauzi disambut dengan senyum kesenangan dibibir Afifa.
Seharian mereka jalan-jalan, sudah berbagai tempat mereka datangi termasuk mampir ke beggonia untuk berselfy ria. diakhiri dengan makan malam disebuah restoran. sesudah lelah merekapun memutuskan untuk pulang. Karena perjalanan panjang dan lelah Afifa tertidur bersandar di jok depan mobil Fauzi. mereka sampai dirumah pukul 9 malam.
"Dek...ayo bangun sudah sampai rumah" Panggil Fauzi setelah sampai didepan gerbang rumahnya, tapi Afifa tidak terusik sama sekali dari tidurnya. Fauzi hanya tersenyum menggelengkan kepalanya. Fauzi turun dari mobil dan membuka pintu gerbang rumahnya, lalu kembali mengendarai mobilnya masuk ke garasi, turun kembali untuk mengunci gerbang.
"Dek..." panggil Fauzi kembali setelah membuka pintu mobil disamping Afifa. Sayup-sayup Afifa mendengar panggilan Fauzi, perlahan dia membuka matanya, tapi niatnya ia urungkan saat tangan kekar Fauzi berusaha mengangkat tubuhnya "Aaaa...aku pura-pura tidur lagi aja ah biar digendong Kak Aji kaya di film-film hihi..." Gumam Afifa dalam hatinya. (Jahil ya Afifa...π).
Dengan cekatan Fauzi menggendong tubuh Afifa kedalam kamar, lalu dibaringkan perlahan ditempat tidur, takut membangunkan tidurnya yang nyenyak. (Meski sebenarnya dia sudah bangun...π)
Fauzi kembali keluar rumahnya untuk mengunci mobil dan pintu rumahnya.
Didalam kamar Afifa cekikikan sendiri, diapun bangkit dari tempat tidur, gak enak juga tidur belum mandi dan masih berpakaian seperti itu. dia bergegas membersihkan diri dan berpakaian tidur seperti biasa
Fauzi masuk kamar dan menemukan istrinya sedang dikamar mandi. dia menunggunya sambil tiduran memainkan ponselnya melihat-lihat hasil Foto jalan-jalan mereka tadi siang.
Afifa keluar dari kamar mandi sudah terlihat segar mengenakan baju tidur panjang-panjang dengan handuk terjuntai dipundaknya.
"Kok bangun?" tanya Fauzi
"Udah bangun dari tadi kok" Jawab Afifa datar.
"Terus waktu aku gendong?"
"Udah bangun juga haha..."
"Ih...dasar jail kamu ya...badan kamu kecil-kecil berat lho..." Fauzi bangkit dan mengejar Afifa. Afifa berlari memutari tempat tidur.
"Ya maaf... aku pengen tau aja suamiku sekuat apa... haha..." Afifa tergelak melihat tingkah suaminya yang kesal.
Fauzi hanya menyilangkan kedua tangannya memperhatikan istrinya yang tertawa puas sudah mengerjainya. "Kenapa gak pake baju tidur yang waktu itu...? aku suka melihatnya" Goda Fauzi teringat dengan tingkah malu-malu istrinya saat mengenakan pakaian tidur sexi dihadapannya.
"Masa aku harus ganti baju lagi si Kak...?"
"Haha... gak usah aku hanya bercanda...Aku mandi dulu ya. Fauzi mengambil handuk dari Afifa dan masuk ke kamar mandi.
*****
Bersambung...πβ€...
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hayoooooo siapa yang pengen liburan mesra bareng suami kayak Afifa... Author juga pengen tuh... haha...πππ
Jangan lupa "VOTE" dan "KOMENTAR" nya Ya... biar Autrhor makin semangat melanjutkan cerita yang masih puuaaanjaaang ini...πππ
__ADS_1
LOVE YOU ALL.... β€β€β€β€β€β€β€β€